News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Ditarget Buat Kebijakan Nyata Pemberantasan Korupsi

aringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) menyelenggarakan diskusi publik bertajuk 'Kaleideskop Korupsi di Indonesia: Membuka Tabir Masa Lalu untuk Masa Depan Indonesia Lebih Baik' yang menghadirkan empat pembicara dengan pandangan kritis atas kondisi pemberantasan korupsi nasional.
Kamis, 4 Desember 2025 - 04:12 WIB
Pemerintah Ditarget Buat Kebijakan Nyata Pemberantasan Korupsi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Jaringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) menyelenggarakan diskusi publik bertajuk 'Kaleideskop Korupsi di Indonesia: Membuka Tabir Masa Lalu untuk Masa Depan Indonesia Lebih Baik' yang menghadirkan empat pembicara dengan pandangan kritis atas kondisi pemberantasan korupsi nasional. 

Uchok Sky Khadafi selaku pembicara menyoroti pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto yang berjanji mengejar koruptor hingga Antartika. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya komitmen tersebut harus dibuktikan melalui kebijakan nyata, bukan sekadar jargon. 

Uchok turut serta menegaskan bahwa Gen Z harus berani melawan kebijakan pemerintah yang tidak pro pada pemberantasan korupsi.

“Gen Z harus berada di garis depan untuk mengkritisi pemerintah,” katanya, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Sementara, Ubedilah Badrun selkau pembicara menambahkan perspektif sosial-politik dengan menilai Indonesia terbilang masih jauh dari standar negara maju jika dilihat dari pendapatan per kapita maupun tata kelola pemerintahannya. 

Ia menyebut banayak pejabat negara yang masih melakukan tindak pidana korupsi di tengah upaya pemberantasannya. 

“Saya melihat ada maling dalam struktur pemerintah hari ini korupsi adalah faktor utama yang paling menghambat bangsa untuk maju dan tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan pinggiran," katanya.

Sementara itu, Firman Tendry Masengi yang juga sebagai pembicara menggarisbawahi bahwa korupsi terjadi bukan karena uang tetapi karena niat yang memang sudah terbentuk dari awal. 

Ia menilai bahwa sejumlah undang-undang memang memilki banyak celah untuk praktik korupsi dan mengkritik dominasi eksekutif dalam proses legislasi, yang menurutnya melemahkan peran legislator serta menggerus prinsip check and balance.

"Praktik ini menunjukkan bahwa akar korupsi tidak hanya berada pada pelaku, tetapi juga pada desain sistem yang mengaturnya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Ketua JIHN, Riswan Siahaan mengatakan diskusi ini salah satu bentuk kritik pihaknya kepada pemerintah.

"Sehingga diskusi ini dapat menjadi atensi pemerintah pusat hingga daerah agar lebih amanah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab bahwa korupsi menjadi musuh kita bersama," tutupnya. (raa)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teks Khutbah Jumat 3 April 2026: Memasuki Musim Kemarau, Begini Umat Muslim Menyikapinya

Teks Khutbah Jumat 3 April 2026: Memasuki Musim Kemarau, Begini Umat Muslim Menyikapinya

Musim kemarau telah tiba, begini menyikapinya bagi umat muslim
Rismon Sianipar Sepakat Damai Soal Kasus Ijazah Palsu, Kubu Jokowi: Beliau Sahabat Saya Sekarang

Rismon Sianipar Sepakat Damai Soal Kasus Ijazah Palsu, Kubu Jokowi: Beliau Sahabat Saya Sekarang

Kesepakatan damai ini membuat suasana yang sebelumnya memanas kini berubah mencair.
Gempa Hari Ini M7,6 Guncang Sulut-Malut, Ini Daftar Wilayah Terdampak dan Potensi Tsunami yang Perlu Diwaspadai

Gempa Hari Ini M7,6 Guncang Sulut-Malut, Ini Daftar Wilayah Terdampak dan Potensi Tsunami yang Perlu Diwaspadai

Gempa hari ini M7,6 di Sulut-Malut picu potensi tsunami, ini daftar wilayah terdampak dan daerah siaga yang perlu diwaspadai warga.
Media Italia Langsung Soroti Penampilan Jay Idzes di Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Kalah Lawan Bulgaria

Media Italia Langsung Soroti Penampilan Jay Idzes di Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Kalah Lawan Bulgaria

Media Italia menyoroti penampilan Jay Idzes di Timnas Indonesia setelah Skuad John Herdman mengalami kekalahan saat menghadapi Bulgaria, apa kata media Italia?
Pemerintah dan PBB Kucurkan Santunan Miliaran untuk Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Pemerintah dan PBB Kucurkan Santunan Miliaran untuk Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ketiga prajurit yang gugur dalam tugas mulia tersebut adalah Zulmi Aditya Iskandar, Muhammad Nur Ichwan, dan Farizal Rhomadon.
Disentil Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong, Respons Ramadhan Sananta Bikin Warganet Heran: Ini yang Bikin Dia Sulit Berkembang

Disentil Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong, Respons Ramadhan Sananta Bikin Warganet Heran: Ini yang Bikin Dia Sulit Berkembang

Nama Ramadhan Sananta kembali jadi perbincangan hangat usai tampil bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Striker itu dikritik eks penerjemah STY.

Trending

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Selengkapnya

Viral