Jepang ,tvOnenews.com - Sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di wilayah barat Jepang dilaporkan tetap beroperasi normal setelah Gempa bumi bermagnitudo awal 6,2 mengguncang wilayah Chugoku pada Selasa (6/1/2026).
Operator pembangkit menyatakan seluruh sistem reaktor dan fasilitas keselamatan berada dalam kondisi aman usai gempa.
Pemeriksaan awal tidak menemukan gangguan operasional maupun kebocoran radiasi, sehingga aktivitas pembangkit tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mencatat gempa terjadi di wilayah Chugoku dengan kedalaman menengah dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah prefektur di Jepang bagian barat.
Pemerintah Jepang bersama otoritas keselamatan nuklir langsung melakukan pemantauan dan inspeksi lanjutan terhadap infrastruktur penting, termasuk pembangkit listrik, jaringan transportasi, dan fasilitas publik. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar akibat gempa tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, otoritas setempat tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta lembaga terkait, mengingat Jepang berada di kawasan rawan aktivitas seismik.