News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal

Kabar meninggalnya seorang dokter karena campak, membuat masyarakat harus lebih aware terhadap kesehatan diri dan anak.
Senin, 30 Maret 2026 - 06:58 WIB
Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal
Sumber :
  • kolalase tvone/dok.ilustrasi freepik

Jakarta, tvonenews.com- Praktisi kesehatan memberikan pesan kepada masyarakat agar bisa mencegah penyakit menular, seperti campak menggunakan vaksin.

Dokter internship, Andito Mohammad Wibisono, meninggal suspek campak ketika mengabdi di Cianjur
Dokter internship, Andito Mohammad Wibisono, meninggal suspek campak ketika mengabdi di Cianjur
Sumber :
  • Instagram @rsud.cimacan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini ramai, menjadi perbincangan karena adanya kabar seorang dokter meninggal karena sakit campak di Jawa Barat.

Diketahui dokter AMW wafat akibat suspek penyakit campak. Sejauh ini, pihak Dinkes masih melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lapangan pada tanggal 27 Maret 2026. 

"Berdasarkan hasil investigasi sementara, pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Aji Kemenkes Muhawarman di Jakarta, Jumat, dikutip dari Antara.

Vaksin campak yaitu MR disediakan oleh Pemerintah secara gratis. Pemberiannya dilakukan dimulai saat kita usia 9 bulan sampai 15 tahun (sebanyak 3 kali) guna mencegah campak.

Bagi masyarakat harus berhati-hati. Menurut dr Ngabila Salama, Praktisi Kesehatan campak bisa diantisipasi dengan beberapa langkah cegah campak.

Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal
Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal
Sumber :
  • kolalase tvone/dok.ilustrasi freepik

Pertama, jauhi orang yang sedang mengalami gejala campak (demam, ruam, batuk, mata merah).

Terlebih saat ada anggota keluarga yang sakit, usahakan isolasi sementara. Hal ini sebagai langkah pencegahan.

"Anak gak divaksin merasa baik saja padahal terjadi 4 kondisi: suatu saat anak bisa sakit cacat atau meninggal, karier menularkan penyakit untuk orang lemah sekitar, biang kerok mutasi virus dalam tubuhnya, dan sumber wabah," jelas dr Ngabila Salama.

Kemudian, hidup sehat dan tidak lupa menjaga kebersihan dengan selalu cuci tangan dengan sabun secara rutin. Disarankan untuk tidak menyentuh wajah sebelum tangan bersih. 

"Sebaliknya anak divaksin ada beberapa masih bisa sakit walau tidak parah sakitnya, karen penyebab sakit bisa dari faktor host, agent, environment. Host bisa jadi dari gizi anak kurang, buruk karena ada komorbid genetik dIl, environment lingkungan sanitasi buruk," tegas dr Ngabila dalam pesannya kepada tvonenews.com, Minggu (29/3).

Sehubungan dengan vaksin, dr Ngabila Salama, MM yang sebelumnya menjabat sebagai kepala seksi surveilans epidemiologi dan imunisasi di Dinas Kesehatan DKI Jakarta itu menegaskan bahwa vaksin yang disediakan pemerintah aman dan halal.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu ragu atau menghindari vaksin campak dan lainnya guna mencegah penyakit menular. 

"Jangan ada lagi manusia meninggal karena penyakit yang dapat dicegah GRATIS dengan imunisasi," pesannya.

"Semua merk vaksin tanpa terkecuali aman, halal, bermanfaat, berkualitas. Anak gak divaksin merasa baik saja padahal terjadi 4 kondisi," imbuh dr Ngabila Salama.

Pesannya, anak tidak divaksin itu suatu saat bisa sakit cacat atau meninggal. Bisa menjadi karier menularkan penyakit ke orang lemah sekitar, biang kerok mutasi virus dalam tubuhnya dan jadi sumber wabah. 

Sebaliknya, bagi anak sudah divaksin ada beberapa masih bisa sakit walau tidak parah sakitnya. Penyebab sakit juga bisa dari faktor host, agent, atau environment

"Yuk amal jariyah dengan vaksinasi, kalau kita divaksin, tidak hanya melindungi diri, tapi orang disekitar kita. Sebaliknya gak divaksin dosa jariyah karena membahayakan diri dan orang sekitar," katanya.(klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 zodiak karier makin bersinar besok 30 September 2026. Gemini, Virgo, Libra, Capricorn, dan Sagittarius punya peluang kerja menarik.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral