News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adu Likuiditas Bitcoin vs Emas, Mana Instrumen Investasi yang Lebih Unggul di 2026?

Perdebatan mengenai mana yang lebih unggul antara Bitcoin dan emas kian relevan, terutama ketika likuiditas menjadi pertimbangan utama investor di era serba cepat.
Senin, 15 Desember 2025 - 05:04 WIB
Sama-sama Cuan Besar, Perbandingan Keuntungan Investasi Emas dan Bitcoin, Siapa Menang?
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat telah mengubah cara masyarakat memandang investasi. Jika sebelumnya emas menjadi pilihan utama sebagai penyimpan nilai, kini Bitcoin mulai menantang dominasi aset konvensional tersebut. 

Perdebatan mengenai mana yang lebih unggul antara Bitcoin dan emas kian relevan, terutama ketika likuiditas menjadi pertimbangan utama investor di era serba cepat. Pada era ini, kemudahan dalam perdagangan dapat dilakukan melalui aplikasi trading bitcoin yang memungkinkan transaksi cepat, aman, serta transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pergerakan pasar kripto, khususnya bitcoin pun menarik perhatian karena prediksi harga bitcoin dan fluktuasi harga bitcoin sering kali menggiurkan dengan peluang profit besar dalam waktu singkat. 

Namun perlu dilihat apakah keuntungan atau justru risiko yang harus diwaspadai, likuiditas antara bitcoin dengan emas sebagai aset konvesional pun akhirnya dibandingkan, begini ulasannya. 

Bitcoin dan emas sama-sama dikenal sebagai instrumen lindung nilai. Namun, karakter keduanya sangat berbeda. Bitcoin hadir sebagai aset digital yang bisa diperdagangkan selama 24 jam tanpa henti melalui berbagai platform perdagangan kripto. 

Transaksi dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik, bahkan lintas negara, dengan proses yang relatif transparan. Kondisi ini membuat likuiditas Bitcoin sangat tinggi, terlebih dengan meningkatnya partisipasi investor global.

Sementara itu, emas masih mempertahankan reputasinya sebagai aset fisik yang stabil dan diakui lintas generasi. Likuiditas emas sebenarnya cukup tinggi, namun proses pencairannya tidak sefleksibel aset digital. 

Penjualan emas masih bergantung pada jam operasional bank, toko emas, atau lembaga pegadaian. Selain itu, investor juga harus memperhitungkan selisih harga jual dan beli yang cenderung lebih lebar serta biaya penyimpanan fisik.

Perbedaan paling mencolok lainnya terletak pada volatilitas harga. Bitcoin dikenal memiliki pergerakan harga yang agresif dan cepat berubah. Fluktuasi harga dapat terjadi dalam hitungan jam, dipengaruhi oleh sentimen pasar, kebijakan regulasi, hingga pergerakan investor besar. Kondisi ini kerap menciptakan peluang keuntungan besar, namun sekaligus membawa risiko tinggi.

Sebaliknya, emas bergerak lebih stabil. Harga emas umumnya dipengaruhi oleh faktor makroekonomi seperti inflasi, suku bunga, dan ketidakpastian geopolitik. Lonjakan harga ekstrem jarang terjadi, sehingga emas lebih sering dipilih sebagai instrumen perlindungan nilai jangka panjang, terutama saat kondisi ekonomi global tidak menentu.

Jika likuiditas dijadikan tolok ukur utama, Bitcoin unggul secara signifikan. Investor dapat mengonversi Bitcoin ke mata uang fiat kapan saja dan dana dapat langsung masuk ke rekening bank tanpa prosedur rumit. Spread harga Bitcoin di pasar kripto juga relatif tipis karena tingginya volume transaksi. Sementara itu, emas membutuhkan proses fisik yang lebih panjang dan selisih harga jual-beli yang cukup terasa, terutama pada emas batangan.

Meski demikian, emas tetap memiliki keunggulan dari sisi perlindungan nilai. Stabilitas harga membuat emas tidak mudah terkoreksi tajam seperti Bitcoin. Hal inilah yang membuat emas masih menjadi pilihan utama bagi investor konservatif yang mengutamakan keamanan aset.

Dari sisi profil investor, Bitcoin lebih cocok bagi mereka yang mengejar pertumbuhan nilai agresif dan memiliki pemahaman terhadap teknologi blockchain. Aset ini juga diminati oleh trader aktif yang memanfaatkan volatilitas harian dan membutuhkan likuiditas cepat. Sementara itu, emas lebih sesuai bagi investor jangka panjang yang mengutamakan kestabilan, proteksi inflasi, serta keamanan nilai kekayaan dalam jangka waktu panjang.

Ke depan, posisi Bitcoin diperkirakan semakin menguat. Masuknya institusi keuangan besar dan meningkatnya adopsi kripto secara global berpotensi memperdalam likuiditas pasar sekaligus mengurangi volatilitas ekstrem. Faktor pasokan Bitcoin yang terbatas hingga 21 juta koin, ditambah momentum halving, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Di sisi lain, emas diprediksi tetap stabil dan berperan sebagai aset defensif ketika terjadi krisis ekonomi global. Meski pertumbuhan nilainya cenderung moderat, emas tetap relevan sebagai fondasi portofolio investasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, adu likuiditas antara Bitcoin dan emas bukan soal siapa yang paling unggul secara mutlak. Keduanya memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Bitcoin menawarkan kecepatan, fleksibilitas, dan potensi pertumbuhan tinggi, sementara emas memberikan ketenangan melalui stabilitas dan risiko yang lebih terkendali. Kombinasi keduanya justru dinilai menjadi strategi ideal bagi investor modern dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan investasi. Investasi dan perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi. Investor diimbau untuk melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan, karena seluruh risiko menjadi tanggung jawab masing-masing.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rancangan Penyeragaman Kemasan oleh Kemenkes Dinilai Pintu Masuk Bagi Menjamurnya Produk Rokok Ilegal

Rancangan Penyeragaman Kemasan oleh Kemenkes Dinilai Pintu Masuk Bagi Menjamurnya Produk Rokok Ilegal

Berbagai kalangan turut memberikan pandangannya terkait rancangan penyeragaman kemasan rokok yang tengah menjadi pembahasan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Pastikan APBD Tepat Sasaran, DPRD Surabaya Evaluasi OPD dengan SiLPA Tinggi

Pastikan APBD Tepat Sasaran, DPRD Surabaya Evaluasi OPD dengan SiLPA Tinggi

DPRD Kota Surabaya akan segera mengevaluasi organisasi perangkat daerah (OPD) yang mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran 2025 dalam jumlah tinggi.
Rahmat Gobel Dianugerahi Garai Anumerta oleh Dewan Adat Gorontalo

Rahmat Gobel Dianugerahi Garai Anumerta oleh Dewan Adat Gorontalo

Gelar adat anumerta Taa Lo'o Lamahe Lipu diberikan kepada almarhum Rahmat Gobel melalui sidang adat yang digelar di Gorontalo, Jumat, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum kepada daerah dan bangsa.
Respon KPK Soal Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Tidak Tercantum di LHKPN: Diduga Gunakan Nominee

Respon KPK Soal Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Tidak Tercantum di LHKPN: Diduga Gunakan Nominee

Rumah milik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah yang berlokasi di Sentul, Bogor tengah menjadi sorotan.
Enam Dekade Membaca Ulang Arti Furnitur yang Bekerja

Enam Dekade Membaca Ulang Arti Furnitur yang Bekerja

Ada satu pertanyaan yang terus dijawab ulang oleh industri fabrikasi metal setiap dekade: apa sebenarnya yang membuat sebuah produk metal layak disebut baik?
Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai, AHY Singgung Keuntungan Untuk Pariwisata dan Ekonomi

Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai, AHY Singgung Keuntungan Untuk Pariwisata dan Ekonomi

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak masyarakat untuk melakukan bersih-bersih pantai di Indonesia.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa anak Rachmat Gobel? Anggota DPR RI sekaligus bos Panasonic Indonesia, putranya seorang seniman dan putranya pimpin bisnis Gobel Group.
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan zodiak keuangan 11 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio diprediksi paling cuan dan Cancer disarankan refleksi di Sabtu besok.
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Putri Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF Wanita 2026 hari ini, Jumat (10/7/2026). Garuda Pertiwi akan hadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup B.
3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang kebanjiran rezeki pada 11 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok, siapa yang paling beruntung di akhir pekan ini?
Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Perubahan jadwal Super League 2026-2027 ini agar tak ada klub yang menolak panggilan Timnas Indonesia sehingga menyulitkan pelatih John Herdman menyusun skuad Piala AFF 2026. 
Selengkapnya

Viral