GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi Bocah di Sukabumi Wafat Dipaksa Minum Air Panas, Rieke Minta Warganet Tahan Diri Dulu soal Ibu Tiri

Sambil terbata-bata menahan rasa sakit, NS bocah di Sukabumi yang kondisinya terbaring kritis sempat mengungkap bahwa ibu tiri menyuruh dia meminum air panas.
Senin, 23 Februari 2026 - 12:29 WIB
Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka
Sumber :
  • Kolase - Istimewa

Sukabumi, tvOnenews.com - Peristiwa kematian NS (13), remaja di Jampang Kulon, Sukabumi, Jawa Barat, masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan banyak warganet, Senin (23/2/2026).

Kematian NS tersebut menyeret nama TR (46), ibu tiri NS yang diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pelajar di salah satu pondok pesantren itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu terungkap dari pengakuan NS sebelum wafat, tepatnya saat NS dirawat kritis di RSUD Jampang Kulon dan meninggal setelah 8 jam. 

Di sekujur tubuhnya ditemukan luka bakar yang diduga akibat siraman air panas, dan korban sempat mengaku dianiaya TR si ibu tiri.

Sambil terbata-bata menahan rasa sakit, NS dalam kondisi terbaring kritis sebelum wafat sempat mengungkap bahwa ibu tirinya sempat menyuruh dia meminum air panas.

"Disuruh makan (minum) cai panas (air panas) ku Mamah (sama Mamah)," kata NS, beberapa Waktu lalu.

Setelah NS meninggal, kasus kematiannya tersebut tetap diperkarakan Polres Sukabumi.

Adapun si ibu tiri TR, kini menyandang status terlapor, penyidik masih terus melakukan sinkronisasi data secara maraton. Meski video pengakuan korban sebelum wafat telah viral dan menjadi konsumsi publik, kepolisian tetap bersandar pada hasil laboratorium forensik.

Beredar Video KDRT, Rieke Diah Pitaloka Ajak Warganet Bijak Menyikapi Kasus Kematian NS

Sejumlah warganet baru-baru ini dibuat geram dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan kekejaman seorang Wanita yang melempar suatu barang ke arah seseorang yang dinarasikan sebagai NS.

Namun video viral tersebut tidak terlalu jelas dan juga belum bisa dikonfirmasi secara langsung, sehingga belum bisa dikatakan bahwa itu bagian dari aksi KDRT di kasus kematian NS.

Hal itu dikatakan langsung oleh Anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka.

Menurut Rieke, warganet harus tetap bijak dan tidak mudah terpengaruh opini yang belum terverifikasi, namun tetp focus mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan berkeadilan.

"Yuk kita semua tetap bijak dan tidak mudah terpengaruh opini yang belum terverifikasi. Kawal proses hukum agar berjalan transparan dan berkeadilan. Kebenaran harus diungkap secara jelas," tulis Rieke Diah Pitaloka, di akun Instagram miliknya @riekediahp, Senin (23/2/2026).

Sementara itu, secara personal, Rieke juga menyampaikan ucapan duka cita untuk NS yang kini sudah wafat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"Nizam, maafkan kami yang tidak bisa memberi kehidupan yang seharusnya melindungimu. Insya Allah kami kawal kata-kata terakhirmu. Kami kejar siapa pelaku yang merenggut hidupmu, Nak. Sekarang tak ada lagi rasa sakit, hidup dalam dekapanNya, damai abadi Nak. Ibu memelukmu dalam doa. Alfatihah buat ananda Nizam," kata Rike. (abs) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Umumkan Jadwal Pertandingan FIFA Series, John Herdman Debut Bersama Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts and Nevis

FIFA Umumkan Jadwal Pertandingan FIFA Series, John Herdman Debut Bersama Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts and Nevis

FIFA kembali menggelar FIFA Series untuk mengisi FIFA Matchday edisi Maret 2026. Timnas Indonesia menjadi satu dari 11 negara tuan rumah yang menjamu enam konfederasi di bawah naungan FIFA. 
DPR Ingatkan Hakim PN Batam, Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan Harus Jadi Opsi Terakhir

DPR Ingatkan Hakim PN Batam, Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan Harus Jadi Opsi Terakhir

Tuntutan hukuman mati terhadap Anak Buah Kapal (ABK) Fandi Ramadan dalam kasus penyelundupan hampir 2 ton sabu di Pengadilan Negeri Batam menuai sorotan DPR RI.
Gelar Kuliah Umum, Gubernur Lemhanas Ungkap 3 Pesan Utama dari SBY

Gelar Kuliah Umum, Gubernur Lemhanas Ungkap 3 Pesan Utama dari SBY

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan tiga pesan utama dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada kuliah umum hari ini.
Nasib Luciano Spalletti dan CEO Juventus di Ujung Tanduk Jelang Laga Kontra Galatasaray

Nasib Luciano Spalletti dan CEO Juventus di Ujung Tanduk Jelang Laga Kontra Galatasaray

Kabar dari Italia mengatakan bahwa pemilik Juventus, John Elkann, akan membuat penilaian pada pekan ini. Nasib Luciano Spalletti beserta CEO Damien Comolli berada di ujung tanduk.
Liga Champions: Inter Milan Dapat Kabar Baik Jelang Misi Kejar Agregat 1-3 di San Siro, Nerazzurri Ketambahan Amunisi Penting

Liga Champions: Inter Milan Dapat Kabar Baik Jelang Misi Kejar Agregat 1-3 di San Siro, Nerazzurri Ketambahan Amunisi Penting

Inter Milan mendapatkan suntikan moral penting jelang laga penentuan melawan FK Bodo/Glimt. Kabar baik itu datang dari kembalinya Denzel Dumfries.
RC16 KTM Masih Meragukan, Pedro Acosta Terang-terangan Sebut Ducati dan Aprilia Masih Jadi Patokan di MotoGP 2026

RC16 KTM Masih Meragukan, Pedro Acosta Terang-terangan Sebut Ducati dan Aprilia Masih Jadi Patokan di MotoGP 2026

Pedro Acosta menilai Ducati dan Aprilia masih jadi dua tim terkuat di MotoGP 2026.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT