News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Cara Menjaga Ekosistem Panti Asuhan dan Tantangan Keberlanjutan Menjaga Ruang Aman bagi Anak Yatim

Panti asuhan yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan masalah lanjutan, seperti rendahnya capaian pendidikan, kesulitan adaptasi sosial, hingga
Jumat, 2 Januari 2026 - 22:44 WIB
ilustrasi Tak Sekadar Santunan: Cara Menjaga Ekosistem Panti Asuhan dan Tantangan Keberlanjutan Menjaga Ruang Aman bagi Anak Yatim
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Panti asuhan memiliki peran penting sebagai ruang pengasuhan alternatif bagi anak-anak yang kehilangan orang tua atau berada dalam kondisi rentan. 

Namun, keberadaan panti asuhan tidak cukup hanya dilihat sebagai tempat tinggal sementara. Pengelolaan yang baik menuntut pendekatan menyeluruh, mulai dari pemenuhan hak dasar anak, perlindungan psikososial, hingga kesiapan mereka menghadapi masa depan secara mandiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial menekankan bahwa pengasuhan anak di panti harus menjadi pilihan terakhir setelah opsi pengasuhan berbasis keluarga. 

Prinsip ini tertuang dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 30 Tahun 2011 tentang Standar Nasional Pengasuhan Anak, yang menegaskan bahwa lembaga pengasuhan wajib menciptakan lingkungan yang aman, layak, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. 

Regulasi ini menjadi pijakan penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan panti asuhan. Selain regulasi, keberlangsungan ekosistem panti asuhan juga ditentukan oleh keterlibatan banyak pihak. 

Pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha memiliki peran masing-masing dalam mendukung operasional panti, baik melalui pengawasan, pendampingan, maupun bantuan sosial yang tepat sasaran. 

Pendekatan kolaboratif ini dinilai lebih efektif dibandingkan bantuan sporadis tanpa perencanaan jangka panjang.

Berdasarkan informasi di laman resmi Kementerian Sosial RI, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) diwajibkan memenuhi sejumlah standar minimum. Standar tersebut mencakup aspek pemenuhan gizi, akses pendidikan formal dan nonformal, layanan kesehatan rutin, serta pendampingan psikologis. 

Pengelola panti juga dituntut memiliki kapasitas administratif dan kompetensi pengasuhan yang memadai. Kemensos menilai bahwa kualitas pengasuhan sangat memengaruhi masa depan anak. 

Panti asuhan yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan masalah lanjutan, seperti rendahnya capaian pendidikan, kesulitan adaptasi sosial, hingga kerentanan ekonomi saat anak keluar dari panti. 

Oleh karena itu, pembinaan berkelanjutan terhadap pengelola panti menjadi bagian penting dari kebijakan kesejahteraan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam praktiknya, dukungan eksternal sering kali dibutuhkan untuk menjaga operasional panti asuhan. Bantuan sosial, jika dikelola secara transparan dan berkelanjutan, dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar anak sekaligus memperbaiki sarana pendukung pengasuhan. 

Di sinilah peran dunia usaha dan lembaga nonpemerintah menjadi relevan, selama selaras dengan kebutuhan panti dan regulasi yang berlaku.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Polemik terus bergulir terkait adanya wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang ditetapkan oleh tingkat DPRD.
Lokasi SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Sabtu 3 Januari 2026

Lokasi SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Sabtu 3 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Sabtu (3/1/2026).
Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Jasa Raharja terus beupaya meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di kawasan perbatasan dengan negara tetangga.
Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi mengatakan, polisi belum memastikan motif kematian EMM, mahasiswi cantik Unima diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen DM.
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Pelatih Arsenal Mikel Arteta Mendadak Ikut Campur Gegara Ini

Chelsea Pecat Enzo Maresca, Pelatih Arsenal Mikel Arteta Mendadak Ikut Campur Gegara Ini

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, akhirnya berbicara secara terbuka untuk pertama kalinya menyusul keputusan kontroversial Chelsea yang secara mengejutkan memecat Enzo Maresca dari jabatan pelatih kepala.
Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia mengaku belum dapat sepenuhnya mencairkan dana pemulihan hunian terhadap kobran bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

Trending

Laga Panas Persik Kediri Vs Persib Bandung Digelar Tanpa Bobotoh

Laga Panas Persik Kediri Vs Persib Bandung Digelar Tanpa Bobotoh

Manajemen Persik Kediri resmi mendapatkan izin untuk menggelar pertandingan kandang menghadapi Persib Bandung pada lanjutan BRI Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur.
Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi mengatakan, polisi belum memastikan motif kematian EMM, mahasiswi cantik Unima diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen DM.
Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Polemik terus bergulir terkait adanya wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang ditetapkan oleh tingkat DPRD.
Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia mengaku belum dapat sepenuhnya mencairkan dana pemulihan hunian terhadap kobran bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Jasa Raharja terus beupaya meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di kawasan perbatasan dengan negara tetangga.
Usut Tewasnya Satu Keluarga di Warakas Jakut, Polisi Periksa Enam Saksi

Usut Tewasnya Satu Keluarga di Warakas Jakut, Polisi Periksa Enam Saksi

Polisi masih mengusut tewasnya satu keluarga yang terdiri dari ibu berinisial SS (50), dan dua anaknya berinisial Afiah (27), dan AAAJ (13), serta satu anak lainnya berinisial ASJ (22) yang masih dirawat di rumah sakit, di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026).
Tak Gentar di Asia, Bojan Hodak Blak-blakan Minta Jadwal Liga Diubah

Tak Gentar di Asia, Bojan Hodak Blak-blakan Minta Jadwal Liga Diubah

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, meminta Operator Liga Indonesia, PT I.League, untuk melakukan penyesuaian jadwal pertandingan BRI Super League 2025/2026 demi mendukung persiapan tim menghadapi babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT