News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ucapan Sintong Panjaitan kepada Prabowo 37 Tahun Lalu Jadi Kenyataan, Apa Itu?

Sintong Panjaitan memerintahkan asisten personel untuk membuat surat perintah pemindahan Prabowo dari Kopassandha ke Kostrad. Adapun Sintong Panjaitan langsung menandatanganinya.
Rabu, 11 Mei 2022 - 09:06 WIB
Prabowo Subinto ketika masih aktif sebagai pejabat TNI
Sumber :
  • Istimewa

Menurut Sintong Panjaitan, kala itu, Prabowo mulai banyak berhubungan dengan politisi. Sebenarnya menurut tradisi militer, pertanyaan tentang pemindahan dari satu kesatuan ke kesatuan lain itu tidak pantas disampaikan, sehingga mengakibatkan Sintong Panjaitan menjadi sangat kaget dan tersinggung.


Komandan Jenderal Koppasus, Brigjen Prabowo Subianto dalam konferensi pers setelah memimpin operasi pembebasan sandera di Mapenduma, Papua. (Youtube)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami prajurit, saya tidak pandang kamu anaknya siapa. Selama kamu di tentara, kamu harus turut aturan-aturan yang tentara. Kalau kamu tidak mau, kamu bisa saja keluar dari tentara lalu masuk Partai," kata Sintong Panjaitan kepada Prabowo kala itu.

Selain itu, Sintong Panjaitan menambahkan, sebagai anggota partai, orang bisa jadi bermacam-macam.

"Mungkin di masa datang kamu bisa jadi Menteri Pertahanan. Saya akan menghormati kamu. Itu tidak menjadi masalah bagi saya," kata Sintong Panjaitan pada Prabowo.

Ucapan itu, bercermin dari seorang Letnan Dalam Angkatan Bersenjata di Kerajaan Belanda yang keluar dari dinas militer, kemudian meniti karier politik dan bisa menjadi Menteri Pertahanan. Seusai pembicaraan itu, Sintong Panjaitan memerintahkan Prabowo kembali ke tempat.

"Ia memberi hormat dengan sigap seperti layaknya seorang tentara profesional, kemudian ia meninggalkan ruangan. Sejak saat itulah hubungan antara saya dan Prabowo yang semula sangat baik menjadi putus," kata Sintong Panjaitan.

Kala itu, Sintong Panjaitan mencatat sikap Prabowo sebagai bentuk mempertanyakan perintah yang diberikan atasan kepada perwiranya.

"Saya seorang prajurit, sehingga saya akan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan tentara yang berlaku. Perintah atasan tidak dapat ditawar dan hanya dilaksanakan," kata Sintong Panjaitan.

Profil Sintong Panjaitan

- Pada Agustus 1964 hingga Februari 1965, Sintong bertugas dalam Operasi Kilat di Sulawesi Selatan dan Tenggara untuk menumpas gerombolan DI/TII yang dipimpin Kahar Muzakkar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Pada Februari 1965 hingga September 1965, ia mengikuti pendidikan dasar komando di Batujajar, Jawa Barat. Kemudian persiapan penerjunan di Kuching tapi dibatalkan karena terjadi pemberontakan G30S/PKI

- Pada Oktober 1965, Sintong ditugaskan untuk operasi pemulihan keamanan dan ketertiban di Jakarta dan Jawa Tengah

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Mulai Bergerak Dekati Goncalo Inacio, Bek Sporting CP Jadi Target Baru Rossoneri Musim Panas Nanti

AC Milan Mulai Bergerak Dekati Goncalo Inacio, Bek Sporting CP Jadi Target Baru Rossoneri Musim Panas Nanti

AC Milan mulai membuka pembicaraan untuk mendatangkan bek Sporting CP, Goncalo Inacio. Kabar ini mencuat di tengah situasi internal Rossoneri yang masih kacau.
Jadwal Lengkap AVC Women's Cup 2026 Hari Ini: Indonesia Vs Iran Sore Nanti, Merah Putih Tampil Tanpa Megawati Hangestri

Jadwal Lengkap AVC Women's Cup 2026 Hari Ini: Indonesia Vs Iran Sore Nanti, Merah Putih Tampil Tanpa Megawati Hangestri

Timnas Voli Putri Indonesia memulai perjuangan di AVC Women's Cup 2026 dengan menghadapi Iran, Sabtu (06/06/2026). Laga ini jadi ujian bagi skuad Merah Putih.
Media Italia Sebut AC Milan Blunder karena Pilih Estupinan ketimbang Guela Doue Musim Panas Lalu: Penyesalan Besar Rossoneri

Media Italia Sebut AC Milan Blunder karena Pilih Estupinan ketimbang Guela Doue Musim Panas Lalu: Penyesalan Besar Rossoneri

AC Milan mendapat sorotan dari media Italia setelah keputusan transfer mereka musim lalu dianggap blunder. Nama Guela Doue kini dikaitkan dengan Rossoneri.
Indonesia Ajak Rusia Kerja Sama Bangun Jaringan Perkeretaapian di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

Indonesia Ajak Rusia Kerja Sama Bangun Jaringan Perkeretaapian di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

AHY menawarkan Rusia bekerja sama di bidang perkeretaapian, maritim, logistik, dan pelabuhan.
Mengenal Wendy Lo, Adik Sarwendah yang Suruh Ruben Onsu 'Mati Aja'

Mengenal Wendy Lo, Adik Sarwendah yang Suruh Ruben Onsu 'Mati Aja'

Mengenal Wendy Lo, adik Sarwendah yang menjadi sorotan usai mengkritik Ruben Onsu terkait polemik nafkah anak. Simak profil, karier, dan perjalanan hidupnya.
Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026 Turun Rp32.000 Jadi Rp2.738.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026 Turun Rp32.000 Jadi Rp2.738.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 6 Juni 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 09.23 WIB terpantau turun Rp32.000.

Trending

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Timnas Indonesia menang telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday Juni 2026. Media Vietnam mengaku terkejut dan menilai level Garuda mulai meningkat pesat.
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam soroti kemenangan telak Timnas Indonesia atas Oman dengan skor akhir 3-0. Media Vietnam curiga Skuad John Herdman akan jadi lawan kuat di AFF 2026
Reaksi Warganet Lihat Debut Mathew Baker Bersama Timnas Indonesia Senior: Ajaib

Reaksi Warganet Lihat Debut Mathew Baker Bersama Timnas Indonesia Senior: Ajaib

Mathew Baker mencetak sejarah saat debut bersama Timnas Indonesia senior melawan Oman. Bek berusia 17 tahun itu langsung banjir pujian dari warganet.
Selengkapnya

Viral