Musim Haji, BPKH Optimalkan Dana Abadi Umat untuk Kenyamanan Beribadah Jemaah
- tim tvOne/tim tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Suasana embarkasi haji Sumatera Utara tampak semarak saat para calon jemaah haji mulai berdatangan. Sebagian tampak duduk antre, sementara lainnya bersiap menjalani proses keberangkatan. Di tengah suasana itu, berbagai upaya peningkatan fasilitas terus dilakukan agar jemaah dapat memulai perjalanan ibadah dengan lebih nyaman.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kemaslahatan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) senilai Rp1,77 miliar. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat layanan bagi jemaah haji, khususnya di Sumatera Utara.
Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Indra Gunawan, menyerahkan langsung bantuan tersebut sebagai bagian dari program peningkatan layanan di embarkasi.
Sumber bantuan berasal dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU) yang dikelola BPKH secara profesional untuk kepentingan umat Islam.
Penyaluran dana difokuskan pada pembenahan sarana dan prasarana di embarkasi. Langkah ini bertujuan memastikan jemaah merasa nyaman selama masa persiapan keberangkatan.
"Alhamdulillah, kami dari BPKH menyalurkan amanah bantuan kemaslahatan sejumlah Rp1,77 miliar yang bersumber dari Dana Abadi Umat. Bantuan ini diwujudkan dalam bentuk renovasi asrama haji serta penyediaan shuttle golf car untuk mobilitas jemaah," jelas Indra Gunawan, dikutip Kamis (30/4/2026).
Indra menegaskan, pemanfaatan Dana Abadi Umat untuk renovasi fasilitas dan pengadaan kendaraan listrik di asrama haji merupakan langkah strategis. Fasilitas ini dinilai penting untuk menjaga kondisi fisik jemaah, terutama lanjut usia, agar tidak mudah lelah selama masa karantina di embarkasi.
Dukungan infrastruktur tersebut juga berperan dalam memenuhi aspek istitha'ah kesehatan. Dengan fasilitas yang lebih baik, sebanyak 5.922 jemaah asal Sumatera Utara diharapkan dapat memulai perjalanan ibadah dalam kondisi prima.
"Kami berharap melalui optimalisasi Dana Abadi Umat ini, pelayanan kepada para tamu Allah semakin meningkat. Semoga jemaah diberikan kesehatan dari berangkat hingga pulang, serta meraih haji yang mabrur, makbul, dan penuh ampunan dari Allah SWT," tambah Indra.
Sebagai Anggota Badan Pelaksana yang membidangi investasi surat berharga dan emas, analisis portofolio, serta penyelesaian transaksi dan penempatan, Indra juga menekankan komitmen BPKH dalam menjaga transparansi pengelolaan dana kemaslahatan.
Ia menyebut, bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa hasil pengelolaan keuangan haji dan Dana Abadi Umat dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya jemaah haji Indonesia. (rpi)
Load more