Pekerja Lansia di Cianjur Ditemukan Tewas Tertimbun Material Longsor
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pria lanjut usia bernama Apipudin (61), pekerja di Perumahan Griya Asri Puncak, Cianjur ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Senin (4/5).
Peristiwa ini bermula saat korban berupaya memastikan aliran air di gorong-gorong perumahan tetap lancar di tengah cuaca ekstrem.
Namun, tembok penahan tanah setinggi empat meter yang berada di atasnya tiba-tiba roboh dan langsung menimbun tubuh korban.
Ujang (34), salah satu saksi mata yang juga rekan kerja korban, menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Menurutnya, korban saat itu sedang bekerja sendirian.
"Korban bekerja sendirian membersihkan sampah di dalam gorong-gorong mengantisipasi air meluap karena curah hujan cukup tinggi. Selang beberapa saat bekerja, kami mendengar suara dentuman cukup keras tembok setinggi empat meter ambruk menimpa korban," ungkap Ujang.
Menyadari rekannya tertimbun, Ujang bersama warga lain sempat berusaha melakukan pencarian menggunakan peralatan seadanya seperti sekop dan cangkul.
Namun, karena material tanah dan beton yang menimbun korban sangat tebal, upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya mereka melaporkan kejadian itu ke Polsek Pacet dan BPBD.
Proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan dari TNI/Polri, BPBD, serta aparat setempat berlangsung dramatis selama tiga jam di bawah guyuran hujan lebat.
Petugas harus bekerja ekstra hati-hati menyingkirkan material longsor secara manual. Jasad korban baru berhasil ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, memberikan keterangan terkait penemuan jasad korban tersebut.
"Hampir tiga jam pencarian tubuh korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, jasad korban sempat dibawa ke RSUD Cimacan guna visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," jelas Asep.
Berdasarkan keterangan di lapangan, tebalnya timbunan tanah menjadi kendala utama dalam proses penyelamatan ini. Namun, sinergi antara petugas dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil meski korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
"Petugas gabungan dibantu pekerja dan warga akhirnya menemukan jasad korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa tertimbun material tanah longsor dan tembok sekitar empat meter," ujarnya. (ant/dpi)
Load more