GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ucapan Duka Cita Dedi Mulyadi untuk Korban Kecelakaan Elf di Majalengka: Pemprov Jabar bakal Beri Santunan Rp150 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbelasungkawa atas meninggalnya 6 pemudik asal Rengasdengklok, Karawang dalam kecelakaan mobil Elf di Majalengka.
Rabu, 25 Maret 2026 - 20:17 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) berduka cita atas meninggalnya enam korban asal Rengasdengklok, Karawang akibat kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka
Sumber :
  • Kolase Polres Majalengka & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi turut berduka  cita terhadap korban kecelakaan maut mobil  Elf di turunan  Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Senin (23/3/2026) malam hari WIB.

Dedi Mulyadi mendengar kecelakaan tersebut memakan korban sebanyak enam orang meninggal dunia. Korban yang tewas tercatat sebagai rombongan pemudik asal Rengasdengklok, Karawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas meninggalnya enam orang warga Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, yang terdiri dari satu orang sopir dan satu keluarga berisi lima orang dalam kecelakaan di Majalengka, Elf travelnya masuk jurang setelah perjalanan dari Ciamis dan Pangandaran," ungkap Dedi Mulyadi dalam keterangan melalui Instagram pribadinya, Rabu (25/3/2026).

Dedi Mulyadi Beri Doa untuk Korban yang Tewas dalam Kecelakaan Elf di Majalengka

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Lebih lanjut, KDM sapaan akrabnya, menyayangkan adanya insiden tersebut. Gubernur Jabar itu pun memberikan getaran doa yang mendalam kepada para korban, terutama enam orang yang tewas.

Ia berharap agar seluruh amal dan ibadah enam warga asal Rengasdengklok, Karawang, yang gugur dalam melakukan perjalanan mudik diterima di sisi Allah SWT.

"Kita sampaikan doa semoga almarhum dan almarhumah diterima nikmat Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapatkan tempat di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala," ucapnya.

Ia menambahkan, seluruh keluarga yang ditinggal oleh korban diharapkan bisa bersabar dan tabah dalam menghadapi ujian ini.

6 Korban Kecelakaan Maut Elf di Majalengka Dapat Santunan

Ia mengabarkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar akan memberikan santunan berupa uang sebesar Rp150 juta untuk keluarga ditinggal.

Santunan tersebut sebagai tanda kepedulian Pemprov Jabar terhadap para korban yang tewas. Keluarga yang ditinggal berhak memperoleh santunan dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan Rp150 juta sebagai bentuk rasa empati dan kemudian menjadi bekal bagi keluarga yang ditinggalkan," jelas dia.

Ia juga menyoroti sopir Elf yang gugur dalam kecelakaan tersebut. perjuangan sang sopir dinilai begitu luar biasa karena meninggal dalam kondisi bekerja demi keluarganya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi masih berada di zona optimistis, tetapi laju optimismenya mulai kehilangan tenaga dalam beberapa bulan terakhir.
Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Marcus Rashford berbicara mengenai masa depannya di Barcelona setelah keberhasilan meraih gelar juara Liga Spanyol. Sang penyerang bisa kembali ke Manchester United di akhir musim.
Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes DKI Jakarta mengungkap empat kasus Hantavirus ditemukan pada 2026, tiga pasien sembuh dan satu lainnya masih berstatus suspek.
“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

Warga Parung Panjang dan Bogor Barat kembali resah usai truk tambang ramai melintas setelah muncul wacana pembukaan kembali tambang berizin.
Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan pelecehan seksual yang mengguncang Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Kiai Ashari sosok pengasuh ...
Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral