Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, PDIP Singgung Visi Presiden Prabowo
- Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore
Jakarta, tvOnenews.com - PDIP mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
“PDI Perjuangan turut berempati kepada Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus sebagai korban tindakan pengecut penyiraman air keras yang dilakukan orang tidak dikenal,” kata Ketua DPP PDIP, Ronny Talapessy, Sabtu (14/3/2026).
Dia menilai peristiwa itu menambah daftar panjang serangan dan teror terhadap pihak-pihak yang menyuarakan kritik.
Ronny mengatakan pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto dam aparat penegak hukum perlu mengambil langkah tegas dan serius atas kasus tersebut.
“Menangkap pelaku penyerangan terhadap Andrie Yunus dan mengusut tuntas rangkaian teror yang belakangan kerap dialami warga negara yang menyampaikan pendapat secara kritis,” jelas Ronny.
Dia menjelaskan tradisi berpikir kritis dan kebebasan menyampaikan pendapat telah menjadi bagian dari sejarah berdirinya Republik Indonesia.
Sikap itu juga telah berkontribusi besar terhadap pembangunan bangsa sesuai cita-cita kemerdekaan.
“Menyerang dan melakukan aksi teror terhadap suara-suara kritis warga negara bukan hanya melawan hukum, tetapi juga bentuk pengingkaran terhadap demokrasi, pengingkaran terhadap konstitusi dan cita-cita kemerdekaan,” katanya.
Selain itu, Ronny juga menilai tindakan tersebut bertentangan dengan visi pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam agenda Asta Cita.
Khususnya terkait upaya memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia, serta memperkuat reformasi politik dan hukum.
“Karena itulah demi terpenuhinya visi presiden, seluruh aparat penegak hukum wajib mengusut tuntas dan menjamin tidak boleh terjadi lagi tindakan teror dan perilaku kekerasan yang menimpa warga negara Indonesia,” pungkas Ronny.(saa/raa)
Load more