News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gangguan Sistem di Platform Kripto, OJK Didesak Segera Pertimbangkan Kerugian Nasabah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta untuk dapat pertimbangkan kerugian developer dan nasabah akaibat adanya gangguan sistem pada platform aset kripto Indodax.
Rabu, 14 Januari 2026 - 20:35 WIB
Ilustrasi OJK
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta untuk dapat pertimbangkan kerugian developer dan nasabah akaibat adanya gangguan sistem pada platform aset kripto Indodax.

Perwakilan pengembang BOTX, Randi Setiadi mengatakan terkait permasalahan yang ada pihaknya menaruh kepercayaan penuh kepada OJK dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai peraturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meminta OJK dapat mengutamakan prinsip keadilan dalam penanganan kasus yang dialami pihaknya.

“Kami percaya OJK akan melakukan tugas dan fungsinya sesuai aturan. Namun yang perlu digarisbawahi bahwa kerugian yang dialami oleh developer dan nasabah harus menjadi pertimbangan OJK dalam menerapkan keadilan,” kata Randi kepada awak media, Jakarta, Rabu (16/1/2025).

Randi menuturkan gangguan sistem tanpa adanya langkah perlindungan mengikis kepercayaan publik.

Karenanya, pihak developer dan nasabah berawal dari menempatkan dana dengan asumsi adanya jaminan keamanan yang dimiliki sistem.

Sebab itu, kata Randi, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari pihak Indodax terkait adanya dugaan kerugian yang dialami para developer dan nasabah.

“Jika sistem yang bermasalah kemudian nasabah tidak dilindungi, ini seperti tidak ada jaminan aset maupun dana nasabah aman. Saya meminta Indodax mengembalikan atau mengganti rugi kepada para nasabah BotXcoin,” katanya. 

Sebelumnya, OJK memastikan adanya peningkatan status pemeriksaan dan pengawasan pasca berlangsungnya mediasi antar dua belah pihak pada 3 Desember 2025 lalu.

Kendati demikian, hingga saat ini permasalahan tersebut belum mendapat klarifikasi dari OJK hingga para developer dan nasabah mengaku mengalami kerugian.

Sebelumnya diberitakan, pihak developor BOTX menyoroti sikap Indodax yang diduga melanggar Peraturan OJK No. 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital Termasuk Aset Kripto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Randi mengatakan menolak penyelesaian likuidasi dan meminta pengembalian asset BOTX. Sementara Indodax tetap melakukan likuidasi sepihak pada tanggal 29 November 2025, di harga Rp.342/token.

“Jelas ini bertentangan dengan pasal 16 ayat 2 yang berbunyi Pelaksanaan penyelesaian oleh Pedagang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dilakukan dengan cara: a. meminta kepada Konsumen untuk melikuidasi Aset Kripto tertentu yang dimiliki Konsumen; atau b. melakukan pemindahan Aset Kripto tertentu milik Konsumen yang disimpan pada Wallet milik Pedagang kepada Wallet Aset Kripto milik Konsumen.” tegas Randi. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

HOAKS! Narasi Purbaya Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China Adalah Menyesatkan, Cek Faktanya!

HOAKS! Narasi Purbaya Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China Adalah Menyesatkan, Cek Faktanya!

Informasi yang menyebutkan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data uang milik Jokowi di bank China senilai ribuan triliun rupiah, dipastikan menyesatkan alias hoaks!
Menegangkan, Detik-detik Polisi Selamatkan Mobil Latihan Mengemudi yang Mogok di Perlintasan KA Madukoro Raya Semarang

Menegangkan, Detik-detik Polisi Selamatkan Mobil Latihan Mengemudi yang Mogok di Perlintasan KA Madukoro Raya Semarang

Sebuah minibus yang digunakan sebagai mobil belajar mengemudi tiba-tiba mogok di tengah perlintasan kereta api Jalan Madukoro Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (13/1/2026).
KPK Panggil Sekcam Kedung Waringin hingga Pihak Swasta Terkait Dugaan Suap Proyek di Kabupaten Bekasi

KPK Panggil Sekcam Kedung Waringin hingga Pihak Swasta Terkait Dugaan Suap Proyek di Kabupaten Bekasi

KPK memanggil Sekretaris Camat Kedung Waringin, Rohadi terkait dugaan suap proyek ijon yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Selain itu..
Suporter PSMS Medan Dilarang Hadir, Panpel Persiraja Angkat Bicara

Suporter PSMS Medan Dilarang Hadir, Panpel Persiraja Angkat Bicara

Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persiraja Banda Aceh mendadak menyoroti laga melawan PSMS Medan pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (18/1/2026).
Berkaca dari Hilangnya Pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet, Mendaki Harus Siapkan Mental dan Persiapan Matang

Berkaca dari Hilangnya Pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet, Mendaki Harus Siapkan Mental dan Persiapan Matang

Viral hilangnya seorang pendaki asal Magelang di Gunung Slamet. Kabarnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jangan Cari Timnas Indonesia, Ini Daftar Peserta Babak Perempat Final Piala Asia U-23

Jangan Cari Timnas Indonesia, Ini Daftar Peserta Babak Perempat Final Piala Asia U-23

Timnas Indonesia U-23 gagal lolos kualifikasi yang membuat tim absen di kompetisi dua tahunan ini. Setelah babak fase grup selesai, delapan tim pun bersiap untuk menjadi yang terbaik di Piala Asia U-23. 

Trending

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Nama Gaston Avila mendadak jadi sorotan Bobotoh Persib seiring rumor hengkangnya Federico Barba. Kepada publik Argentina, Avila tegas bilang ini soal kariernya.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Pencarian Syafiq pada akhirnya membuahkan hasil. 
Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah lagi Khairun Nisa (23) bisa menjadi pramugari sungguhan.  Aeronef Indonesia memberi Nisa pendidikan pramugari 100 persen gratis kepadanya. 
Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola Rabu, 14 Januari 2026 seputar rekor kandang sempurna Persib Bandung, sorotan John Herdman pada Rizky Ridho, serta kerugian besar Manchester United.
Segini Perkiraan Gaji Alberto Rodriguez, Bek Liga India Kandidat Pengganti Federico Barba di Persib Bandung

Segini Perkiraan Gaji Alberto Rodriguez, Bek Liga India Kandidat Pengganti Federico Barba di Persib Bandung

Isu soal calon pengganti Federico Barba di lini pertahanan Persib Bandung kian mengerucut ke satu nama lama yakni Alberto Rodriguez. Segini perkiraan gajinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT