Kecolongan di Sesi Kualifikasi, McLaren Mulai Cemas dengan Strategi Max Verstappen di F1 GP Abu Dhabi 2025
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - CEO McLaren, Zak Brown, menegaskan timnya siap menghadapi berbagai kemungkinan strategi yang mungkin digunakan Max Verstappen pada F1 GP Prix Abu Dhabi 2025.
Balapan yang akan berlangsung malam nanti sekaligus menjadi penentuan siapa yang akan merebut gelar juara dunia F 1 2025.
- Reuters
Verstappen akan memulai lomba dari pole position, diikuti dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri.
Norris berpeluang besar mengamankan gelar juara dunia perdananya, karena hanya perlu finis di tiga besar untuk memastikan titel, meski Verstappen memenangi balapan.
Situasi itu memunculkan dugaan bahwa Verstappen bisa saja mencoba menahan laju duo McLaren agar peluang Norris naik podium menjadi lebih sulit. Namun Brown memastikan timnya sudah menyiapkan segala skenario.
“Kami sudah memikirkan semua kemungkinan,” ujar Brown di laman Crash.
“Max adalah pembalap yang cerdas, tidak hanya cepat. Jadi kami siap menghadapi berbagai situasi di lintasan.”
Brown juga menilai kecepatan Verstappen di kualifikasi kemungkinan didukung oleh setelan mobil yang optimal untuk satu lap.
“Max mencetak dua lap luar biasa. Saya sempat khawatir dengan bantuan slipstream dari Tsunoda, tapi pada percobaan kedua dia tidak membutuhkannya," ujarnya lagi.
- Facebook/McLaren
"Mudah-mudahan mereka menyetel mobil hanya untuk satu lap dan harus membayar harganya saat balapan. Meski saya tidak yakin itu yang terjadi,” ucapnya.
McLaren menegaskan tetap memberikan kesempatan yang sama bagi Norris dan Piastri.
Untuk bisa menjadi juara dunia, Piastri harus memenangi balapan dan berharap Norris finis di posisi enam atau lebih rendah. Meski sulit terjadi, Brown mengatakan kemungkinan itu masih ada.
“Kami akan membahas semuanya besok pagi setelah mengetahui hasil kualifikasi,” kata Brown.
“Lando hanya perlu finis tiga besar, Oscar harus menang dan berharap Max dan Lando mengalami hari buruk. Semua kemungkinan masih terbuka.”
Brown menambahkan bahwa kedua pembalap akan menjalani balapan dengan pendekatan normal, mengingat persaingan yang sangat ketat di barisan depan.
Load more