GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penegakan Hukum Indonesia Dinilai Penuh Praktik Transaksional

Praktisi hukum, Firman Tendri Mangendri menilai penegakan hukum di Indonesia berada dalam situasi sebagai judicial disarray berupa kekacauan sistemik yang membuat hukum berjalan fleksibel, transaksional, dan sangat bergantung pada tekanan publik.
Rabu, 28 Januari 2026 - 04:33 WIB
Penegakan Hukum Indonesia Dinilai Penuh Praktik Transaksional
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com -  Praktisi hukum, Firman Tendri Mangendri menilai penegakan hukum di Indonesia berada dalam situasi sebagai judicial disarray berupa kekacauan sistemik yang membuat hukum berjalan fleksibel, transaksional, dan sangat bergantung pada tekanan publik. 

Firman menilai hukum di Indonesia kerap bergerak bukan karena sistem pengawasan dan penegakan yang solid, melainkan karena perkara menjadi sorotan luas masyarakat semisal fenomena 'no viral, no justice' ketika sebuah kasus tidak mendapatkan perhatian publik, aparat penegak hukum cenderung diam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, dirinya juga menyoroti absennya preseden pengadilan terhadap presiden di Indonesia. 

Hal itu disampaikan Firman dalam diskusi publik bertajuk Akuntabilitas Pemberantasan Korupsi: Mungkinkah Membersihkan dengan Sapu Kotor? yang digelar Jaringan Aktivis dan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Jamki).

"Selama kekuasaan tertinggi tidak tersentuh hukum, prinsip kesetaraan di hadapan hukum hanya akan menjadi jargon. Ia membandingkan Indonesia dengan Korea Selatan dan Malaysia yang pernah memproses mantan pemimpin negaranya secara pidana," kata Firman kepada awak media, Jakarta, Selasa (28/1/2026).

Senada, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santosa turut mengkritik kondisi penegakan hukum di Indonesia.

Sugeng menilai penegakan hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Polri tidak berjalan konsisten dan cenderung selektif. 

"Ketika hukum dijalankan tanpa prinsip keadilan yang setara, ia mudah berubah menjadi alat kekuasaan," kata Sugeng.

Sugeng secara khusus menyoroti kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dinilai terdapat pola penyalahgunaan kewenangan yang sistematis termasuk praktik penyortiran perkara dan keterlibatan jaringan perantara kasus.

“Jika penegakan hukum dijalankan oleh sapu yang kotor, maka yang terjadi bukan pembersihan, melainkan pemindahan kotoran,” ujarnya.

Semengtara itu, Salma Mawavi selaku aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menilai krisis lemahnya pemberantasan korupsi dari sisi akuntabilitas sistem hukum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyoroti banyaknya laporan masyarakat yang disertai data awal, namun tidak pernah ditindaklanjuti oleh aparat.

"Perlunya perubahan strategi gerakan mahasiswa dari sekadar aksi simbolik menuju advokasi berbasis bukti," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Roller Coaster Dedi Kusnandar Bersama Persib Musim 2025-2026: Diawali Cedera, Dipinjamkan Hingga Bawa Juara

Roller Coaster Dedi Kusnandar Bersama Persib Musim 2025-2026: Diawali Cedera, Dipinjamkan Hingga Bawa Juara

Pasang surut karir dijalani gelandang 34 tahun ini pada musim 2025/2026. Dedi Kusnandar sempat menjalani periode putaran pertama yang sulit karena harus berjuang mengembalikan kondisi ke level terbaik.
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
Masa Depan Allegri di AC Milan Terancam usai Gagal Lolos Liga Champions

Masa Depan Allegri di AC Milan Terancam usai Gagal Lolos Liga Champions

Masa depan Massimiliano Allegri di AC Milan mulai berada di ujung tanduk setelah Rossoneri gagal mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Raih Juara, Persib Pertahankan 80 Persen Skuad untuk Musim Depan

Raih Juara, Persib Pertahankan 80 Persen Skuad untuk Musim Depan

Pelatih Persib, Bojan Hodak memang kini masih dalam proses negosiasi perpanjangan kontrak. Namun pria berusia 55 tahun tersebut sudah punya rencana jika dia akhirnya tetap bertahan di Bandung.
Pemerintah Siap Bersih-bersih E-Commerce, Mendag Panggil Seller dan Marketplace Bahas Aturan Baru

Pemerintah Siap Bersih-bersih E-Commerce, Mendag Panggil Seller dan Marketplace Bahas Aturan Baru

Pemerintah mulai mempercepat pembenahan besar-besaran ekosistem perdagangan digital nasional lewat revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31
Argentina Belum Umumkan Skuad, Lionel Messi Berpeluang Pecahkan Rekor Baru Piala Dunia

Argentina Belum Umumkan Skuad, Lionel Messi Berpeluang Pecahkan Rekor Baru Piala Dunia

Kapten Timnas Argentina itu disebut berpeluang mencetak sejarah baru dengan tampil di Piala Dunia untuk keenam kalinya.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mendapat gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Selengkapnya

Viral