Tapak Nilas Taufik Kiemas, Negarawan dan Politikus yang Miliki Gagasan Merawat Bangsa
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Nama suami Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri yakni mendiang Taufiq Kiemas kerap menghiasi narasi besar sejarah politik Indonesia.
Bagi sejumlah kalangan, Taufiq Kiemas menjadi tokoh politik tanah air dengan segenap pencapaian maupun figurnya.
Ketua Politik dan Keamanan DPP Kamsri, Maulana Taslam mengatakan sosok Taufik Kiemas bukan tipe tokoh yang memproduksi kontroversi untuk menjaga relevansi ataupun figur yang gemar membangun citra populis.
"Justru dalam kesenyapan itulah, peran dan kontribusinya sebagai negarawan menemukan makna yang lebih dalam terutama dalam menjaga keseimbangan demokrasi dan merawat konsensus kebangsaan," kata Maulana kepada awak media, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Maulana menjelaskan dalam konteks pasca-Reformasi 1998 kala itu Indonesia memasuki fase yang tidak sederhana, fondasi kebangsaan diuji oleh fragmentasi politik, menguatnya identitas sektarian, serta tarik-menarik kepentingan elite.
Di tengah situasi itu, Taufiq Kiemas tampil sebagai figur penyeimbang seorang politisi yang memahami bahwa demokrasi tanpa konsensus hanya akan melahirkan instabilitas.
"Sebagai Ketua MPR RI periode 2009–2014, ia tidak sekadar menjalankan fungsi administratif kelembagaan. Lembaran sejarah menceritakan Taufiq Kiemas menghidupkan kembali diskursus tentang Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan bernegara," ungkapnya.
Maulana menuturkan Taufiq Kiemas mencoba mengembalikan kesadaran kolektif bangsa pada titik pijak yang mulai tergerus melalui gagasan Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Gagasan ini dalam praktiknya merupakan respons terhadap gejala serius melemahnya kohesi sosial dan munculnya polarisasi politik yang berpotensi mengancam persatuan nasional.
"Taufiq memahami bahwa ancaman terhadap bangsa tidak selalu datang dari luar, tetapi justru dari dalam ketika nilai-nilai dasar tidak lagi menjadi rujukan bersama," jelasnya.
Di sisi lain, Maulana menilai Taufiq Kiemas sebagai figur yang cair dan komunikatif dalam praktik politik sehari-hari.
Relasinya dengan berbagai kekuatan politik lintas partai menunjukkan satu hal penting bahwa politik tidak melulu soal kompetisi, tetapi juga tentang kemampuan membangun kepercayaan.
"Dalam banyak momen krusial, beliau berperan sebagai 'jembatan' yang meredakan ketegangan antar elite politik," ungkapnya.
Load more