News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buronan Bos Pengendali Narkoba di Bandara Kualanamu Berhasil Diringkus, Miliki Dua Identitas

Tim Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap tersangka buron narkoba Supriadi alias Adi T yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).
Rabu, 18 Februari 2026 - 09:53 WIB
Buronan Bos Pengendali Narkoba di Bandara Kualanamu Berhasil Diringkus, Miliki Dua Identitas
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap tersangka buron narkoba Supriadi alias Adi T yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Penangkapan terjadi di Bandara Internasional Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan tersangka diringkus pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Tersangka atas nama Supriadi alias Adi T memiliki dua identitas. Identitas satu nama Supriadi lahir di Aek Kanopan 10 Oktober 1977 dan identitas dua nama Supriadi lahir di Mambang Muda 31 Desember 1979. Alamatnya juga berbeda. Yang satu di Kepulauan Riau dan satunya di Riau,” jelas Eko, kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).

Eko mengungkapkan penangkapan ini bermula saat tim kepolisian menerima informasi dari salah satu personel Imigrasi Kualanamu terkait pencekalan salah satu tersangka (DPO) Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri atas nama Supriadi sekitar pukul 19.49 WIB.

“Kemudian tim bergerak ke Bandara Internasional Kualanamu untuk menangkap tersangka (DPO) Supriadi,” jelas Eko.

Selain meringkus tersangka, tim gabungan juga mengamankan barang bukti berupa satu buah paspor, satu buah KTP, delapan ponsel, lima buah kartu ATM, satu buah SIM internasional, satu buah tas, satu buah boarding pass dan uang tunai tiga ringgit.

Atas perbuatannya, tersangka (DPO) Supriadi dibawa ke kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang terkait tersangka Supriadi.

Diketahui, penangkapan tersangka Supriadi bermula saat adanya pengungkapan kasus narkotika jenis sabu-sabu. 

Awalnya pihak kepolisian meringkus empat tersangka diantaranya Abiyu Bima Ayatullah alias Bongkol, Nando Saputra alias Bopak, Andi Yuni Yansyah alias Jentu dan Ade Kurniawan alias Jhon di depan SPBU Rejodadi Jalan Lintas Sumatera Sembawa, Banyuasin, Rabu (4/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari para tersangka, disita barang bukti berupa sabu dalam 30 paket besar atau setara 30 kilogram.

Tim melakukan pengembangan dan ditangkap pria bernama Heri Wahyudi dengan barang bukti satu kardus berisi 14 bungkus sabu kemasan teh cina hijau seberat ±14 kilogram bruto, 1 bungkus ekstasi seberat ±2 kilogram berjumlah ±5.000 butir dan satu kardus berisi 6 bungkus sabu kemasan teh cina hijau seberat ±6 kilogram bruto.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Muda Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Muda Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.
Luna Maya Terseret Isu Gunung Kawi Karena Kaya dan Awet Muda, Satu Kalimatnya Langsung Ramai Dibahas

Luna Maya Terseret Isu Gunung Kawi Karena Kaya dan Awet Muda, Satu Kalimatnya Langsung Ramai Dibahas

Kali ini, bukan karena aktivitas di dunia hiburan atau kehidupan pribadinya, melainkan akibat rumor yang mengaitkan Luna Maya dengan Gunung Kawi.

Trending

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.
Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus komplotan pencuri pagar besi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhirnya terkuak. Kasus pencurian pagar besi ini terbongkar oleh warga sekitar.
Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Persiapan Timnas Malaysia Masih Nihil, Media Lokal Pertanyakan Keseriusan Harimau Malaya di Piala AFF 2026

Persiapan Timnas Malaysia Masih Nihil, Media Lokal Pertanyakan Keseriusan Harimau Malaya di Piala AFF 2026

Jangankan untuk mengumpulkan pemain, FA Malaysia belum memutuskan siapa pelatih yang akan mendampingi Tan Cheng Hoe memimpin Harimau Malaya di Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral