News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik Megawati Soekarnoputri di Media Sosial, Hari Purwanto: Bawa ke Jalur Hukum

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menyatakan akan mendorong penyelesaian secara hukum atas pernyataan yang diduga disampaikan Sri Bintang Pamungkas dalam sebuah video yang beredar di media sosial.
Kamis, 16 Juli 2026 - 15:54 WIB
Megawati Soekarnoputri
Sumber :
  • PDIP

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menyatakan akan mendorong penyelesaian secara hukum atas pernyataan yang diduga disampaikan Sri Bintang Pamungkas dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Menurut Hari, sejumlah pernyataan dalam video tersebut berpotensi merugikan nama baik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri karena memuat tuduhan yang serius dan belum disertai bukti yang dapat diverifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebagai warga negara yang mencintai Megawati Soekarnoputri, saya merasa harus membawa fitnah-fitnah terhadap anak Proklamator Sukarno ke ranah hukum,” kata Hari Purwanto dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Video yang beredar itu memperlihatkan seseorang yang diduga Sri Bintang Pamungkas menyampaikan berbagai pernyataan mengenai Megawati Soekarnoputri, termasuk tuduhan bahwa Megawati menerima dana Rp10 triliun dari kelompok tertentu untuk mendukung pencalonan Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu 2014. Dalam video yang sama juga terdapat pernyataan, “salah satu yang perlu ditembak itu, ditembak mati ya, itu Megawati.”

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan atau klarifikasi dari Sri Bintang Pamungkas mengenai video tersebut maupun tanggapan dari pihak Megawati Soekarnoputri terkait isi pernyataan yang beredar.

Hari menilai tuduhan yang disampaikan dalam video tersebut perlu diuji melalui mekanisme hukum apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan, bukan melalui penghakiman di ruang publik. Menurutnya, negara telah menyediakan instrumen hukum untuk menguji apakah suatu pernyataan mengandung unsur fitnah atau pelanggaran hukum lainnya.

Ia mengaku heran sekaligus prihatin karena hingga kini belum melihat adanya respons resmi dari kader-kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) terhadap pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya merasa heran dan prihatin karena belum ada reaksi dari kader-kader Partai PDI Perjuangan yang telah dibesarkan oleh Megawati terhadap isi pernyataan Sri Bintang Pamungkas,” ujarnya.

Meski demikian, Hari mengimbau agar respons terhadap video tersebut tetap dilakukan secara proporsional dan sesuai koridor hukum. Ia meminta kader PDI Perjuangan maupun masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum terhadap pihak yang diduga menyampaikan pernyataan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berdayakan Petani Milenial, Inovasi Digital Kini Sediakan Akses Belajar hingga Cek Keaslian Produk

Berdayakan Petani Milenial, Inovasi Digital Kini Sediakan Akses Belajar hingga Cek Keaslian Produk

Platform digital ini dirancang sebagai pendamping setia petani mulai dari proses tanam hingga panen.
Al Faisaly vs Al Nassr 1-3: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi, Angelo Jadi Pahlawan Kemenangan Faris Najd

Al Faisaly vs Al Nassr 1-3: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi, Angelo Jadi Pahlawan Kemenangan Faris Najd

Al Nassr tampil sangat dominan sejak menit awal pertandingan dan sukses mengamankan tiga poin penuh berkat kemenangan impresif 3-1 atas tuan rumah, Al Faisaly.
4 Drakor Populer yang Punya Versi Jepang, dari Kisah Pengacara hingga Balas Dendam

4 Drakor Populer yang Punya Versi Jepang, dari Kisah Pengacara hingga Balas Dendam

4 drakor populer yang punya versi Jepang, dari Extraordinary Attorney Woo hingga Roppongi Class. Simak kisah, pemain, dan daya tarik setiap adaptasinya.
Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna

Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna

Meta menghadapi denda Rp452,6 triliun di New Mexico terkait pelanggaran data pengguna Facebook. Simak kronologi kasus Cambridge Analytica dan dampaknya bagi
Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Partai Golkar mulai memanaskan mesin politiknya sejak dini guna menghadapi perhelatan Pemilu 2029. Langkah strategis ini diwujudkan lewat gelaran Rapat Koor...
Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Pertamina Foundation resmi memulai operasional Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. 

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral