News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaji 3.823 Tenaga Honorer Belum Dibayarkan Dua Bulan, Dedi Mulyadi: Saya Harus Minta Surat MenPAN-RB untuk Provinsi Jawa Barat, Bagaimana Nasibnya?

Gaji 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat belum dibayarkan dua bulan, yakni periode Maret dan April 2026. 
Rabu, 29 April 2026 - 09:36 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Pemprov Jabar

Jakarta, tvOnenews.com - Gaji 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat belum dibayarkan dua bulan, yakni periode Maret dan April 2026. 

Persoalan gaji ribuan tenaga honorer di Jawa Barat belum dibayarkan ini berakar dari aturan yang melarang pemerintah daerah mempekerjakan tenaga honorer setelah pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini memicu kebuntuan. Pasalnya, di sisi lain, kondisi di lapangan masih sangat bergantung pada tenaga non-ASN. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah cepat dengan menghubungi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.

Dalam pernyataan beberapa waktu lalu, Kang Dedi Mulyadi atau KDM berencana untuk menemui Rini. 

Saat ini, KDM mengatakan dirinya masih menunggu pesan singkat yang dikirimnya melalui WhatsApp direspons oleh MenPAN-RB terkait nasib ribuan tenaga honor di Disdik Jawa Barat agar bisa segera cair.

Menurut KDM, kebuntuan komunikasi ini sedikit banyak menghambat upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencairkan upah para guru dan tenaga kependidikan non-PPPK karena adanya risiko jeratan hukum terkait administrasi keuangan negara.

"Saya sudah (kirim) WhatsApp. Bu MenPAN-RB belum jawab," kata KDM, Selasa (28/4/2026). 

KDM menyebut meski anggaran tersedia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak berani mengambil langkah sepihak untuk membayarkan gaji tersebut.

Pasalnya, ada regulasi dari pusat yang melarang pembayaran tenaga honorer pascapengangkatan PPPK sehingga pencairan dana tanpa diskresi menteri berpotensi menjadi temuan penyimpangan.

"Ya minta nanti. Saya harus minta surat MenPAN-RB untuk Provinsi Jawa Barat, bagaimana nasibnya? Karena nanti kalau kami melakukan pembayaran (bisa) disalahkan," terangnya. 

Menurut Dedi Mulyadi, pertemuan dengan Menteri PAN-RB menjadi agenda mendesak pekan ini untuk mencari payung hukum atau jalan tengah agar hak mereka bisa segera dipenuhi tanpa melanggar aturan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemerintah daerah wajib berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan tata kelola keuangan tetap berada pada jalur yang benar.

"Pemerintah harus berdiskusi dengan pusat guna mencari jalan tengah," pungkasnya. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Menurut Sandhi, dugaan sementara mengarah pada masalah teknis berupa gangguan kelistrikan pada taksi listrik tersebut,
Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Menurut Dedi Mulyadi, penyelesaian persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu institusi. Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, operator perkeretaapian, pemerintah daerah, hingga warga sekitar jalur rel.
Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

KNVB tidak akan menginginkan NAC Breda untuk memenangkan tuntutan dalam kasus Dean James. Sebab, hal itu akan berdampak kepada Liga Belanda secara keseluruhan.
Daftar Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Uber 2026: Ada Indonesia

Daftar Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Uber 2026: Ada Indonesia

Berikut daftar tim bulu tangkis putri yang berhasil lolos ke babak perempat final Piala Uber 2026. Salah satunya Indonesia.
Supir Angkot di Bandung Bikin Dedi Mulyadi Kaget Bukan Main: Sudah Aki-aki Masih Punya Anak Sekolah?

Supir Angkot di Bandung Bikin Dedi Mulyadi Kaget Bukan Main: Sudah Aki-aki Masih Punya Anak Sekolah?

Seorang supir angkot di Bandung bikin Dedi Mulyadi terkaget-kaget. Supir angkot tersebut bernama Ki Iping dan diketahui saat ini punya anak yang masih sekolah.
Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Keturunan Maluku Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Eropa

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Keturunan Maluku Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Eropa

Perburuan pemain jelang bursa transfer mulai memanas dan nama Jayden Oosterwolde tengah jadi sorotan. Bek keturunan yang tolak bela Garuda itu diincar PSG.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral