News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Kebijakan Publik Dorong Langkah Tegas Pemerintah Pusat Terhadap Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin

Persoalan mengenai Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sulawesi Utara kini kembali mendapatkan perhatian luas dari masyarakat.
Kamis, 12 Maret 2026 - 20:29 WIB
Pemerintah Pusat Diharapkan Turun Tangan Terkait Penertiban Tambang Emas Tanpa Izin.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Persoalan mengenai Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sulawesi Utara kini kembali mendapatkan perhatian luas dari masyarakat. 

Praktik tambang yang tidak berizin tersebut dinilai berdampak pada kerusakan ekosistem lingkungan serta potensi hilangnya kekayaan sumber daya alam yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik, Halma J Putro, memberikan pandangannya mengenai situasi ini. 

Ia menekankan bahwa aktivitas ilegal yang dapat bertahan dalam kurun waktu lama mengindikasikan perlunya pengawasan yang lebih mendalam dari pihak berwenang.

“Jika praktik ini terus berlangsung tanpa penindakan, patut diduga ada pihak-pihak tertentu yang memberikan perlindungan,” ujar Halma, dikutip Kamis (12/3).

Melihat kondisi tersebut, Halma mendorong agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan nyata dan tegas sesuai dengan koridor hukum yang berlaku terhadap siapa pun yang terlibat.

Ia juga mengusulkan agar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan perhatian khusus melalui peninjauan langsung atau inspeksi mendadak ke titik-titik pertambangan di Sulawesi Utara. 

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penegakan aturan berjalan secara konsisten di tingkat daerah maupun provinsi.

“Perlu ada sidak langsung dari pemerintah pusat untuk memastikan apakah ada permainan antara pemerintah daerah atau provinsi dengan oknum aparat seperti TNI atau Polri dalam aktivitas tambang ilegal tersebut,” tegasnya.

Selain mendorong adanya inspeksi, Halma berharap kementerian terkait segera melakukan penertiban terhadap seluruh kegiatan tambang emas ilegal di wilayah tersebut. 

Dukungan dari jajaran TNI dan Polri juga dinilai sangat krusial untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat dari dampak buruk kerusakan lingkungan.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar instansi hukum melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan terhadap aset pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pusaran praktik ilegal ini guna mencegah adanya unsur Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Upaya ini, menurut Halma, merupakan bagian dari fungsi kontrol masyarakat untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan memastikan kekayaan alam dikelola sesuai peruntukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penegakan hukum yang kuat diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik serta melindungi sumber daya alam Indonesia agar tetap terjaga demi masa depan bangsa.

ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kalangan aktivis, akademisi, mahasiswa, hingga rekan-rekan media untuk bersama-sama mengawal isu ini agar langkah penertiban tambang emas ilegal di Sulawesi Utara dapat membuahkan hasil yang maksimal. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebanyak 60 persen Rakyatnya Petani, Gubernur Sherly Tjoanda ingin Bangun Infrastruktur: Keterbatasan Jual ke Pasar

Sebanyak 60 persen Rakyatnya Petani, Gubernur Sherly Tjoanda ingin Bangun Infrastruktur: Keterbatasan Jual ke Pasar

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara ingin membangun infrastruktur secara masif. Guna membangun ekonomi dari berbagai sektor.
Evakuasi KRL di Stasiun Bekasi Timur Masih Berlangsung, Pelayanan Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Evakuasi KRL di Stasiun Bekasi Timur Masih Berlangsung, Pelayanan Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Bekasi

PT KAI masih melangsungkan proses evakuasi rangkaian KRL pascaperistiwa kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi. 
KOVO Resmi Ubah Regulasi: Aturan Pembatasan Gaji Pemain Hingga Tim Juara Wajib Ikuti Ajang Internasional

KOVO Resmi Ubah Regulasi: Aturan Pembatasan Gaji Pemain Hingga Tim Juara Wajib Ikuti Ajang Internasional

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) resmi mengumumkan adanya perubahan regulasi. Salah satunya ialah diberlakukannya pembatasan gaji pemain agen bebas (Free Agent/FA) setelah musim 2026-2027.
Harga Emas Antam Hari Ini 29 April 2026 Anjlok Rp30.000, Buyback Ikut Turun

Harga Emas Antam Hari Ini 29 April 2026 Anjlok Rp30.000, Buyback Ikut Turun

Harga emas Antam hari ini 29 April 2026 anjlok Rp30.000. Kini harganya menjadi Rp2.784.000 per gram.
Tim Bulu Tangkis Indonesia Cetak Sejarah Buruk Usai Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas 2026

Tim Bulu Tangkis Indonesia Cetak Sejarah Buruk Usai Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas 2026

Tim bulu tangkis putra Indonesia mencatatkan sejarah buruk setelah tersingkir di babak fase grup Piala Thomas 2026.
Gaji 3.823 Tenaga Honorer Belum Dibayarkan Dua Bulan, Dedi Mulyadi: Saya Harus Minta Surat MenPAN-RB untuk Provinsi Jawa Barat, Bagaimana Nasibnya?

Gaji 3.823 Tenaga Honorer Belum Dibayarkan Dua Bulan, Dedi Mulyadi: Saya Harus Minta Surat MenPAN-RB untuk Provinsi Jawa Barat, Bagaimana Nasibnya?

Gaji 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat belum dibayarkan dua bulan, yakni periode Maret dan April 2026. 

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Selengkapnya

Viral