News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peta Kekuatan Paslon Rais Aam dan Ketum Jelang Muktamar NU ke-35

Jelang Muktamar Nahdlatul Ummah (NU) ke-35 peta persaingan pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam terus menjadi perbincangan hangat publik.
Rabu, 29 April 2026 - 17:44 WIB
Ilustrasi PBNU
Sumber :
  • nu.or.id

Jakarta, tvOnenews.com - Jelang Muktamar Nahdlatul Ummah (NU) ke-35 peta persaingan pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam terus menjadi perbincangan hangat publik.

Tokoh muda NU, HRM. Khalilur Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur turut membaca peta dinamika Muktamar NU ke-35 baik sosok yang memperebutkan Ketua Umum hingga Rais Aam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara normatif, Rais Aam dipilih melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Akan tetapi, dalam realitas politik internal, komposisi AHWA tidak sepenuhnya steril. Ia kerap dikondisikan, dipengaruhi, bahkan diatur melalui relasi dan kepentingan yang melibatkan calon Rais Aam dan calon Ketua Umum," kata Gus Lilur kepada awak media, Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Tokoh muda NU, HRM. Khalilur Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur
Tokoh muda NU, HRM. Khalilur Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur
Sumber :
  • Istimewa

Gus Lilur menilai pemilihan Rais Aam dilakukan oleh AHWA tak terlepas dari konfigurasi awal yang dibentuk oleh para aktor utama.

Ia pun tak segan menggunakan istilah pasangan calon atau paslon dalam membaca dinamika Muktamar NU ke-35 meski diakuinya tak dikenal secara formal dalam struktur organisasi NU. 

Namun, ia meyakini dalam praktik politik organisasi istilah paslon turut membantu menjelaskan realitas yang sedang berlangsung.

Ia memaparkan dalam perkembangan terkini adanya pergerakan Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf yang tidak menginginkan dua kiai alim NU masuk sebagai anggota AHWA yaitu Nurul Huda Jazuli dan Kafabihi Makhrus.

Menurutnya dalam pembacaan politik organisasi hal semacam ini menunjukkan bahwa komposisi AHWA menjadi arena strategis yang sangat menentukan.

"nformasi ini, tentu saja, perlu dibaca sebagai bagian dari dinamika internal yang masih cair. Namun, dalam pembacaan politik organisasi, hal semacam ini menunjukkan bahwa komposisi AHWA menjadi arena strategis yang sangat menentukan," jelasnya.

Gus Lilur menilai dari narasi yang berkembang kedua kiai tersebut dipersepsikan memiliki kecenderungan memilih Said Aqil Siradj sebagai Rais Aam sementara Gus Ipul menghendaki Miftachul Akhyar tetap berada di posisi tersebut.

Karenanya, kata Gus Lilur, terlihat jelas bahwa pertarungan Muktamar bukan hanya terjadi di ruang pemilihan, tetapi sudah berlangsung jauh sebelumnya di ruang-ruang penentuan siapa yang berhak memilih.

Tak berhenti di situ, Gus Lilur turut berpandangan dinamika lain terkait pernyataan-pernyataan dalam forum IKA PMII. 

"Jika pidato-pidato dalam forum tersebut bukan sekadar retorika, maka terbuka kemungkinan adanya koalisi antara jaringan PKB di NU, jaringan Kementerian Agama, serta figur seperti Said Aqil Siradj," jelasnya.

Ia berpandangan dinamika yang terjadi saat ini menunjukkan satu hal yakni Muktamar NU bukan sekadar forum pemilihan tetapi arena pertemuan berbagai kepentingan, jaringan, dan orientasi.

Menurutnya istilah paslon yang digunakan pada akhirnya cara untuk membaca bahwa dalam NU kepemimpinan tidak pernah berdiri sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melainkan selalu merupakan hasil dari konfigurasi dua poros sekaligus Rais Aam dan Ketua Umum.

"Dan di balik konfigurasi itu, selalu ada pertarungan yang lebih dalam tentang arah NU ke depan," ungkapnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LPSK Siap Dampingi Whistleblower, Upayakan Bertemu Mantan Pengasuh Little Aresha Yogyakarta

LPSK Siap Dampingi Whistleblower, Upayakan Bertemu Mantan Pengasuh Little Aresha Yogyakarta

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan kesiapannya untuk memberikan perlindungan kepada pihak yang berperan sebagai whistleblower dalam terungkapnya kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha. 
Sesuai Kriteria Allegri, Gelandang yang Bantu Napoli Raih Scudetto Jadi Target Serius AC Milan di Bursa Transfer

Sesuai Kriteria Allegri, Gelandang yang Bantu Napoli Raih Scudetto Jadi Target Serius AC Milan di Bursa Transfer

AC Milan coba perbaiki di lini tengah jelang bursa transfer musim panas. Kali ini, nama gelandang Napoli, Andre-Frank Zambo Anguissa, muncul sebagai target.
DPR Kritik Usulan Geser Gerbong Perempuan KRL: Bukan Solusi, Keselamatan Harus Dibangun dari Sistem

DPR Kritik Usulan Geser Gerbong Perempuan KRL: Bukan Solusi, Keselamatan Harus Dibangun dari Sistem

DPR kritik usulan geser gerbong perempuan KRL, sebut akar masalah ada pada sistem keselamatan dan bukan posisi gerbong.
Hasil Super League 2025-2026: Dapat Hadiah Penalti, Dewa United Amankan Poin Penuh dari Persijap Jepara

Hasil Super League 2025-2026: Dapat Hadiah Penalti, Dewa United Amankan Poin Penuh dari Persijap Jepara

Lewat gol penalti Alex Martins, Dewa United mendapatkan poin penuh dari Persijap Jepara di Banten International Stadium, Serang, Rabu (29/4/2026). 
Upaya Wujudkan Ketentraman, Kemendagri Perkuat Peran Satlinmas

Upaya Wujudkan Ketentraman, Kemendagri Perkuat Peran Satlinmas

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan berbagai upaya dalam memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat atau Satlinmas.
4 Alasan Ini Diduga Jadi Alasan John Herdman Cueki Teja Paku Alam dari Panggilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Apa Saja?

4 Alasan Ini Diduga Jadi Alasan John Herdman Cueki Teja Paku Alam dari Panggilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Apa Saja?

Teja Paku Alam tampil impresif dan pecahkan rekor clean sheet, namun tak dipanggil Timnas Indonesia. 4 alasan ini diduga jadi penyebab John Herdman mengabaikannya.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral