News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kali Presiden Hadir di Lokasi Bencana, Ini Kepemimpinan yang Responsif

Presiden Prabowo Subianto mengecek kondisi para pengungsi korban bencana Sumatera. Prabowo menjanjikan sejumlah hal untuk para pengungsi.
Senin, 15 Desember 2025 - 13:55 WIB
Direktur PoliEco Digital Insights Institute (PEDAS), Anthony Leong.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengecek kondisi para pengungsi korban bencana Sumatera. Prabowo menjanjikan sejumlah hal untuk para pengungsi. Diketahui, dalam beberapa hari terakhir, Prabowo meninjau wilayah terdampak bencana Sumatera seusai lawatannya ke Pakistan dan Rusia. Beberapa daerah yang disambangi mulai Langkat, Takengon, Bener Meriah, hingga Aceh Tamiang.

Diketahui, Prabowo telah meninjau beberapa wilayah terdampak bencana Sumatera seusai lawatannya ke Pakistan dan Rusia. Beberapa daerah yang disambangi mulai Langkat, Takengon, Bener Meriah, hingga Aceh Tamiang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur PoliEco Digital Insights Institute (PEDAS), Anthony Leong, memberikan apresiasi kuat kepada presiden atas kehadiran langsung di lokasi bencana, meskipun baru kembali dari kunjungan kerja luar negeri. Langkah ini menurutnya menjadi contoh kepemimpinan responsif dan komunikasi efektif kepada masyarakat yang terdampak.

“Kehadiran pemerintah di tengah situasi darurat menunjukkan komitmen nyata terhadap keselamatan publik dan tanggap bencana. Ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi momen penting di mana publik merasakan negara hadir di saat sulit,” ujar Anthony Leong dalam pernyataannya (14/12).

Anthony juga menilai bahwa tantangan kebencanaan saat ini menuntut pendekatan kolaboratif lintas sektor. Menurutnya, kehadiran pemerintah di lapangan perlu diikuti dengan sinergi yang kuat bersama civil society, pelaku usaha, komunitas lokal, serta para pemangku kepentingan lainnya, agar proses penyaluran bantuan dan pemulihan dapat berjalan lebih efektif.

“Dalam kondisi saat ini, penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa, mulai dari masyarakat sipil, dunia usaha, akademisi, hingga para pemangku kepentingan lainnya, agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” ujar Anthony yang juga Ketua BPP HIPMI Bidang Sinergitas Danantara, BUMN dan BUMD.

Anthony juga menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah, serta cara pejabat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk membangun rasa percaya dan mendukung percepatan pemulihan pasca-bencana.

“Kita perlu melihat respons bencana tidak hanya dari sisi logistik dan kebijakan, tetapi juga dari cara pesan disampaikan kepada publik  itu bagian penting dari trust building dan stabilitas sosial,” tutup Anthony.

 Anthony juga memberikan apresiasi khusus terhadap gaya komunikasi Sekretaris Kabinet, Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, saat berinteraksi langsung dengan masyarakat di lokasi bencana banjir Aceh Tamiang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Liputan media mencatat momen hangat ketika Seskab Teddy membagikan rubik dan kudapan kepada anak-anak pengungsian serta bercengkrama sejenak dengan mereka di bawah tenda posko pengungsian. Ini menjadi salah satu momen yang menyita perhatian publik karena menunjukkan pendekatan yang humanis dan dekat dengan warga yang terdampak bencana.

“Gaya komunikasi seperti yang ditunjukkan Pak Teddy sederhana, empatik, dan dekat dengan warga, membantu menguatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Ketika pejabat negara bisa menyapa dan berbicara langsung dengan anak-anak dan orang tua di lapangan, itu menciptakan ikatan emosional yang penting di masa pemulihan," tutup Anthony.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral