News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta disegel Bea Cukai. Terungkap dugaan barang tak bayar bea masuk dan praktik underinvoice impor.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:10 WIB
Di Balik Penyegelan Tiffany & Co di Jakarta, Ini Sosok Pemiliknya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Penyegelan tiga gerai Tiffany & Co. di Jakarta oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta memicu perhatian publik. Brand perhiasan mewah global itu diduga melakukan pelanggaran administrasi impor, mulai dari barang tidak membayar bea masuk hingga praktik underinvoice.

Berikut rangkuman fakta-fakta penting di balik penyegelan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Tiga Gerai Resmi Disegel

Tiga toko resmi Tiffany & Co di Jakarta yang berada di pusat perbelanjaan premium disegel oleh otoritas Bea Cukai. Ketiga lokasi itu adalah Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Pacific Place.

Penyegelan dilakukan sebagai langkah penindakan administratif atas dugaan pelanggaran kepabeanan terkait impor barang mewah.

2. Dugaan Barang Tak Bayar Bea Masuk

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya temuan pelanggaran dalam proses impor barang yang dijual di gerai tersebut.

Menurutnya, sebagian besar barang yang masuk terindikasi tidak membayar kewajiban bea masuk sebagaimana mestinya. Ketika diminta menunjukkan dokumen impor dan formulir perdagangan, pihak toko disebut tidak dapat memperlihatkannya.

“Sebagian besar yang masuk itu barangnya memang nggak bayar. Disuruh kasih lihat form perdagangannya, impornya, mereka nggak bisa tunjukkan,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Temuan ini memunculkan dugaan adanya barang selundupan yang beredar di gerai tersebut.

3. Indikasi Underinvoice

Selain dugaan barang yang tidak membayar bea masuk sama sekali, Bea Cukai juga menemukan indikasi praktik underinvoice.

Underinvoice merupakan praktik mencantumkan nilai barang lebih rendah dari harga sebenarnya untuk mengurangi kewajiban pajak dan bea masuk.

“Ada yang penuh betul-betul selundupan, ada yang cuma bayarnya under invoicing. Itu kelihatan semua,” ungkap Purbaya.

Artinya, tidak semua barang diduga masuk tanpa membayar pajak, namun terdapat indikasi pembayaran yang tidak sesuai dengan nilai riil barang.

4. Gabungan Bea Cukai dan Pajak

Purbaya menyebut penanganan kasus ini tidak hanya melibatkan Bea Cukai, tetapi juga berpotensi melibatkan otoritas pajak.

Menurutnya, praktik underinvoice berdampak langsung pada penerimaan negara, baik dari sisi bea masuk maupun pajak.

“Nanti gabung Bea Cukai dan Pajak,” ujarnya.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan pengawasan terhadap impor barang mewah di Indonesia.

5. Bukan Pidana, Masih Ranah Administratif

Meski penyegelan dilakukan, kasus ini disebut masih berada dalam ranah pelanggaran administratif, bukan pidana. Pihak manajemen diberi ruang untuk memberikan klarifikasi kepada otoritas.

Namun demikian, jika ditemukan unsur pidana dalam proses pendalaman, tidak menutup kemungkinan penanganannya dapat berkembang lebih lanjut.

6. Pesan Keras untuk Pelaku Usaha

Purbaya menegaskan bahwa tindakan terhadap Tiffany & Co menjadi peringatan bagi pelaku usaha lain agar mematuhi aturan kepabeanan.

Ia menyebut praktik tidak fair dalam pembayaran pajak dan bea masuk berkontribusi terhadap turunnya penerimaan negara.

“Ini pesan yang baik terhadap pelaku bisnis yang nggak terlalu fair. Ke depan hal-hal seperti itu nggak bisa mereka lakukan lagi,” tegasnya.

Ia bahkan mengklaim ada pelaku usaha yang mulai “insaf” dan bersedia melunasi kewajiban setelah adanya penindakan tegas.

7. Brand Global dengan Reputasi Mewah

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan Tiffany & Co, brand perhiasan asal Amerika Serikat yang berdiri sejak 1837 dan kini berada di bawah naungan grup mewah asal Prancis, LVMH.

Secara global, Tiffany & Co mengoperasikan lebih dari 300 toko ritel di berbagai negara dan dikenal sebagai simbol kemewahan internasional, terutama untuk cincin pertunangan dan koleksi berlian premium.

Di Indonesia, brand ini menyasar segmen menengah atas dengan produk bernilai jutaan hingga puluhan juta rupiah.

8. Pengawasan Impor Barang Mewah Diperketat

Penyegelan tiga gerai di Jakarta menandai semakin ketatnya pengawasan terhadap impor barang mewah. Otoritas menegaskan bahwa reputasi global sebuah merek tidak menghilangkan kewajiban untuk patuh terhadap regulasi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini sekaligus menjadi ujian bagi tata kelola distribusi barang mewah di Indonesia. Publik kini menanti hasil klarifikasi dari pihak manajemen serta langkah lanjutan dari otoritas Bea Cukai dan pajak.

Di tengah citra prestise dan kemewahan yang melekat pada Tiffany & Co, kasus ini menunjukkan bahwa kepatuhan administrasi tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan bisnis di Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut Oktober Bahagia! 4 Zodiak Paling Beruntung soal Keuangan di Bulan ke-10 2026 

Sambut Oktober Bahagia! 4 Zodiak Paling Beruntung soal Keuangan di Bulan ke-10 2026 

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling beruntung soal keuangan di bulan Oktober 2026. Ada zodiakmu?
Upaya Dorong Kesadaran Lingkungan, Waste Station Jadi Fasilitas Memilah Sampah

Upaya Dorong Kesadaran Lingkungan, Waste Station Jadi Fasilitas Memilah Sampah

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) bersama Rekosistem meluncurkan Waste Station Indofood di kawasan RDTX Place, Satrio, Jakarta.
Heboh Link Video Bilqis Selebgram Banyuwangi, Waspada Jebakan Scam dan Phishing di Balik Tautan Viral

Heboh Link Video Bilqis Selebgram Banyuwangi, Waspada Jebakan Scam dan Phishing di Balik Tautan Viral

Link video Bilqis Banyuwangi ramai dicari di media sosial. Warganet perlu waspada karena tautan viral dapat dimanfaatkan sebagai umpan scam, phishing, hingga
Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal ke Perempat Final

Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal ke Perempat Final

Klasemen akhir babak fase grup voli putra Asian Games 2026, di mana Timnas Voli Indonesia gagal menjadi dua tim terbaik dari Pool B sehingga gagal lolos ke babak perempat final.
3 Fakta Terkuak Soal Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut', Nama Baik Dicatut Isu Viral Hingga Pelaku Ditahan Polisi

3 Fakta Terkuak Soal Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut', Nama Baik Dicatut Isu Viral Hingga Pelaku Ditahan Polisi

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak gempar di berbagai ..
Baku Tembak di Intan Jaya, Pentolan OPM Hermanus Hogajau dan Tiga Anggotanya Tewas

Baku Tembak di Intan Jaya, Pentolan OPM Hermanus Hogajau dan Tiga Anggotanya Tewas

Aparat pertahanan di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III berhasil menembak mati pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Hermanus Hogajau alias Pontianus Hogajau, beserta tiga bawahannya di kawasan Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral