News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kolaborasi Sekolah dan Densus 88, Guru Dibekali Strategi Deteksi Dini Radikalisme di Kalangan Remaja

Bersama tim Densus 88, sekolah mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya peran orang tua sebagai pelindung utama anak dalam menghadapi berbagai pengaruh dari ruang digital.
Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB
Densus 88 dihadirkan ke sekolah untuk edukasi dan sosialisasi pencegahan radikalisme di kalangan remaja.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Pesatnya arus informasi digital yang kerap memengaruhi kondisi emosional remaja, memaksa lembaga pendidikan memegang peran penting yang tidak hanya sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan.

Sekolah juga punya tugas untuk memperkuat perlindungan lingkungan belajar dari potensi radikalisme dan kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itulah yang membuat Sekolah HighScope Indonesia TB. Simatupang bersama Redea Institute menjalin kolaborasi dengan Densus 88 Antiteror Polri melalui Direktorat Pencegahan.

Program kolaboratif ini diawali dengan sesi edukasi bagi orang tua dan siswa pada pertengahan Februari 2026. Kegiatan tersebut juga melibatkan para psikolog sekolah yang membahas cara memahami dan mengelola emosi remaja di tengah pengaruh dunia digital.

Bersama tim Densus 88, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya peran orang tua sebagai pelindung utama anak dalam menghadapi berbagai pengaruh yang muncul dari ruang digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pelajar.

Pembekalan tidak hanya diberikan kepada siswa dan orang tua. Para guru serta staf sekolah juga mendapatkan sesi khusus yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026, di Black Box Theater, Sekolah HighScope Indonesia TB. Simatupang.

Lembaga pendidikan ini sendiri berdiri sejak 1996 melalui HighScope Indonesia Institute yang kemudian berkembang menjadi Redea Institute. Sejak awal, institusi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung perkembangan siswa.

Nilai-nilai kehidupan seperti saling menghormati, tanggung jawab, serta menghargai perbedaan telah ditanamkan kepada para siswa sejak dini. Ke depan, Sekolah HighScope Indonesia juga akan melakukan transformasi identitas dengan mengganti nama menjadi Sekolah Eco Socio Tech mulai Juli 2026.

Peran Guru untuk Lindungi Mental Siswa

Sesi khusus untuk tenaga pendidik mengangkat tema "Peran Guru sebagai Lini Terdepan: Navigasi Emosi Remaja dan Mitigasi Risiko Radikalisme di Sekolah".

Dalam kegiatan ini ditegaskan bahwa guru merupakan figur dewasa yang paling dekat dengan siswa di lingkungan sekolah sehingga memiliki peran penting dalam mendeteksi perubahan perilaku secara dini.

Dalam pemaparannya, tim Densus 88 yang menghadirkan Ridjoko Suseno dan Chaterina Maharani menjelaskan bahwa kelompok radikal kini memanfaatkan media sosial untuk mendekati remaja melalui pendekatan psikologis yang halus. Mereka tidak lagi tampil dengan citra menakutkan, tetapi menyamar melalui berbagai cara.

Pendekatan tersebut antara lain dengan berpura-pura menjadi teman tempat curhat yang menawarkan solusi atas rasa kesepian atau ketidakadilan.

Selain itu, mereka juga menggunakan narasi heroisme palsu dengan menjanjikan tujuan hidup yang besar atau petualangan tertentu. Cara lainnya adalah membangun rasa eksklusivitas agar remaja merasa menjadi bagian dari kelompok yang dianggap istimewa.

“Penting bagi guru untuk tidak sekedar mengejarh subject outcomes, namun juga memfasilitasi siswa mengembangkan skills dan values melalui learner outcomes. Kemampuan inilah yang memungkinkan siswa bersikap kritis dan bijak di dunia digital,” ungkap Antarina S.F Amir, pendiri dan CEO Redea Institute.

“Guru adalah aktor utama yang mendukung siswa mencapai tujuan jangka panjang mereka. Sebagai garda terdepan, guru harus terus belajar memperbarui strategi pembelajaran agar mampu mendeteksi risiko dan melindungi siswa dari ancaman kekerasan maupun radikalisme.”

Strategi pencegahan di lingkungan sekolah

Tim Densus 88 juga mengingatkan bahwa pengelolaan emosi yang kurang baik pada siswa, khususnya terkait kemarahan, dapat berkembang menjadi perilaku agresif hingga dorongan balas dendam.

Karena itu, para guru dibekali sejumlah strategi untuk memperkuat ketahanan mental siswa. Salah satunya melalui peningkatan literasi digital agar siswa mampu memahami dan menganalisis konten provokatif di internet, termasuk mengenali narasi yang memecah belah seperti konsep “kita melawan mereka”.

Langkah lain yang didorong adalah menciptakan ruang aman atau safe space di sekolah. Dalam ruang ini, siswa dapat berdiskusi secara terbuka mengenai isu sensitif tanpa merasa dihakimi sehingga tidak mencari jawaban dari sumber digital yang ekstrem.

Selain itu, siswa juga diberikan edukasi mengenai keamanan digital, seperti penggunaan Two-Factor Authentication (2FA) serta cara melaporkan akun yang terindikasi melakukan pendekatan radikal atau grooming.

Kolaborasi pemerintah, sekolah, dan keluarga

Forum ini juga menegaskan pentingnya pembagian peran antara pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam mencegah radikalisme di kalangan remaja.

Pemerintah melalui kebijakan dan aparat keamanan memberikan perlindungan di tingkat makro. Sementara itu, sekolah dan guru memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang aman serta mendukung perkembangan siswa secara sehat.

Dalam praktiknya, guru diharapkan dapat menanamkan nilai toleransi dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai mata pelajaran, seperti Pendidikan Agama, PPKn, maupun sesi pembinaan siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekolah juga didorong membentuk tim pencegahan kekerasan serta menyediakan mekanisme pelaporan anonim atau whistleblowing system bagi siswa yang melihat rekannya mulai terpapar konten berbahaya.

Melalui kolaborasi tersebut, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar di kelas, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi perkembangan remaja, baik di sekolah maupun di rumah. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penanganan Pascagempa Sigi Sulteng: Korban Bisa Pilih Tinggal di Huntara atau Terima Dana Tunggu

Penanganan Pascagempa Sigi Sulteng: Korban Bisa Pilih Tinggal di Huntara atau Terima Dana Tunggu

Pemerintah melalui BNPB memberikan dua pilihan bagi masyarakat Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa bumi bermagnitudo 6,7 beberapa waktu lalu. 
Curahan Hati Istri Federico Barba Usai Tinggalkan Persib, Bantah Rumor Ingin Cepat Angkat Kaki dari Bandung

Curahan Hati Istri Federico Barba Usai Tinggalkan Persib, Bantah Rumor Ingin Cepat Angkat Kaki dari Bandung

Kepergian Federico Barba dari Persib tak hanya meninggalkan kesedihan bagi Bobotoh. Sang istri Ester Giordano bagikan pesan emosional selama tinggal di Bandung.
Viral Anggaran Rp450 Juta Dipertanyakan Warga Net, Pihak Nagari Bantah Adanya Penyelewengan

Viral Anggaran Rp450 Juta Dipertanyakan Warga Net, Pihak Nagari Bantah Adanya Penyelewengan

Dugaan penyelewengan dana alokasi perpustakaan di Korong Tabek, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, mendadak viral di media sosi
Mengapa Tim Sepak Bola Memiliki Jersei Kandang dan Tandang?

Mengapa Tim Sepak Bola Memiliki Jersei Kandang dan Tandang?

Pernahkah kamu memperhatikan mengapa sebuah tim wajib memiliki minimal dua set pakaian pertandingan berbeda, yaitu jersei kandang (home) dan tandang (away)?
Kembali Usut Dugaan Korupsi Tiga Yayasan, Warek II UIN Jakarta Serahkan Dokumen ke Kejati Banten

Kembali Usut Dugaan Korupsi Tiga Yayasan, Warek II UIN Jakarta Serahkan Dokumen ke Kejati Banten

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten kembali mendalami dugaan korupsi di tiga yayasan dengan kerugian negara yang ditaksi capai ratusan miliar rupiah.
Usai Bertemu Prabowo, John Herdman Beberkan Ambisi Besar untuk Timnas Indonesia

Usai Bertemu Prabowo, John Herdman Beberkan Ambisi Besar untuk Timnas Indonesia

Pertemuan perdana dengan Presiden Prabowo Subianto meninggalkan kesan mendalam bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Trending

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Glory resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (01/06/2026).
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Juni 2026: Gemini Banjir Proyek Emas

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Juni 2026: Gemini Banjir Proyek Emas

Berdasarkan ramalan astrologi 20 Juni 2026, terdapat beberapa zodiak yang diprediksi akan menikmati aliran rezeki lebih deras dibanding biasanya. Siapa saja?
Detik-detik Roy Suryo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Detik-detik Roy Suryo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Ahmad Khozinudin selaku kuasa hukum mengungkapkan Roy Suryo ditangkap di kediamannya kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, pada Jumat pagi ini.
Pengakuan Kuasa Hukum Jokowi soal Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Ini yang Diharapkan Bangsa

Pengakuan Kuasa Hukum Jokowi soal Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Ini yang Diharapkan Bangsa

Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa,  ditangkap oleh aparat kepolisian
Selengkapnya

Viral