News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Pelajar Rentan Kecelakaan? Ini Penjelasan Ahli dan Data Resmi Soal Tiga Hal yang Paling Diabaikan Pelajar Indonesia

Data Jasa Raharja menunjukkan bahwa kelompok usia 15–19 tahun termasuk yang paling rentan terlibat kecelakaan lalu lintas, terutama karena banyak di antara mereka
Minggu, 23 November 2025 - 23:59 WIB
Ilustrasi Kenapa Pelajar Rentan Kecelakaan? Ini Penjelasan Ahli dan Data Resmi Soal Tiga Hal yang Paling Diabaikan Pelajar Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Keselamatan berkendara di kalangan pelajar masih menjadi isu besar di Indonesia. Data Jasa Raharja menunjukkan bahwa kelompok usia 15–19 tahun termasuk yang paling rentan terlibat kecelakaan lalu lintas, terutama karena banyak di antara mereka berkendara tanpa SIM, tanpa helm berstandar SNI, serta tanpa pemahaman dasar keselamatan jalan. 

Situasi ini cukup kontras dengan regulasi di beberapa negara lain, di mana pelajar dibatasi secara ketat sebelum diizinkan membawa kendaraan bermotor. Di Jepang misalnya, siswa SMA umumnya dilarang mengendarai sepeda motor ke sekolah, kecuali mendapat izin khusus dari sekolah dan orang tua. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari berbagai sumber, larangan tersebut merupakan bagian dari budaya keselamatan yang telah diterapkan selama puluhan tahun. Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan pendekatan berbeda, namun sama-sama menekankan kedisiplinan dan tahapan yang ketat sebelum pelajar bisa berkendara mandiri. 

Di Jerman, remaja baru boleh mengendarai motor kecil (kategori AM hingga 45 km/jam) setelah mengikuti kursus formal yang mencakup teori, praktik, dan ujian kelayakan. Di Amerika Serikat, pelajar usia 15–16 tahun wajib mengikuti program graduated licensing.

Di mana mereka hanya boleh berkendara dengan pendamping, mengikuti batasan waktu, dan mematuhi aturan khusus hingga mereka dinilai cukup matang untuk memegang kendali penuh di jalan raya. Pendekatan bertahap ini menunjukkan bahwa kemampuan berkendara bukan hanya soal fisik, tetapi kedewasaan dan manajemen risiko. 

Perbandingan tersebut memperlihatkan tantangan besar di Indonesia, di mana akses terhadap sepeda motor relatif mudah bagi pelajar, namun literasi keselamatan tidak selalu sebanding. 

Ketika kendaraan bermotor menjadi kebutuhan mobilitas harian, pembiasaan disiplin seperti memiliki SIM, memakai helm standar, memahami rambu, dan menghargai pengguna jalan lain menjadi sangat penting. Minimnya sistem perizinan bertahap seperti di luar negeri membuat edukasi berbasis sekolah, lembaga keselamatan, dan komunitas menjadi krusial untuk menutup celah pemahaman tersebut.

Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan terlihat dalam kegiatan edukasi yang diselenggarakan di SMAN 6 Kota Depok bersama Yayasan Masyarakat Peduli Keselamatan dan Korban Kecelakaan Transportasi (Mapekka), Jasa Raharja, Polres Metro Depok, serta tim medis RS Puri Cinere. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi mengenai risiko nyata yang dihadapi pelajar ketika berkendara.

Wakil Kepala Sekolah, Setyowati, M.Hum., mengingatkan bahwa meningkatnya insiden lalu lintas di kalangan pelajar berkaitan erat dengan kebiasaan berkendara tanpa SIM dan tanpa perlengkapan keselamatan. Sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya aman bagi siswanya. “Keselamatan adalah kebiasaan yang harus dibangun secara sadar,” ujarnya.

Ketua Yayasan Mapekka, Dr. Haryo Pamungkas, memaparkan bahwa mayoritas kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua yang sering dikendarai oleh pelajar untuk mobilitas harian. Instruksi Gubernur terkait kewajiban memiliki SIM merupakan bentuk perlindungan bagi siswa, bukan sekadar aturan administratif yang harus dipenuhi.

Dari sisi penegakan hukum, Ipda Syarif Hidayatullah, S.H. dari Polres Metro Depok menjelaskan aturan berkendara serta konsekuensi yang dapat diterima oleh pengendara tanpa SIM. Ia menegaskan bahwa jalan raya bukan tempat berlatih dan mengingatkan, “Aturan ada bukan untuk membatasi, tetapi untuk menyelamatkan.”

Materi medis dipaparkan oleh dr. Ryzka Febriyani Anggita dan Ade Firmansyah dari RS Puri Cinere. Mereka menjelaskan berbagai jenis cedera yang umum dialami korban kecelakaan serta pentingnya pertolongan pertama menggunakan prinsip ABC, yaitu airway, breathing, dan circulation. 

Keduanya menekankan bahwa helm berstandar SNI merupakan perlindungan utama untuk mengurangi risiko cedera kepala yang sering berakibat fatal. Perwakilan Jasa Raharja, Erna, turut menjelaskan mekanisme perlindungan dan santunan kecelakaan. 

Kenapa Pelajar Rentan Kecelakaan? Ini Penjelasan Ahli dan Data Resmi Soal Tiga Hal yang Paling Diabaikan Pelajar Indonesia
Kenapa Pelajar Rentan Kecelakaan? Ini Penjelasan Ahli dan Data Resmi Soal Tiga Hal yang Paling Diabaikan Pelajar Indonesia
Sumber :
  • Ist

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Santunan bukanlah alasan untuk mengabaikan keselamatan, sekaligus menekankan bahwa kontribusi asuransi telah termasuk dalam pembayaran pajak kendaraan sehingga masyarakat tidak perlu mengurusnya secara terpisah.

Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan Pakta Integritas Keselamatan Berkendara. Para peserta menyatakan komitmen untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, tidak berkendara tanpa SIM, dan menghindari tindakan berisiko yang dapat mengancam keselamatan diri maupun orang lain. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Virgoun Akad Nikah Ulang dengan Lindi Fitriyana, Ajak Salat Taubat usai Akikah Anak

Virgoun Akad Nikah Ulang dengan Lindi Fitriyana, Ajak Salat Taubat usai Akikah Anak

Musisi sekaligus vokalis band Last Child, Virgoun, kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen akad nikah ulang bersama sang istri, Lindi Fitriyana.
Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Pasar Baru Jakpus, Seorang Pria Ditangkap

Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Pasar Baru Jakpus, Seorang Pria Ditangkap

Peredaran sabu seberat satu kilogram lebih berhasil digagalkan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar. 
Mantan Bupati Hingga Kader PDIP Login PSI

Mantan Bupati Hingga Kader PDIP Login PSI

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandar Lampung di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung.
Ditanya Ingin Boyong Pemain Timnas Indonesia ke Persija, Jawaban Shin Tae-yong Ini Bikin Penasaran

Ditanya Ingin Boyong Pemain Timnas Indonesia ke Persija, Jawaban Shin Tae-yong Ini Bikin Penasaran

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, akhirnya angkat bicara soal rumor transfer yang mengaitkan sejumlah pemain Timnas Indonesia dengan Macan Kemayoran.
Selandia Baru Angkat Koper! Ini Daftar Lengkap 12 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Selandia Baru Angkat Koper! Ini Daftar Lengkap 12 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Daftar tim yang gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 kembali bertambah. Kali ini, Selandia Baru dipastikan harus angkat koper lebih cepat.
Sejumlah Provokator Menyusup di Demo Depan Gedung Grahadi Surabaya, Aksi Damai Mendadak Mencekam

Sejumlah Provokator Menyusup di Demo Depan Gedung Grahadi Surabaya, Aksi Damai Mendadak Mencekam

Aksi unjuk rasa bertajuk gerakan #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berakhir dengan bentrokan hebat pada Jumat malam (26/6/2026).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral