Dubes Arab Saudi Minta Megawati Turun Tangan Soal Konflik Timur Tengah
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Dinamika geopolitik Timur Tengah menyeret nama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, secara langsung meminta Megawati ikut berperan dalam merespons situasi kawasan yang kian memanas.
Permintaan itu disampaikan saat Dubes Saudi bertemu Megawati di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan berlangsung tertutup selama hampir dua jam.
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengungkapkan, Dubes Saudi menilai Megawati sebagai figur penting yang suaranya berpengaruh di tingkat global, khususnya di dunia Islam.
"Menurut Dubes Arab Saudi, Ibu Megawati Soekarnoputri adalah sosok penting dalam politik lokal dan global yang memiliki perhatian pada isu lingkungan dan geopolitik, karena itu suara Ibu Megawati sangat penting dan berdampak pada dunia Islam dan global untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia," ujar Basarah, Kamis (9/4/2026).
Merespons permintaan tersebut, Megawati disebut membuka diri untuk berperan dalam upaya perdamaian, termasuk mendukung gencatan senjata yang tengah berlangsung.
"Ibu Megawati merespons positif terkait permintaan dari Dubes Saudi, beliau juga mendukung terkait gencatan senjata yang sudah disepakati selama dua pekan dan mengikuti ajaran geopolitik Bung Karno, Ibu Megawati siap menjadi jembatan bagi siapapun yang berkonflik untuk mencapai perdamaian sejati," tutur Basarah.
Ia bahkan menyinggung pengalaman Megawati sebagai utusan khusus dalam menjembatani hubungan dua negara yang berkonflik.
"Ibu Megawati menyinggung bahwa beliau juga merupakan special envoy (utusan khusus) yang menjadi jembatan antara Korea Selatan dan Korea Utara," lanjutnya.
Selain isu geopolitik, pertemuan juga membahas kerja sama lingkungan.
Megawati disebut mengusulkan penanaman pohon di Arab Saudi, termasuk ide “pohon Soekarno” di kawasan kota suci.
"Dubes Saudi sangat gembira dengan usulan Ibu Megawati dan menjelaskan bahwa Arab Saudi memang memiliki program penanaman 10 miliar pohon. Karena itu beliau dengan tangan terbuka akan menyambut tawaran Ibu Megawati," ujar Basarah.
Dalam pertemuan itu, Megawati juga menyampaikan apresiasi atas pengalaman umroh yang dijalaninya usai menerima gelar doktor kehormatan dari Princess Nourah University di Riyadh.
Load more