GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transformasi Industri Ramah Lingkungan, Ribuan Pohon Jadi Tameng Emisi Karbon Kejar Target NZE 2060

Dalam beberapa tahun terakhir, isu pengurangan emisi karbon menjadi perhatian utama di berbagai negara, terutama negara-negara maju yang telah lebih dulu menetapkan
Jumat, 28 November 2025 - 22:57 WIB
Ilustrasi Transformasi Industri Ramah Lingkungan, Ribuan Pohon Jadi Tameng Emisi Karbon Kejar Target NZE 2060
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir, isu pengurangan emisi karbon menjadi perhatian utama di berbagai negara, terutama negara-negara maju yang telah lebih dulu menetapkan target ambisius dalam mengatasi perubahan iklim

Uni Eropa, misalnya, mencanangkan European Green Deal yang menargetkan penurunan emisi hingga 55% pada 2030. Sementara Jepang dan Korea Selatan telah mencanangkan komitmen Net Zero Emission (NZE) pada 2050 melalui transisi energi, peningkatan ruang hijau, dan pengelolaan industri rendah karbon. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya global ini memberikan gambaran bahwa peran kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat sangat penting dalam mempercepat adaptasi terhadap perubahan iklim. Untuk memulai langkah serupa, terdapat beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan di level individu maupun institusi. 

Pertama, memperbanyak ruang hijau dan menanam pohon yang memiliki daya serap karbon tinggi, sebuah strategi yang terbukti efektif berdasarkan data U.S. Forest Service, yang menyebutkan bahwa pohon berperan signifikan dalam menyerap CO₂ sekaligus memperbaiki kualitas udara.

Kedua, mendorong penggunaan energi bersih serta efisiensi energi di lingkungan rumah maupun industri. Ketiga, membangun pola produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab, misalnya melalui pengelolaan limbah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, hingga pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Keteladanan institusi dan kawasan industri juga menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi menuju ekosistem rendah karbon. Banyak negara telah memperluas penerapan green industrial estate yang mengutamakan ruang terbuka hijau (RTH), manajemen limbah terpadu, serta penggunaan energi terbarukan. 

Melansir dari berbagai sumber, konsep tersebut mulai berkembang pula di Indonesia seiring meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan di Indonesia terlihat melalui inisiatif penanaman 10.000 bibit pohon yang diadakan Holding BUMN Danareksa bersama tujuh kawasan industri anggotanya. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengurangan emisi karbon di kawasan industri.

“Penanaman 10.000 pohon ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung pengurangan emisi karbon sekaligus meningkatkan kualitas udara di lingkungan kawasan industri. Aksi nyata ini merupakan komitmen kami untuk membangun ekosistem industri yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja.

Inisiatif ini juga sejalan dengan roadmap keberlanjutan yang tengah dikembangkan perusahaan. Roadmap tersebut menekankan pentingnya pengurangan jejak karbon, peningkatan Ruang Terbuka Hijau, penerapan konsep green industrial estate, serta pengelolaan lingkungan dengan standar ESG (Environmental, Social, Governance).

Pohon-pohon yang ditanam mencakup jenis-jenis dengan daya serap karbon tinggi seperti trembesi, tabebuya, ketapang kencana, dan beberapa pohon peneduh lain yang efektif meningkatkan kualitas udara. 

Selain menyerap karbon, keberadaan pohon ini juga mendukung konservasi tanah, menjaga keanekaragaman hayati, mengurangi suhu udara, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat bagi masyarakat sekitar kawasan industri.

Kegiatan penanaman pohon ini telah dilakukan sejak 2024 sebagai bagian dari kontribusi terhadap agenda pemerintah dalam percepatan transisi energi dan pembangunan industri rendah karbon. 

Langkah ini juga mendukung target nasional Net Zero Emission (NZE) 2060. Penanaman 10.000 pohon diperkirakan dapat menyerap sekitar 28 ton CO₂ per tahun, memberikan kontribusi langsung terhadap mitigasi perubahan iklim.

Aksi tersebut dilakukan serentak di berbagai lokasi, termasuk Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Kawasan Industri Makassar (KIMA), Kawasan Industri Medan (KIM), dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Holding BUMN Danareksa saat ini mengelola tujuh kawasan industri strategis seluas 7.800 hektare yang menaungi lebih dari 1.600 tenant dari 25 negara dan menyerap sekitar 300 ribu tenaga kerja. Kawasan industri tersebut dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi modern yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan.

Transformasi Industri Ramah Lingkungan, Ribuan Pohon Jadi Tameng Emisi Karbon Kejar Target NZE 2060
Transformasi Industri Ramah Lingkungan, Ribuan Pohon Jadi Tameng Emisi Karbon Kejar Target NZE 2060
Sumber :
  • Ist

 

“Kawasan industri Holding BUMN Danareksa didesain untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi modern, terintegrasi, serta mengedepankan aspek lingkungan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperkuat program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan yang selaras dengan Asta Cita Pemerintah,” tutup Agus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inisiatif ini menunjukkan bagaimana upaya kolektif antara perusahaan, kawasan industri, dan pemerintah dapat menjadi langkah signifikan dalam menciptakan ekosistem industri yang lebih hijau. 

Dengan memperluas program serupa, Indonesia berpotensi mempercepat pencapaian target lingkungan sekaligus berkontribusi dalam upaya global mengurangi emisi karbon. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Geleng Kepala, Penjual Cilok Mudik Jalan Kaki Gegara Uang Ludes di Gunung Berujung Dapat Bantuan 4 Juta

Dedi Mulyadi Geleng Kepala, Penjual Cilok Mudik Jalan Kaki Gegara Uang Ludes di Gunung Berujung Dapat Bantuan 4 Juta

Kisah penjual cilok mudik jalan kaki bikin Dedi Mulyadi heran. Uangnya habis untuk naik gunung, berujung dapat bantuan Rp4 juta untuk Lebaran.
Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil : Seperti Dongeng Pembalap Asia!

Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil : Seperti Dongeng Pembalap Asia!

Media Italia sampai heran soal level Veda Ega Pratama. Memulai balapan dari posisi ke-10, ia tampil agresif dan mampu merangsek ke barisan depan hingga finis di posisi
Tanda-tanda Elkan Baggott Bakal Jadi Pemain Kesayangan John Herdman: Masa Depan Timnas Indonesia

Tanda-tanda Elkan Baggott Bakal Jadi Pemain Kesayangan John Herdman: Masa Depan Timnas Indonesia

John Herdman berikan pujian setinggi langit untuk Elkan Baggott, apakah ini tandanya Elkan Baggott akan jadi pemain kesayangan John Herdman di Timnas Indonesia?
MU Belum Cari Pelatih Baru, Michael Carrick Justru Makin Difavoritkan Jadi Bos Permanen

MU Belum Cari Pelatih Baru, Michael Carrick Justru Makin Difavoritkan Jadi Bos Permanen

MU belum membuka negosiasi pelatih baru meski tampil impresif. Michael Carrick kini jadi kandidat terkuat usai bawa tim meroket.
IHSG Dibuka Lagi Besok, Pasar Dibayangi Perang Global dan Agenda Krusial Domestik

IHSG Dibuka Lagi Besok, Pasar Dibayangi Perang Global dan Agenda Krusial Domestik

IHSG kembali dibuka 25 Maret 2026. Pasar saham Indonesia dibayangi konflik global, data AS, dan agenda penting KSEI hingga MSCI.
Kylian Mbappe Bongkar “Kebohongan” Cedera Lutut, Siap Tempur Lagi! Real Madrid dan Timnas Prancis Dapat Kabar Super Baik

Kylian Mbappe Bongkar “Kebohongan” Cedera Lutut, Siap Tempur Lagi! Real Madrid dan Timnas Prancis Dapat Kabar Super Baik

Kylian Mbappe membantah rumor cedera serius lututnya dan memastikan sudah pulih 100 persen. Ia siap tampil bersama Real Madrid dan Timnas Prancis.

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Marc Klok tak larut sedih dan memilih latihan mandiri di GBLA hingga tuai pujian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT