GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik MBG Memanas, Respons Seskab Teddy, Said Abdullah Akui DPR Ikut Setujui Anggaran MBG

Polemik soal dugaan pemotongan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir. Setelah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Sabtu, 28 Februari 2026 - 01:30 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik soal dugaan pemotongan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir.

Setelah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah tudingan tersebut, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah angkat bicara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Said yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa anggaran MBG memang dibahas dan disetujui bersama antara pemerintah dan DPR dalam APBN 2025 dan 2026.

"Saya mengamini apa yang disampaikan oleh Pak Teddy Menseskab, bahwa anggaran MBG dibahas dan disetujui bersama antara pemerintah dan DPR sejak 2025, dan 2026, sebagaimana yang tertuang dalam APBN. Seluruh fraksi bulat menyetujui APBN tahun 2025 dan 2026, yang didalamnya menganggarkan MBG," ucap Said saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).

"Dengan demikian, saya dan seluruh anggota DPR bertanggungjawab secara etik dan konstitusional atas persetujuan anggaran MBG," sambungnya.

Ia menegaskan DPR tidak akan lepas tangan terhadap program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut.

"Kami di DPR, terutama saya selaku Ketua Banggar DPR tidak akan berpaling soal anggaran MBG. Apalagi dalam pembahasan dengan pemerintah, DPR memandang penting adanya Program MBG yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo," kata Said.

Namun demikian, Said mengingatkan bahwa sejatinya hadirnya program ini diniatkan sebagai intervensi perbaikan gizi untuk anak-anak di Indonesia. Oleh karenanya DPR menyetujui anggaran tersebut.

"Dan kita mendukung atas hal itu. Kalau tidak mendukung tidak mungkin kami setujui pada APBN," ujarnya.

Hanya saja, Said memberi catatan tegas soal pelaksanaan di lapangan.

"Saya tegaskan kembali, kita mengamini apa yang disampaikan Pak Menseskab bahwa anggaran MBG disetujui bersama antara pemerintah dan DPR. Namun kita berikan catatan soal MBG adalah tata kelolanya. Tata kelola MBG perlu diperbaiki agar apa yang diniatkan intervensi gizi oleh Presiden Prabowo dapat tercapai," tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Teddy membantah keras narasi yang menyebut MBG menggerus anggaran pendidikan hingga Rp223,5 triliun pada APBN 2026.

Ia justru menyebut tudingan itu sebagai narasi keliru.

"Saya ingin meluruskan pemahaman dan narasi yang keliru. Tentang apa? Jadi, kemarin ada pihak, sedikit pihak yang menyampaikan bahwa program makan bergizi gratis itu mengurangi program dan anggaran pendidikan. Sehingga sekolah terbengkalai, kemudian guru-guru tidak diperhatikan. Jadi, saya mau jawab itu narasi yang keliru," tegas Teddy.

Ia memastikan tidak ada program pendidikan yang dihentikan.

"Kemudian pertanyaannya adalah, apakah program makan bergizi ini mengurangi program pendidikan? Saya jawab, tidak. Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah," ucapnya.

Teddy juga mencontohkan sejumlah program seperti Kartu Indonesia Pintar dan Program Indonesia Pintar tetap berjalan, bahkan ditambah dengan Sekolah Rakyat.

PDIP Sebut MBG Caplok Anggaran Pendidikan

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti program MBG yang disebut menggunakan anggaran dari pos pendidikan.

Ketua DPP PDIP, MY Esti Wijayati, yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, secara terbuka membenarkan bahwa dana MBG memang diambil dari pos anggaran pendidikan.

Ia menilai langkah itu menjadi ironi di tengah masih banyaknya sekolah rusak dan keluhan kesejahteraan guru.

Esti mengaku kebanjiran pertanyaan warga yang bingung dengan simpang siur informasi di media sosial.

"Di WA (WhatsApp) saya pun sangat banyak yang menanyakan untuk memperjelas. Ada yang panggil Mbak, Bu, atau Bunda. 'Bunda, ini beritanya katanya MBG itu tidak mengambil anggaran pendidikan, yang benar yang mana toh Bun?' sambil menyertakan berita-berita dari medsos," ungkap Esti dalam konferensi pers di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menjawab kebingungan itu, Esti menegaskan program MBG memang memotong porsi anggaran pendidikan. Karena itu, Fraksi PDIP merasa perlu meluruskan narasi yang dinilai tidak sesuai fakta.

Menurutnya, penggunaan dana triliunan rupiah dari pos pendidikan patut disayangkan. Sebab, hingga kini masih banyak sekolah di berbagai daerah yang kondisinya memprihatinkan.

"Kita bisa melihat banyak tempat di berbagai wilayah, sekolah-sekolah masih kita lihat sangat tidak layak, apalagi bicara soal sarana prasarananya. Kawan-kawan bisa melihat bagaimana (berita) yang muncul di Nusa Tenggara Timur yang jauh di sana, dan beberapa wilayah lainnya," papar Esti.

Ia menilai, jika anggaran pendidikan tidak dipecah untuk program lain, pemerintah seharusnya bisa lebih fokus pada pemerataan fasilitas dan revitalisasi bangunan sekolah.

"Maka kita berpikiran, alangkah indahnya jika anggaran pendidikan ini bisa kita optimalkan dengan sungguh-sungguh untuk memenuhi minimnya fasilitas pendidikan kita di berbagai wilayah," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya soal infrastruktur, Esti juga menyoroti kesejahteraan guru yang dinilai belum sebanding dengan besarnya anggaran pendidikan. Ia meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan tenaga pendidik.

"Kita juga perlu mendengarkan begitu banyak keluhan yang masuk terkait dengan kepantasan, bagaimana penghormatan kita terhadap guru-guru yang ada," tegas Esti. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trump Umumkan Perang Terbuka dan Serangan Militer Masif ke Iran

Trump Umumkan Perang Terbuka dan Serangan Militer Masif ke Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan bahwa angkatan bersenjata AS telah meluncurkan operasi tempur berskala besar di wilayah Iran. 
Korban Pelecehan Seksual di KRL Gerah Pelaku Tak Merasa Bersalah usai Ditangkap KAI Commuter: Dia Senyum Aja

Korban Pelecehan Seksual di KRL Gerah Pelaku Tak Merasa Bersalah usai Ditangkap KAI Commuter: Dia Senyum Aja

Korban dugaan pelecehan seksual di Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Bogor, menyoroti gelagat terduga pelaku pasca ditangkap KAI Commuter di Polres Depok.
Pedro Acosta Ungkap Kunci Kemenangan Dramatis Lawan Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Pedro Acosta Ungkap Kunci Kemenangan Dramatis Lawan Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Pedro Acosta mengakhiri sprint race MotoGP Thailand 2026 dengan kemenangan dramatis setelah manuver agresifnya memaksa Marc Marquez (Ducati) turun satu posisi.
Di Hadapan Media Serie A, Jay Idzes Singgung soal Suporter Timnas Indonesia: 'Dimana Ada Oksigen, Di Situ Ada'

Di Hadapan Media Serie A, Jay Idzes Singgung soal Suporter Timnas Indonesia: 'Dimana Ada Oksigen, Di Situ Ada'

Bek US Sassuolo Jay Idzes mengakui bahwa Timnas Indonesia memiliki basis suporter yang luar biasa besar dan fanatik. Hal tersebut ia sampaikan dalam wawancara -
Jay Idzes Pamer Fanatisme Suporter Timnas Indonesia di Hadapan Serie A: Mereka di Mana-mana

Jay Idzes Pamer Fanatisme Suporter Timnas Indonesia di Hadapan Serie A: Mereka di Mana-mana

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkap fanatisme luar biasa suporter Garuda saat diwawancarai Serie A. Begini katanya.
Presiden Prabowo Jalani 8 Program Unggulan, Ekonom Sarankan Evaluasi Hingga Reshuffle Menteri

Presiden Prabowo Jalani 8 Program Unggulan, Ekonom Sarankan Evaluasi Hingga Reshuffle Menteri

Adidaya Institute meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap sejumlah kementerian yang mengurusi delapan (8) program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Trending

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Kabar mengenai seorang menantu yang berani perkosa terhadap ibu mertuanya. Hingga tanggapan Kemenkum mengenai status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas
Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Kasus pembacokan dilakukan mahasiswa berinisial R (22) kepada mahasiswi berinisial F (23) di area Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau)
FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA menutup peluang naturalisasi pemain keturunan yang sedang gacor di Liga Inggris usai tampil untuk timnas senior. Harapan fans Timnas Indonesia pun sirna.
Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Tak disangka-sangka, ternyata Timnas Indonesia bisa melangkahi Korea Selatan dan Jepang dalam perkara ini. Hanya Timnas Indonesia yang bisa begini di Asia.
Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris curiga dengan Elkan Baggott dan sebut tak punya masa depan di Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia disarankan segera pindah agar dapat bermain.
Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders ikut menyoroti euforia Bobotoh usai kemenangan telak Persib Bandung atas Madura United. Pada pekan ke-23 Super League -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT