GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Atas Kuda Putih, Dedi Mulyadi Bawa Mahkota Binokasih Keliling Cianjur dan Disambut Ribuan Warga

Kehadiran Dedi Mulyadi di atas kuda putih menghadirkan nuansa layaknya perjalanan kerajaan tempo dulu. KDM memimpin Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Kabupaten
Jumat, 8 Mei 2026 - 15:56 WIB
Di Atas Kuda Putih, Dedi Mulyadi Bawa Mahkota Binokasih Keliling Cianjur dan Disambut Ribuan Warga
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

tvOnenews.com - Dengan menunggangi kuda putih di tengah gemerlap lampu malam dan lautan warga yang memadati jalanan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Kabupaten Cianjur, Rabu (6/5/2026) malam. 

Momen itu menjadi salah satu pemandangan paling mencuri perhatian dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda 2026, saat pusaka legendaris peninggalan Kerajaan Sunda diarak sejauh 4 kilometer dalam pawai bertajuk “Napak Tilas Padjadjaran”. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran Dedi di atas kuda putih menghadirkan nuansa layaknya perjalanan kerajaan tempo dulu, sementara ribuan warga tetap bertahan hingga hampir tengah malam demi menyaksikan langsung kirab budaya yang disebut paling meriah selama Mahkota Binokasih berkeliling Jawa Barat.

Pemandangan itu terasa dramatis sekaligus simbolik. Di bawah sorot lampu malam dan iringan kesenian tradisional, Dedi Mulyadi menunggangi kuda putih layaknya pengawal kerajaan tempo dulu, mengiringi Mahkota Binokasih melintasi jalan-jalan utama Cianjur. 

Warga yang memadati rute sejak petang terus bersorak, mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka. Bahkan ketika acara berlangsung hingga hampir tengah malam, antusiasme masyarakat tidak surut sedikit pun.

Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Sumber :
  • Ist

Kirab budaya itu menempuh jarak sekitar 4 kilometer, dimulai dari Lapang Prawatasari hingga Pendopo Bupati Cianjur. 

Sejumlah bupati dan wali kota se-Jawa Barat turut hadir bersama rombongan kesenian khas daerah masing-masing. Momentum ini menjadi salah satu perayaan budaya Sunda terbesar tahun ini.

Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Cianjur Disebut Paling Meriah

Dalam kirab budaya tersebut, berbagai seni tradisional tampil memukau di depan ribuan penonton. Mulai dari kesenian Mamanukan asal Tasikmalaya, Jajangkungan dari Karawang, hingga Tari Posong khas Cianjur sebagai tuan rumah.

Kehadiran 23 kota dan kabupaten di Jawa Barat membuat suasana kirab terasa seperti miniatur kebudayaan Sunda. 

Tidak sedikit warga yang rela berdiri berjam-jam demi menyaksikan langsung iring-iringan Mahkota Binokasih.

“Terima kasih untuk warga Cianjur, ini acara paling wah dan meriah selama kirab Mahkota Binokasih di Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi kepada wartawan usai acara.

Sebelumnya, Mahkota Binokasih telah dikirab di Sumedang, Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut. Setelah dari Cianjur, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda itu dijadwalkan menuju Kota Bogor pada Jumat (8/5/2026), dengan rute dari Kebun Raya Bogor menuju Batutulis.

Yang membuat kirab di Cianjur terasa berbeda adalah nuansa historis yang begitu kuat. Kuda putih yang ditunggangi Dedi Mulyadi menjadi simbol kepemimpinan sekaligus penghormatan terhadap jejak kerajaan Sunda masa lampau. 

Banyak warga menyebut suasana kirab kali ini seperti membawa mereka kembali ke era Pajajaran.

Dedi Mulyadi Gunakan Kirab Budaya untuk Sidak Jalan dan Lingkungan

Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Sumber :
  • Ist

Di balik kemeriahan kirab budaya, Dedi Mulyadi ternyata membawa misi lain yang lebih serius. Momentum arak-arakan Mahkota Binokasih dijadikan ajang inspeksi mendadak atau sidak infrastruktur di berbagai wilayah Jawa Barat.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengungkapkan, selama prosesi kirab berlangsung, gubernur secara langsung memantau kualitas jalan provinsi, drainase, sempadan jalan, hingga kondisi tembok penahan tebing.

“Yang menjadi konsen Pak Gubernur adalah jalan provinsi, termasuk sempadannya. Banyak ditemukan pemasangan banner yang dipaku di pohon, itu langsung kami tertibkan,” ujar Herman.

Tak hanya itu, Pemprov Jawa Barat juga menemukan sejumlah aktivitas usaha yang dianggap mengancam lingkungan. 

Salah satunya warung pengolahan tahu yang panas penggorengannya merusak pohon besar di pinggir jalan.

Fokus pengawasan juga diarahkan ke kawasan rawan longsor. Di wilayah Situ Raja, pemerintah menyoroti penebangan pohon di area tebing yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Meskipun milik pribadi, tidak bisa sembarangan ditebang karena berisiko longsor,” kata Herman.

Bahkan ditemukan satu rumah di kawasan Lemasugi yang dinilai sangat rawan memicu longsor. Pemprov Jawa Barat kini menyiapkan relokasi dan santunan untuk pemilik rumah tersebut demi keamanan masyarakat.

Fakta Unik Mahkota Binokasih: Emas 8 Kilogram Warisan Kerajaan Sunda

Mahkota Binokasih bukan sekadar benda pusaka biasa. Mahkota bernama lengkap Binokasih Sanghyang Pake itu merupakan simbol kejayaan Kerajaan Sunda Pajajaran sejak abad ke-14.

Saat ini, mahkota tersebut tersimpan di Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang. Terbuat dari emas murni seberat sekitar 8 kilogram, Mahkota Binokasih memiliki filosofi mendalam tentang kasih sayang, kepemimpinan, dan harmoni kehidupan masyarakat Sunda.

Menurut catatan sejarah, mahkota ini dibuat di Kerajaan Galuh oleh Prabu Bunisora Suradipati sebelum akhirnya diwariskan ke Kerajaan Sumedang Larang. Bentuknya yang bertingkat melambangkan konsep Tritangtu Sunda: silih asah, silih asih, dan silih asuh.

Tak hanya bernilai sejarah, kirab Mahkota Binokasih juga menjadi cara Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghidupkan kembali identitas budaya Sunda di tengah modernisasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan bertajuk “Nyuhun Buhun, Nata Nagara” ini merupakan bagian dari peringatan Hari Tatar Sunda yang puncaknya akan digelar di Bandung pada 18 Mei mendatang.

Di tengah derasnya arus modernisasi, kirab budaya seperti ini menjadi pengingat bahwa Jawa Barat bukan hanya kaya alam, tetapi juga memiliki warisan peradaban besar yang masih hidup hingga hari ini. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KTT ASEAN 2026, Prabowo: Konflik Timur Tengah Jadi Pelajaran, ASEAN Harus Bersatu

KTT ASEAN 2026, Prabowo: Konflik Timur Tengah Jadi Pelajaran, ASEAN Harus Bersatu

Presiden Prabowo menyerukan agar negara-negara ASEAN untuk menjalin persahabatan dengan baik. Karena menurut Presiden Prabowo apa yang terjadi di Timur Tengah
Kepuasan Publik terhadap Penegakan Hukum Polri Tembus 75,1 Persen, Pemberantasan Judi hingga Narkoba Memuaskan

Kepuasan Publik terhadap Penegakan Hukum Polri Tembus 75,1 Persen, Pemberantasan Judi hingga Narkoba Memuaskan

Berdasarkan survei IDM, masyarakat memberikan penilaian positif terhadap langkah penegakan hukum Polri, terutama dalam pemberantasan judi, perdagangan manusia, narkoba, hingga kejahatan ekonomi.
Belum Garuda Calling, John Herdman Sudah Haru Coret 3 Bintang Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026

Belum Garuda Calling, John Herdman Sudah Haru Coret 3 Bintang Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026

John Herdman dapat kabar buruk, Timnas Indonesia dipastikan kehilangan 3 pemain penting jelang FIFA Matchday Juni 2026 kontra Oman dan Mozambik akibat hal ini.
Mandor Proyek "Kaget" Sherly Tjoanda Tahu Istilah-istilah Teknik Sipil saat Cek Sekolah Rakyat di Halbar

Mandor Proyek "Kaget" Sherly Tjoanda Tahu Istilah-istilah Teknik Sipil saat Cek Sekolah Rakyat di Halbar

Media sosial tengah dihebohkan dengan aksi "sat-set" Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek Sekolah Rakyat -
Tak Terima Dikalahkan Timnas Indonesia, Pengamat China Salahkan Pelatih Jepang: Percuma Digaji Mahal

Tak Terima Dikalahkan Timnas Indonesia, Pengamat China Salahkan Pelatih Jepang: Percuma Digaji Mahal

Pengamat China murka usai Timnas Indonesia U-17 kalahkan China di Piala Asia U-17 2026. Pelatih Jepang Bin Ukishima dianggap gagal meski telah digaji mahal.
Pengakuan Mengejutkan Asyhari Pelaku Pencabulan Puluhan Santriwati di Ponpes Pati

Pengakuan Mengejutkan Asyhari Pelaku Pencabulan Puluhan Santriwati di Ponpes Pati

Kasus pencabulan puluhan santriwati di Ponpes, Pati telah menyedot perhatian publik. Bahkan, pengakuan pelaku pencabulan tersebut, Bernama Asyhari (51) semakin

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Gubernur Malut Sherly Tjoanda diminta kasih nama bayi Suku Togutil, lalu dipilihnya satu kata yang terinspirasi dari karakter Disney, bermakna gadis pemberani.
Selengkapnya

Viral