GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sorot Isu Lingkungan Hingga Bencana Alam, Marinus Gea Paparkan Pendekatan Baru Lewat Disertasinya

Isu lingkungan kian mencuat dipublik usai rentetan bencana alam yang kerap disangkut pautkan kerusakan ekosistemnya.
Senin, 12 Januari 2026 - 21:02 WIB
Sorot Isu Lingkungan Hingga Bencana Alam, Marinus Gea Paparkan Pendekatan Baru Lewat Disertasinya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Isu lingkungan kian mencuat dipublik usai rentetan bencana alam yang kerap disangkut pautkan kerusakan ekosistemnya.

Isu lingkungan semakin menjadi bahan perbincangan publik usai Sumatera-Aceh dilanda bencana alam yang diduga akibat adanya kerusakan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marinus Gea seorang akademisi menyoroti hal tersebut dalam disertasinya yang berjudul 'Pengaruh Stakeholder Pressure dan Green Governance terhadap Company Value dengan Mediasi Sustainability Commitment dan Sustainability Report Assurance di Bursa Efek Indonesia'.

Disertasi tersebut dipaparkannya dalam sidang promosi doktor Marinus Gea di Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Sumatera Utara (USU) tepatnya pada Kamis (8/1/2026).

Marinus mengungkap penelitian ini menyoroti pergeseran signifikan dalam pembentukan nilai perusahaan di Indonesia seiring meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Ia memaparkan volatilitas pasar, perubahan kebijakan pemerintah, serta meningkatnya kesadaran publik terhadap isu lingkungan membuat nilai perusahaan tidak lagi dapat diukur hanya dari indikator finansial dalam beberapa tahun terakhir.

“Nilai perusahaan saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh profitabilitas, tetapi juga oleh bagaimana perusahaan mengelola dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas bisnisnya,” ujar Marinus, Jakarta, Senin (12/1/2026).

Marinus menuturkan sejumlah kasus kerusakan lingkungan yang melibatkan aktivitas korporasi tidak hanya memicu reaksi publik luas, tetapi juga berdampak langsung pada kebijakan pemerintah, termasuk pencabutan izin usaha.

Sebagai contoh kasus, ia menyinggung bencana banjir di Sumatera yang dinilai tidak terlepas dari praktik deforestasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab termasuk perusahaan saat kegiatan usahanya berkaitan langsung dengan eksploitasi sumber daya alam.

Ia menilai lemahnya praktik green governance dan rendahnya sustainability commitment dapat menurunkan legitimasi perusahaan, meningkatkan risiko operasional, serta menggerus nilai perusahaan di mata investor dan masyarakat.

Namun demikian, kata Marinus, penilaian company value di Indonesia hingga kini masih didominasi oleh indikator finansial jangka pendek hingga aspek keberlanjutan dan Environmental, Social, and Governance (ESG) masih kerap dipersepsikan sebagai beban bukan sebagai sumber penciptaan nilai.

“Kontribusi keberlanjutan terhadap valuasi perusahaan belum sepenuhnya terinternalisasi di pasar modal Indonesia,” ungkapnya.

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDIP dalam disertasinya itu turut menyajikan kerangka konseptual baru dengan mengintegrasikan stakeholder pressure dan green governance terhadap company value, dengan Sustainability Commitment dan Sustainability Report Assurance sebagai variabel pemediasi. 

Menurutnya pendekatan ini dinilai masih jarang dieksplorasi khususnya dalam konteks pasar modal Indonesia dan negara berkembang.

“Temuan ini menunjukkan bahwa komitmen keberlanjutan merupakan faktor paling dominan dalam meningkatkan nilai perusahaan,” kata Marinus.

Ia menjelaskan secara umum green governance dan tekanan stakeholder juga terbukti berpengaruh positif baik terhadap komitmen keberlanjutan maupun secara langsung terhadap nilai perusahaan.

Marinus menegaskan bahwa praktik keberlanjutan sejatinya merupakan upaya menjaga daya dukung lingkungan agar tetap dapat dimanfaatkan dan diwariskan kepada generasi mendatang. 

Menurutnya eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, menurutnya, telah terbukti menimbulkan bencana ekologis dan kerugian besar, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun kemanusiaan.

“Dengan penerapan praktik keberlanjutan, perusahaan tidak hanya meningkatkan nilai ekonominya, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan hidup,” katanya.

Ia juga menyoroti perkembangan penerapan ESG di Indonesia yang semakin pesat dengan perusahaan terbuka semakin transparan melalui publikasi laporan keberlanjutan yang mengacu pada standar Global Reporting Initiative (GRI). 

Dari sisi regulasi, kata Marinus, penerapan ESG didukung oleh sejumlah aturan, antara lain UU No. 4 Tahun 1982 tentang Lingkungan Hidup, UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, serta POJK No. 51 Tahun 2017 tentang Keuangan Berkelanjutan.

Kendati demikian, Marinus menilai kesadaran dunia usaha terhadap dampak praktik keberlanjutan terhadap profitabilitas dan nilai perusahaan jangka panjang masih relatif rendah. 

Sebab itu, ia merekomendasikan penguatan regulasi yang berpihak pada lingkungan dan memiliki daya paksa hukum yang kuat,l khususnya bagi perusahaan yang bergerak di sektor eksploitasi sumber daya alam dan industri yang berpotensi mencemari lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rekomendasinya, Marinus Gea mendorong DPR RI bersama pemerintah untuk merumuskan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan, memperketat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi, serta mengarusutamakan perencanaan dan penganggaran hijau sebagai investasi strategis pembangunan.

“Kebijakan lingkungan mungkin dianggap membebani dunia usaha dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang akan memberi manfaat besar bagi perusahaan, masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cedera Bahu Bikin Marc Marquez Lakukan Strategi Tak Biasa di MotoGP 2026, Apa Itu?

Cedera Bahu Bikin Marc Marquez Lakukan Strategi Tak Biasa di MotoGP 2026, Apa Itu?

 Juara dunia bertahan MotoGP, Marc Marquez, mengakui cedera bahu yang dialaminya tahun lalu memaksanya untuk memutar otak lebih demi bisa tetap kompetitif di lintasan.
Rupiah Tergelincir ke Rp16.788, Ketegangan AS–Iran Bikin Pasar Global Waspada

Rupiah Tergelincir ke Rp16.788, Ketegangan AS–Iran Bikin Pasar Global Waspada

Rupiah melemah ke Rp16.788 per dolar AS pada Jumat, tertekan penguatan dolar dan sentimen geopolitik AS–Iran yang picu risk off global.
Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal, Yann Sommer Dikabarkan Segera Akhiri Pengabdian di Inter Milan Musim Depan

Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal, Yann Sommer Dikabarkan Segera Akhiri Pengabdian di Inter Milan Musim Depan

Masa depan Yann Sommer bersama Inter Milan tampaknya telah memasuki babak akhir. Kiper Swiss itu dilaporkan tidak lagi menjadi bagian dari rencana Nerazzurri.
Pensiun dari MotoGP dan Banting Stir ke Balap Mobil, Valentino Rossi Mengaku Rindu Menjajal Sirkuit Legendaris Ini

Pensiun dari MotoGP dan Banting Stir ke Balap Mobil, Valentino Rossi Mengaku Rindu Menjajal Sirkuit Legendaris Ini

Legenda MotoGP, Valentino Rossi, baru-baru ini mengaku kalau dirinya masih memiliki ambisi besar di dunia balap.
Dibidik Juventus di Bursa Transfer Musim Panas, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Pernah Bilang Begini

Dibidik Juventus di Bursa Transfer Musim Panas, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Pernah Bilang Begini

Juventus dikabarkan mengincar Emil Audero untuk bursa transfer 2026. Eks kiper Timnas Indonesia itu pun buka suara soal peluang kembali ke klub yang membesarkan namanya.
Kabar Terbaru, Sopir Calya Lawan Arah Juga Jadi Tersangka Pemalsuan Pelat Nomor hingga Kepemilikan Senjata Tajam

Kabar Terbaru, Sopir Calya Lawan Arah Juga Jadi Tersangka Pemalsuan Pelat Nomor hingga Kepemilikan Senjata Tajam

Ada kabar terbaru tentang sopir Calya yang lawan arah hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Jakarta Pusat. 

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Stop Lakukan Ini saat Puasa! Ginjal Bisa Rusak Diam-Diam Tanpa Anda Sadari

Stop Lakukan Ini saat Puasa! Ginjal Bisa Rusak Diam-Diam Tanpa Anda Sadari

Stop lakukan hal-hal berikut ini saat puasa karena tanpa disadari bisa merusak ginjal Anda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT