News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Fakta Baru yang Mengejutkan Terkait Korban Daycare Little Aresha Jogja

Terungkap fakta baru yang megejutkan terkait korban Daycare Little Aresha Jogja. Fakta ini diungkap Dinkes Kota Jogja dengan beberkan hasil asesmen terhadap
Senin, 4 Mei 2026 - 16:52 WIB
Garis polisi masih terpasang di lingkungan yayasan daycare Little Aresha di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis (30/4/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap fakta baru yang megejutkan terkait korban Daycare Little Aresha Jogja. Fakta ini diungkap Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja dengan beberkan hasil asesmen terhadap sejumlah anak yang menjadi korban di tempat penitipan (daycare) Little Aresha Jogja. 

Hasilnya, belasan anak terindikasi mengalami gizi kurang dan gangguan perkembangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan pemeriksaan tak hanya dilakukan terhadap korban yang terdata dalam laporan polisi. 

Pemeriksaan juga dilakukan kepada semua anak yang keluarganya mengadu ke tim khusus Pemkot Jogja yang menangani kasus ini.

"Kemarin karena dibuka (layanan aduan), dibuka untuk yang alumni (daycare) itu juga bisa periksa kemarin," beber Emma saat dihubungi wartawan, Senin (4/5/2026).

"Sebetulnya kan kemarin ada 149 (anak yang terdata), tapi kemarin yang baru diperiksa 131 (anak). Tapi yang (sudah diperiksa) gizinya itu 125 kalau nggak keliru, karena ada yang kesuwen (kelamaan) nunggu atau gimana kan ya belum sempat diperiksa psikolognya," ucapnya.

Dari ratusan anak yang telah diasesmen, Emma menjelaskan, belasan anak di antaranya terindikasi kurang gizi dan belasan anak lainnya terganggu perkembangannya. Gangguan perkembangan yang dialami seperti indikasi ADHD hingga speech delay.

"Kalau kemarin itu 17 (anak) yang masalah gizi, yang (gangguan) perkembangan ada 13 (anak). (Gangguan) perkembangan itu ada yang hiperaktif, ada yang autis. Ya itu baru diagnosis sementara nanti kan itu harus diperiksa lagi," ungkapnya.

"Itu kecenderungan ke sana, jadi kemarin belum didiagnosis pasti, baru sementara. Itu yang speech delay ada tiga (anak), terus ada yang hiperaktif, ADHD, bahasanya ADHD," lanjut Emma.

Ema menjelaskan, bagi anak yang terindikasi gizi kurang akan ditindaklanjuti dan didampingi oleh puskesmas dekat domisili anak dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Di puskesmas telah tersedia tim yang terdiri dari dokter, bidan, nutrisionis, hingga psikolog.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan bagi anak yang terindikasi mengalami gangguan perkembangan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Hasilnya akan dijadikan acuan untuk pemberian terapi selanjutnya.

"kalau yang (masalah) pertumbuhan, kalau memang masih bisa, ya nanti ditindaklanjuti oleh psikolog puskesmas. Kan kemarin juga psikolog puskesmas yang memeriksa. Lha nanti kalau memang harus rujuk, ya nanti kita rujuk gitu," beber Ema. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satgas PRR Selesaikan Huntara di Sumut dan Sumbar, Giliran Pembangunan Hunian Tetap Dikebut

Satgas PRR Selesaikan Huntara di Sumut dan Sumbar, Giliran Pembangunan Hunian Tetap Dikebut

Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Mei 2026, total huntara yang telah selesai dibangun di Sumatera Utara sebanyak 1.024 unit. Sedangkan di Sumatera Barat, sebanyak 830 unit.
Beckham Putra Nugraha Akui Kemenangan dari PSIM Yogyakarta Buat Tambah Mental Persib di Sisa Musim Super League 

Beckham Putra Nugraha Akui Kemenangan dari PSIM Yogyakarta Buat Tambah Mental Persib di Sisa Musim Super League 

Persib bertanding sebagai tuan rumah di pekan ke-31 Super League 2025/2025. Gol tunggal dari Patricio Matricardi membawa Persib unggul 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026).
DPR Minta Prabowo Hapus Skema PPPK, Rekrutmen Guru Harus Satu Pintu Lewat CPNS

DPR Minta Prabowo Hapus Skema PPPK, Rekrutmen Guru Harus Satu Pintu Lewat CPNS

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menilai sudah saatnya pemerintah meninggalkan model multi-skema dan beralih ke satu jalur nasional melalui CPNS.
Polresta Sidoarjo Ungkap Sindikat Elpiji Oplosan di Rumah Kontrakan

Polresta Sidoarjo Ungkap Sindikat Elpiji Oplosan di Rumah Kontrakan

Polisi menyita satu mobil pikap, timbangan, alat suntik, serta ratusan tabung gas. Total barang bukti yang diamankan meliputi 213 tabung kosong, 90 tabung berisi elpiji 3 kg, dan 109 tabung berisi elpiji 12 kg hasil oplosan.
AHY Beberkan Ancaman Penurunan Tanah di Jakarta–Semarang, Pemerintah Siapkan Giant Sea Wall Pantura

AHY Beberkan Ancaman Penurunan Tanah di Jakarta–Semarang, Pemerintah Siapkan Giant Sea Wall Pantura

AHY ungkap penurunan tanah paling parah di Jakarta dan Semarang. Pemerintah siapkan Giant Sea Wall Pantura hadapi ancaman banjir rob.
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan LPS I tersebut merupakan bagian dari komitmen LPS dalam mendorong pengembangan talenta internal dan bagian dari reorganisasi untuk memperkuat kesiapan kelembagaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, serta pencapaian visi dan misi LPS.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Selengkapnya

Viral