Jona: Saatnya Pengusaha Muda Wujudkan Asta Cita!
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Ade Jona Prasetyo resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia periode 2026–2029, Jumat (10/4/2026), di Sekretariat BPP Hipmi, Jakarta.
Langkah tersebut menjadi titik awal keseriusannya menuju Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Hipmi yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
Jona menegaskan, pencalonannya bukan sekadar bagian dari proses pergantian kepemimpinan. Ia ingin menjadikan Hipmi sebagai kekuatan strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya visi Indonesia Emas 2045 melalui program Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, peran pengusaha muda harus lebih dominan dalam ekosistem ekonomi nasional. Ia menilai Hipmi perlu tampil sebagai motor penggerak yang mampu mengonsolidasikan potensi anak muda di sektor usaha.
Jona juga membawa gagasan untuk memperkuat posisi Hipmi sebagai platform ekonomi yang terintegrasi. Ia ingin organisasi ini tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem bisnis yang saling terhubung, mulai dari permodalan, kolaborasi, hingga ekspansi usaha.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas anggota Hipmi yang mayoritas berasal dari sektor UMKM. Menurutnya, organisasi harus ikut berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional yang ambisius, sekaligus memastikan anggotanya mendapatkan manfaat konkret.
Sebagai bagian dari strategi, Jona menekankan pentingnya membangun fondasi ekonomi yang kuat bagi setiap kader. Hal itu mencakup kepemilikan usaha yang berkelanjutan, investasi sehat, serta aset produktif yang mampu menciptakan nilai tambah.
Tak hanya itu, ia juga mendorong agar kader Hipmi mampu naik kelas dan memperluas jangkauan bisnis hingga ke pasar global. Dengan orientasi tersebut, ia berharap pengusaha muda Indonesia dapat lebih adaptif, kompetitif, dan siap bersaing dalam rantai nilai internasional.
“Hipmi harus melahirkan pengusaha muda yang tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar global,” ujarnya.
Load more