News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyintas Banjir Aceh Tamiang Bertahan di Huntara, Hidup dari Bantuan Sembako

Banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra tidak hanya merendam rumah dan fasilitas publik, tetapi juga memutus mata pencaharian warga.
Jumat, 13 Maret 2026 - 21:08 WIB
Penyintas Banjir Aceh Tamiang Bertahan di Huntara, Hidup dari Bantuan Sembako.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra tidak hanya merendam rumah dan fasilitas publik, tetapi juga memutus mata pencaharian warga. 

Sejumlah keluarga penyintas kini bertahan di hunian sementara (huntara) dengan mengandalkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Huntara Aceh Tamiang, kisah perjuangan dialami pasangan Jali Saputra dan Nurmalina. Sebelum banjir terjadi, Jali bekerja sebagai cleaning service di sebuah rumah sakit. 

Namun, ia terpaksa berhenti bekerja setelah mengalami saraf kejepit akibat terjatuh saat bekerja.

Saat banjir datang, kondisi fisik Jali yang lemah membuatnya harus diselamatkan oleh anaknya.

“Waktu tengah malam, ketika air banjir sudah hampir merendam rumah, saya digendong anak laki-laki saya untuk naik ke sampan yang bocor demi menyelamatkan diri,” ujar Jali.

Sejak saat itu kehidupan keluarga mereka semakin berat. Jali tidak lagi mampu bekerja, sementara lima anaknya masih membutuhkan biaya hidup dan pendidikan. 

Dalam kondisi tersebut, Nurmalina mengambil alih peran sebagai pencari nafkah.

Ia kini bekerja sebagai cleaning service di rumah sakit yang sama dengan tempat suaminya dulu bekerja. Setiap hari Nurmalina harus menempuh perjalanan dari huntara menuju kota menggunakan sepeda motor tua.

“Alhamdulillah pihak rumah sakit memberi kesempatan istri saya menggantikan saya bekerja. Tapi kadang saya tidak tega, karena jaraknya dari Huntara ke rumah sakit cukup jauh,” tutur Jali.

Penghasilan sang istri sebagian besar disimpan untuk biaya pendidikan anak-anak dan pengobatan Jali. Sementara kebutuhan makan sehari-hari keluarga ini bergantung pada bantuan yang datang.

“Alhamdulillah dari istri kerja kami simpan untuk keperluan anak dan pengobatan. Kalau untuk makan sehari-hari kami makan apa yang kami punya, contohnya dari bantuan sembako dan bagi-bagi takjil seperti ini,” ujarnya.

Bantuan sembako tersebut salah satunya datang dari BSI Maslahat bersama Bank Syariah Indonesia yang menyalurkan paket kebutuhan pokok bagi warga penyintas banjir di Huntara Aceh Tamiang. 

Paket bantuan berisi beras, minyak goreng, gula, mi instan, susu hingga ikan kaleng.

Tak hanya keluarga Jali, pasangan Predy Sanjaya dan Tiara juga mengalami nasib serupa. Rumah mereka di Kampung Dalam hilang diterjang banjir bandang dalam waktu singkat.

Predy mengaku kehilangan rumah bukan hal paling menyakitkan baginya. Ia justru terpukul melihat anak-anak menangis kelaparan di pengungsian.

“Saya masih bisa tahan melihat rumah kami terendam banjir. Tapi yang paling tidak sanggup saya dengar adalah tangisan anak-anak di pengungsian. Suara tangisan mereka bersahut-sahutan. Mereka lapar, tapi saat itu bantuan belum ada yang sampai,” ungkap Predy.

Tiara juga mengingat masa-masa sulit saat hari-hari pertama di pengungsian. Selama tiga hari, mereka terpaksa bertahan dengan bahan makanan seadanya.

“Selama tiga hari kami di pengungsian, kami makan apa saja yang ada. Beras yang sudah terendam lumpur kami coba bersihkan, kami saring air banjir agar layak diminum tapi ternyata airnya tetap kotor. Begitupun anak-anak, mereka makan dan minum seperti itu juga. Kami tidak punya pilihan, dari pada mereka kelaparan,” ujar Tiara.

Kini keluarga Predy tinggal di huntara, namun kondisi ekonomi mereka belum pulih. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Predy sesekali mencari pekerjaan serabutan di kota.

“Akibat banjir ini, mata pencaharian saya jadi hilang. Kalau belum ada lagi bantuan datang, saya pergi ke kota Langsa, saya kerjakan apa saja yang bisa saya kerjakan, yang penting bisa untuk beli popok dan susu anak,” kata Predy.

Bantuan sembako yang datang menjadi penopang utama bagi keluarga tersebut, terutama selama Ramadan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah hadirnya bantuan sembako ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” ujar Tiara.

Meski kehilangan rumah dan pekerjaan, para penyintas di Huntara Aceh Tamiang tetap berupaya bertahan demi keluarga dan anak-anak mereka sambil menunggu kondisi kehidupan perlahan pulih kembali. (rpi/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bagaimana Cara Cek Bansos PKH Tahap 4 Oktober 2026 Lewat HP? Cukup Pakai NIK KTP

Bagaimana Cara Cek Bansos PKH Tahap 4 Oktober 2026 Lewat HP? Cukup Pakai NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 Oktober 2026 lewat HP cukup pakai NIK KTP. Simak panduan situs dan aplikasi Cek Bansos, jadwal pencairan, serta solusi jika nama tidak terdaftar.
I.League Beberkan Mekanisme 3 Pemain Asing di League Cup, Tim Super League Ternyata Bisa Gonta-ganti dengan Syarat

I.League Beberkan Mekanisme 3 Pemain Asing di League Cup, Tim Super League Ternyata Bisa Gonta-ganti dengan Syarat

I.League menetapkan batas tiga pemain asing di League Cup 2026/2027. Klub boleh mengganti nama yang didaftarkan pada periode pendaftaran kedua Januari 2027.
Minola Sebayang Luruskan soal Harta Gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah, Ini Penjelasannya

Minola Sebayang Luruskan soal Harta Gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah, Ini Penjelasannya

Minola Sebayang menjelaskan harta gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah, termasuk status rumah Cilandak, Rempoa, serta tawaran vila Sukabumi.
Wamenhaj Imbau Calon Jemaah Umrah Tidak Menggunakan Maskapai Transit di Tengah Konflik Timur Tengah

Wamenhaj Imbau Calon Jemaah Umrah Tidak Menggunakan Maskapai Transit di Tengah Konflik Timur Tengah

Kemenhaj juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memantau perkembangan situasi. Tujuannya melindungi calon jemaah umrah.
KPK Kembali Periksa Sestama BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana

KPK Kembali Periksa Sestama BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dugaan kasus dana siap pakai (DSP) kebencanaan di BNPB. Dalam menggali
Ferrari Wujudkan Reuni Mercedes di F1 2026, Lewis Hamilton Kembali Bekerja Sama dengan Sosok Penting di Silver Arrows

Ferrari Wujudkan Reuni Mercedes di F1 2026, Lewis Hamilton Kembali Bekerja Sama dengan Sosok Penting di Silver Arrows

Demi meningkatkan performa tim di gelaran F1 2026 ini, Ferrari kembali mendatangkan sosok penting di penghujung musim.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Dirtipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Minyak Olahan Ilegal Pasokan Kontraktor Tambang di Sumsel

Dirtipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Minyak Olahan Ilegal Pasokan Kontraktor Tambang di Sumsel

Minyak mentah ini diketahui secara ilegal atau tanpa izin diolah secara tradisional dengan cara dimasak hingga menghasilkan produk turunan berupa bensin, minyak tanah, dan solar, serta tanpa pengelolaan limbah B3. 
Selengkapnya

Viral