News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Desain Grafis di Era Poliformat: Ketika Visual Menembus Medium, Disiplin, dan Generasi, Tren, Transformasi, dan Arah Baru 2025

Dalam dua dekade terakhir, desain grafis berkembang menjadi bahasa visual yang melintasi medium, disiplin, bahkan generasi. Tidak lagi terbatas pada poster atau identitas visual
Jumat, 21 November 2025 - 20:36 WIB
Desain Grafis di Era Poliformat: Ketika Visual Menembus Medium, Disiplin, dan Generasi, Tren, Transformasi, dan Arah Baru 2025
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam dua dekade terakhir, desain grafis berkembang menjadi bahasa visual yang melintasi medium, disiplin, bahkan generasi. Tidak lagi terbatas pada poster atau identitas visual, desain hadir dalam layar digital, antarmuka aplikasi, kampanye publik, hingga ruang kota. 

Menurut laporan Design Council UK (2023) menunjukkan bahwa desain kini terlibat dalam lebih dari 78% industri kreatif dan menjadi jembatan antara teknologi, bisnis, dan budaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menegaskan bahwa desain grafis berperan sebagai penghubung lintas ruang yang terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Perkembangan tersebut juga terlihat dalam bagaimana generasi baru desainer memaknai praktik visual. 

Misalnya, studi dari AIGA Eye on Design mencatat bahwa desainer generasi Z cenderung bekerja pada persimpangan teknologi dan eksperimen visual, mulai dari AI-generated design, variable type, hingga interaktivitas multisensori. 

Sementara itu, generasi sebelumnya memperkuat fondasi desain melalui pemikiran sistem dan prinsip-prinsip komunikasi visual. Di sinilah desain grafis mempertemukan lintas generasi, setiap era memberi lapisan baru yang memperkaya wacana desain.

Melansir dari berbagai sumber, contoh lain hadir dari praktik berbasis budaya. Beberapa proyek yang diangkat Visual Communication Journal menegaskan bahwa desain grafis menjadi medium pewarisan identitas. 

Mulai dari tipografi berbasis aksara tradisional, visualisasi data publik, hingga desain ruang kota yang mengedepankan interaksi sosial. Semua ini memperlihatkan bahwa desain tidak hanya memecahkan masalah, tetapi juga memetakan cara masyarakat berkomunikasi di era visual yang semakin kompleks.

Setelah sukses menggelar ADGI Design Week 2024, Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) kembali menghadirkan ADGI Design Week 2025 dengan skala internasional. Tahun ini, ajang tersebut dirancang untuk merayakan peran desain grafis dalam membentuk budaya, memperkuat kolaborasi, dan memperluas dialog lintas disiplin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tema besar “Poliformat” dipilih untuk menyoroti bagaimana desain hadir dalam berbagai format, medium, dan konteks generasi. Melalui tema ini, desain bukan hanya soal estetika yang tampak, tetapi juga cara berpikir, struktur komunikasi, dan proses inovasi yang terus berevolusi. 

“Desain grafis kini hadir dalam begitu banyak bentuk dan medium, dari layar digital hingga ruang publik. Melalui tema ‘Poliformat,’ kami ingin merayakan keberagaman praktik desain yang terus berkembang dan menunjukkan bagaimana visual dapat menjadi bahasa universal yang menyatukan berbagai perspektif. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK akan mengusut sosok-sosok yang diduga ikut kegiatan Ridwan Kamil (RK) di luar negeri saat dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, yakni pada periode 2018–2023.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil meraih kemenangan pertama sehingga Indonesia menyamakan kedudukan menjaid 1-1 dari Hong Kong.
Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Menyambut perayaan tahun baru Cina atau Imlek, sebuah sekolah di kawasan Surabaya Timur menggelar kegiatan seni budaya dan bazar kuliner khas Cina.
Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Pascakejadian tersebut, Polda NTT mengirim tim konselor psikologi untuk memberikan trauma healing serta menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.
Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

"Gelombang mudik" pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kompetisi Super League diprediksi masih akan berlanjut. Setelah Shayne Pattynama dan Dion Markx lebih
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT