GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Proyek Vital di Surabaya Mangkrak, Rakyat Dirugikan!

Pembangunan dua fasilitas publik strategis di Kota Surabaya, yakni SMP Negeri di kawasan Tambak Wedi dan Puskesmas Manukan Kulon, resmi dinyatakan mangkrak.
Senin, 19 Januari 2026 - 12:09 WIB
Johari mustawan, anggota komisi D DPRD Kota Surabaya.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pembangunan dua fasilitas publik strategis di Kota Surabaya, yakni SMP Negeri di kawasan Tambak Wedi dan Puskesmas Manukan Kulon, resmi dinyatakan mangkrak. Kondisi ini memicu kritik keras dari Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan, yang menilai kegagalan ini sebagai bentuk kelalaian yang sangat merugikan masyarakat.

Politisi senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyoroti rendahnya kredibilitas kontraktor pelaksana sebagai akar permasalahan. Berdasarkan data yang terungkap dalam Rapat Koordinasi Komisi D, proyek SMP Negeri Tambak Wedi dengan anggaran sekitar Rp8 miliar baru mencapai progres fisik 37 persen. Sementara itu, progres pembangunan Puskesmas Manukan Kulon terhenti di angka 67,1 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pembangunan ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, baik pendidikan maupun kesehatan. Kami tidak ingin masyarakat terus menunggu tanpa kepastian karena fasilitas yang mereka butuhkan belum bisa dimanfaatkan secara optimal," tegas sosok yang akrab disapa Bang Jo tersebut di Ruang Rapat Komisi D.

Dalam keterangannya, Johari juga memperingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar lebih selektif dalam proses tender di masa mendatang. Ia meminta sistem pengawasan diperketat untuk mencegah kontraktor bermasalah kembali memenangkan proyek dengan cara mengganti identitas perusahaan atau 'ganti baju'.

"Pemkot harus waspada. Jangan sampai kontraktor yang sudah gagal ini hanya berganti nama lalu ikut tender lagi di kemudian hari dan mengulang persoalan yang sama," tandasnya.

Sebagai solusi teknis, Johari mengusulkan peningkatan anggaran pengawasan proyek menjadi 3 persen guna memperkuat proses screening dan evaluasi terhadap penyedia jasa konstruksi sejak tahap awal kontrak.

Merespons mangkraknya proyek tersebut, Komisi D mendesak Pemkot Surabaya untuk menjatuhkan sanksi tegas bagi kontraktor yang wanprestasi. Johari menekankan pentingnya transparansi dalam pemberian sanksi agar memberikan efek jera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi desakan dewan, Bagian Hukum dan Kerja Sama (Bakumkarsa) serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Surabaya memastikan bahwa sanksi berat berupa pemutusan kontrak dan blacklist (daftar hitam) telah menanti para pelaksana proyek yang gagal memenuhi kewajiban sesuai target tahun anggaran.

"Yang terpenting bagi kami adalah hasil pembangunan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya sekadar laporan administratif," tutup Johari.(chm)
 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Selengkapnya

Viral