News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lokakarya Teknik Ratus Batik: Menghidupkan Kearifan Lokal sebagai Metode Preservasi Wastra Nusantara 

Kata ratus berasal dari ngratus, yang berarti mengasapi atau memberi wewangian melalui uap. Praktik meratus batik dalam Jawa dapat ditelusuri jejaknya dalam Serat Centhini.
Jumat, 8 Mei 2026 - 16:01 WIB
Lokakarya Teknik Ratus Batik yang digelar di Museum Tekstil Jakarta.
Sumber :
  • UP Museum Seni Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Lokakarya bertajuk "Teknik Ratus Batik: Ratus Batik sebagai Teknik Preservasi Herbal: Sinergi Kearifan Lokal dan Konservasi Wastra Nusantara", belum lama ini diselenggarakan di Museum Tekstil Jakarta yang berada di bawah pengelolaan Unit Pengelola Museum Seni, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan yang digelar pada 5 Mei 2026 ini merupakan bagian dari program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK) Tahun Anggaran 2026 yang didukung oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII Banten dan DK Jakarta Kementerian Kebudayaan, Unit Pengelola Museum Seni DKI Jakarta, Kelompok Riset Museum, Heritage, and Islamic Material Culture Universitas Indonesia (MUSHIMAC), serta Rumah Cinwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokakarya ini diinisiasi oleh Asri Hayati Nufus, M.Hum., dosen Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (UI) sekaligus kurator independen, yang terpilih sebagai salah satu dari 26 penerima Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan dari 204 proposal yang masuk.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Unit Pengelola Museum Seni Provinsi DKI Jakarta, Sri Kusumawati. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa praktik meratus merupakan bentuk kearifan lokal yang sejalan dengan misi Unit Pengelola Museum Seni dalam bidang edukasi dan konservasi, serta mendorong agar kolaborasi antarinstansi terus ditingkatkan.

Sambutan sekaligus pembukaan resmi disampaikan oleh Kasubbag Umum Balai Pelestarian Kebudayaan Banten, Yanuar Mandiri, M. Hum. Ia menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan kegiatan FPK terakhir yang berlokasi di Jakarta setelah terbentuknya Balai Pelestarian Kebudayaan Banten dan Balai Pelestarian Kebudayaan Jakarta, dan menegaskan bahwa praktik meratus sejalan dengan upaya konservasi cagar budaya yang mengedepankan bahan-bahan alami.

Sesi pemaparan dipandu oleh Intan Cahyanita, S.Hum., Pamong Budaya Ahli Pertama Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Paparan pertama berjudul "Ratus Batik sebagai Teknik Preservasi Herbal: Sinergi Kearifan Lokal dan Konservasi Wastra Nusantara" disampaikan oleh Dwi Woro Retno Mastuti, M.Hum., penggiat budaya sekaligus pendiri Rumah Cinwa dan dosen purnabhakti Program Studi Sastra Jawa FIB UI.

“Kata ratus berasal dari ngratus, yang berarti mengasapi atau memberi wewangian melalui uap. Meratus memiliki berbagai manfaat, mulai dari menghilangkan bau tidak sedap, merawat tubuh pascamelahirkan, hingga memberi wewangian pada kain batik. Keluarga saya sejak dulu sudah melakukan ratus. Saat anak perempuan saya akan menikah, saya meratus seluruh kain batik yang akan digunakan dalam pernikahan tersebut,” ujar Dwi Woro Retno Mastuti, dikutip Jumat (8/5/2026).

Penjelasan tersebut merupakan ilustrasi nyata bahwa praktik ratus masih hidup dalam keseharian masyarakat Jawa.

Paparan kedua berjudul "Praktik Ratus sebagai Indigenous Conservation pada Wastra Batik" disampaikan oleh Absari Hanifah, S.Si., M.Si., konservator kain sekaligus anggota Tracing Pattern Foundation.

Ia menjelaskan bahwa ancaman utama terhadap koleksi kain berasal dari serangga seperti ngengat tekstil (Tineola bisselliella), rayap, dan kutu yang dapat menyebabkan kerusakan fisik pada serat.

Absari menelusuri jejak historis teknik meratus yang tercatat dalam Serat Centhini sebagai praktik kaum bangsawan Jawa, yang lazimnya digunakan untuk pengharum ruangan dan perawatan tubuh perempuan. 

“Secara ilmiah, pengasapan herbal melepaskan senyawa volatil berupa minyak atsiri melalui proses pemanasan. Senyawa aktif dari bahan-bahan seperti sirih, kayu manis, cendana, dan akar wangi memiliki sifat antimikroba dan antifungi, sehingga efektif dalam mengusir serangga dan menghambat pertumbuhan jamur pada serat kain. Pendekatan ini menempatkan ratus sebagai bagian dari preventive conservation sesuai standar International Council of Museums.” Jelas Absari Hanifah yang melihat ratus dari kacamata ilmiah.

Ia juga melanjutkan bahwa teknik ratus ini banyak yang belum meneliti khasiatnya sehingga akan sangat bagus jika ada penelitian lanjutan bagaimana ratus bisa menjadi konservasi herbal yang dapat digunakan dalam konservasi tekstil di museum.

Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan pertanyaan yang berasal dari mahasiswa Arkeologi FIB UI, perwakilan Pusat Konservasi Cagar Budaya DKI Jakarta, Kepala Unit Pengelola Museum Seni, Kasubbag Umum Balai Pelestarian Kebudayaan Banten, dan perwakilan Museum Batik Indonesia.

Diskusi mencakup efektivitas ratus terhadap berbagai jenis kain, frekuensi ideal pengulangan ratus pada koleksi yang sama, kemungkinan penerapannya pada koleksi non-tekstil seperti lukisan dan wayang, serta makna budaya yang terkandung dalam praktik meratus.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik yang dilaksanakan di halaman pendopo Museum Tekstil.

Peserta dibagi ke dalam lima kelompok, masing-masing dipandu oleh kedua narasumber dengan bantuan panitia. Setiap kelompok mempraktikkan teknik meratus menggunakan anglo kecil berisi briket arang yang dibakar, kemudian ditaburi ratus bubuk dan dikipasi hingga menghasilkan asap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kain batik yang telah dibasahi dengan semprotan air diletakkan melingkar menutupi kurung ayam dari bambu agar asap meresap secara merata ke dalam serat kain. Proses pembalikan kain dilakukan setiap 15 menit, dengan total durasi meratus sekitar 30 menit per sesi.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan panitia. Melalui lokakarya ini, diharapkan teknik ratus tidak hanya dikenal sebagai tradisi perawatan tubuh, tetapi juga dapat diposisikan sebagai metode preservasi herbal berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan untuk koleksi wastra batik, baik di museum, galeri, maupun koleksi pribadi. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Kasus kematian pendiri Mango, Isak Andic, memasuki babak baru. Putranya, Jonathan Andic, ditangkap polisi setelah penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah
Kasus Kematian Misterius Seorang Lansia di Magelang Terpecahkan, Utang Berujung Pembunuhan

Kasus Kematian Misterius Seorang Lansia di Magelang Terpecahkan, Utang Berujung Pembunuhan

Kasus kematian lansia di Dukun, Magelang, yang semula diduga alami akhirnya terungkap sebagai pembunuhan. Pelaku nekat mencekik korban setelah permintaan pinjaman uang ditolak.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

z: Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran vape mengandung etomidate di Sumatera Utara. Empat tersangka ditangkap, 114 cartridge disita, sementara pemasok utama
Polisi Ungkap Motif Juru Parkir di Jakarta Utara Tusuk Karyawan Rumah Makan Ayam Pakai Gunting Kuku

Polisi Ungkap Motif Juru Parkir di Jakarta Utara Tusuk Karyawan Rumah Makan Ayam Pakai Gunting Kuku

Seorang pria berinisial A yang berprofesi sebagai juru parkir di wilayah Koja, Jakarta Utara, harus berurusan dengan polisi usai menusuk karyawan rumah makan ayam menggunakan gunting kuku.
Sarang Sabu Digerebek di Simpang Zentrum Kabanjahe, Polisi dan BNNK Amankan Terduga Pengedar serta Pengguna Narkoba

Sarang Sabu Digerebek di Simpang Zentrum Kabanjahe, Polisi dan BNNK Amankan Terduga Pengedar serta Pengguna Narkoba

Polres Karo bersama BNNK Karo menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Simpang Zentrum, Kabanjahe. Seorang terduga pengedar sabu diamankan bersama

Trending

Miris, Jakarta Masih Masuk Daftar Kota dengan Tingkat Polusi Udara Tertinggi di Asia Tenggara

Miris, Jakarta Masih Masuk Daftar Kota dengan Tingkat Polusi Udara Tertinggi di Asia Tenggara

Dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta kerap masuk dalam daftar kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di Asia Tenggara.
Mortal Kombat II Segera Tayang di Streaming, Penggemar Film Aksi Bersiap

Mortal Kombat II Segera Tayang di Streaming, Penggemar Film Aksi Bersiap

Salah satu tayangan yang paling mencuri perhatian adalah Mortal Kombat II. Sekuel adaptasi video game legendaris ini kembali menghadirkan pertarungan brutal.
Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

z: Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran vape mengandung etomidate di Sumatera Utara. Empat tersangka ditangkap, 114 cartridge disita, sementara pemasok utama
Kasus Kematian Misterius Seorang Lansia di Magelang Terpecahkan, Utang Berujung Pembunuhan

Kasus Kematian Misterius Seorang Lansia di Magelang Terpecahkan, Utang Berujung Pembunuhan

Kasus kematian lansia di Dukun, Magelang, yang semula diduga alami akhirnya terungkap sebagai pembunuhan. Pelaku nekat mencekik korban setelah permintaan pinjaman uang ditolak.
Polisi Ungkap Motif Juru Parkir di Jakarta Utara Tusuk Karyawan Rumah Makan Ayam Pakai Gunting Kuku

Polisi Ungkap Motif Juru Parkir di Jakarta Utara Tusuk Karyawan Rumah Makan Ayam Pakai Gunting Kuku

Seorang pria berinisial A yang berprofesi sebagai juru parkir di wilayah Koja, Jakarta Utara, harus berurusan dengan polisi usai menusuk karyawan rumah makan ayam menggunakan gunting kuku.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Bosnia and Herzegovina Vs Qatar

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Bosnia and Herzegovina Vs Qatar

Duel sesama tim kalah antara Bosnia and Herzegovina Vs Qatar di matchday 3 Grup B Piala Dunia 2026 akan digelar di Stadion Seattle, Seattle, Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.
Kisah 10 Geng Motor Paling Berbahaya di Dunia: Dari Hells Angels hingga Satudarah

Kisah 10 Geng Motor Paling Berbahaya di Dunia: Dari Hells Angels hingga Satudarah

Mengenal 10 geng motor paling berbahaya di dunia, mulai dari Hells Angels, Bandidos, Mongols hingga Satudarah asal Indonesia. Simak sejarah, jaringan internasional, dan sepak
Selengkapnya

Viral