News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Pemerintah soal Usulan E-Voting di Pemilu: Tak Bisa Disamakan dengan Negara Lain

Pemerintah merespons usulan penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu. Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan bahwa opsi tersebut
Senin, 19 Januari 2026 - 16:51 WIB
Respons Pemerintah soal Usulan E-Voting di Pemilu: Tak Bisa Disamakan dengan Negara Lain
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah merespons usulan penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa opsi tersebut selalu dibahas dalam pembahasan pemilu.

Menurut Prasetyo, masih diperlukan kajian yang mendalam sebelum benar-benar diterapkan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“E-voting sebenarnya setiap tahapan pembahasan sistem kepemiluan kita, itu selalu menjadi salah satu pokok bahasan,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/1).

Prasetyo menjelaskan, pembahasan e-voting tidak hanya menyangkut mekanisme pemilih saat memberikan suara, tetapi juga penggunaan teknologi dalam tahapan pascapemungutan suara.

“Baik e-vote yang dimaksud dengan e-vote adalah tata cara masyarakat kita memilih, maupun elektronik dari sisi pasca pemilihannya,” ujarnya.

Ia mencontohkan, pemanfaatan teknologi juga kerap dikaitkan dengan sistem rekapitulasi elektronik untuk memangkas waktu penghitungan suara yang selama ini panjang dan berjenjang.

“Misalnya dari sisi e-recap, bagaimana kita memanfaatkan teknologi dengan digitalisasi, dengan elektronisasi, dengan teknologi untuk memangkas waktu. Recap secara berjenjang mulai dari DPS, kemudian BPS, kemudian PPK, sampai ke KPUD, sampai ke KPU provinsi, sampai ke KPU pusat itu kan memang panjang waktunya,” jelas Prasetyo.

Meski demikian, Prasetyo menegaskan pemerintah tidak terburu-buru dalam menerapkan e-voting pada hari pemungutan suara.

Menurutnya, desain sistem pemilu harus disesuaikan dengan kondisi dan karakter bangsa.

“Yang paling mendasar adalah bagaimana sistem pemilihan itu mencerminkan sistem yang kita yakini paling tepat untuk bangsa dan negara kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, kajian lanjutan terhadap e-voting merupakan keharusan. Namun tidak boleh didorong oleh klaim kebenaran sepihak.

“Menurut kami sebagai pemerintah wajib ya, kita bersama-sama mari semua mencurahkan pemikiran untuk mendesain pemilu kita itu jauh lebih baik lagi,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo menegaskan bahwa kepentingan bangsa dan masyarakat harus menjadi landasan utama dalam setiap perubahan sistem kepemiluan.

“Mari kita mencari sistem yang memang betul-betul itu sesuai dengan budaya karakter bangsa kita,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ungkap Arahan Prabowo soal Sistem Pemilu, Mensesneg: Kami Paham Kita Punya Cara Pandang Berbeda-beda

Ungkap Arahan Prabowo soal Sistem Pemilu, Mensesneg: Kami Paham Kita Punya Cara Pandang Berbeda-beda

Pemerintah dan DPR secara rutin berkoordinasi membahas RUU Pemilu serta merespons berbagai wacana yang berkembang di publik, termasuk soal sistem pilkada.
Musim Hujan Bukan Alasan Rebahan, 5 Tempat Wisata Jakarta ini tetap Tidak Sepi untuk Mengisi Waktu Liburan

Musim Hujan Bukan Alasan Rebahan, 5 Tempat Wisata Jakarta ini tetap Tidak Sepi untuk Mengisi Waktu Liburan

Berikut 5 daftar rekomendasi tempat wisata di area DKI Jakarta yang selalu ramai dan tidak sepi saat momen waktu liburan di tengah puncak musim hujan. Apa saja?
Sinyal Ekonomi Indonesia Berubah Beragam di 2026, Para Trader USD/IDR Bersiap Menghadapi Volatilitas

Sinyal Ekonomi Indonesia Berubah Beragam di 2026, Para Trader USD/IDR Bersiap Menghadapi Volatilitas

Trader sebaiknya fokus pada persiapan menghadapi berbagai skenario daripada memprediksi satu hasil tunggal, terutama ketika volatilitas dapat meningkat tanpa peringatan.
Purbaya Yakin Rupiah akan Segera Menguat Meski Hari Ini Hampir Tembus Rp17 Ribu, Begini Alasannya

Purbaya Yakin Rupiah akan Segera Menguat Meski Hari Ini Hampir Tembus Rp17 Ribu, Begini Alasannya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dirinya optimis bahwa rupiah akan segera menguat. Ia pun membeberkan alasannya karena hal ini.
Rekor Gila Inter Milan Tak Tertandingi di Serie A, Tajam di Depan Kokoh di Belakang

Rekor Gila Inter Milan Tak Tertandingi di Serie A, Tajam di Depan Kokoh di Belakang

Inter Milan di bawah asuhan Cristian Chivu berhasil mencatatkan rekor gila. Inter jadi tim yang tak tertandingi di Serie A yang tajam di depan kokoh di belakang
Ingin Jabar Jadi Pelopor Kerukunan, Staf Khusus Menteri Agama Salurkan Alkitab ke Gereja Katolik di Garut

Ingin Jabar Jadi Pelopor Kerukunan, Staf Khusus Menteri Agama Salurkan Alkitab ke Gereja Katolik di Garut

Stafsus Menag Gugun Gumilar menegaskan bahwa pembagian Alkitab merupakan bagian dari ikhtiar membangun pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.

Trending

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 putri usai seri Medan, di mana Gresik Phonska berhasil menguasai puncak sedangkan Jakarta Livin Mandiri jadi juru kunci usai babak belur di awal musim.
Bupati Pati Sudewo Disebut Diperiksa KPK, Isu OTT Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Jadi Sorotan

Bupati Pati Sudewo Disebut Diperiksa KPK, Isu OTT Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Jadi Sorotan

Bupati Sudewo dan Camat Jaken diisukan terseret dugaan tindak pidana korupsi berupa jual beli jabatan, dengan titik berat pada proses pengisian perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati. 
Cerita Detik-detik Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK

Cerita Detik-detik Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK

Beredar kabar terkait cerita detik-detik Bupati Pati, Sudewo kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang digelar di Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1/2026).
Bupati Pati Sudewo Sempat Gagal Digulingkan dan Dijerat, Kini Terciduk OTT KPK Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan

Bupati Pati Sudewo Sempat Gagal Digulingkan dan Dijerat, Kini Terciduk OTT KPK Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan

Bupati Pati Sudewo kini kembali menjadi sorotan setelah terkonfirmasi bahwa menjadi salah satu pihak yang diciduk oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Pati, Jawa Tengah.
Firasat Ayah Rylan Henry Pribadi, Lakukan Hal Ini Berdua Sebelum Sang Anak Meninggal Dunia

Firasat Ayah Rylan Henry Pribadi, Lakukan Hal Ini Berdua Sebelum Sang Anak Meninggal Dunia

Seolah telah menjadi sebuah firasat, Rylan Henry Pribadi sempat menghabiskan momen berdua dengan sang ayah, Reza Pribadi.
Bupati Pati Kena OTT KPK, Ini Sepak Terjang Sudewo di Dunia Politik

Bupati Pati Kena OTT KPK, Ini Sepak Terjang Sudewo di Dunia Politik

Bupati Pati, Sudewo kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, pada Seni (19/1/2026). Sontak, kabar ini begitu menyedot perhatian publik hingga menuai komentar
Update Transfer Resmi Super League Putaran Kedua: Persija Dapat Top Skor dari Maroko, Semen Padang hingga Persis Tambah Amunisi Asing Anyar

Update Transfer Resmi Super League Putaran Kedua: Persija Dapat Top Skor dari Maroko, Semen Padang hingga Persis Tambah Amunisi Asing Anyar

Geliat bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 langsung memanas seiring langkah agresif yang dilakukan tim-tim papan atas hingga papan bawah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT