Dedi Mulyadi Mau Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Warga Jabar Tak Lagi Bayar Pajak Kendaraan?
- Kolase tim tvOnenews
Jalan Mulus, CCTV hingga Ambulans Jadi Target Infrastruktur Jawa Barat
Wacana penghapusan pajak kendaraan bermotor itu disebut menjadi bagian dari proyek besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun infrastruktur jalan yang lebih berkualitas.
Menurut Dedi, jalan provinsi di Jawa Barat ke depan tidak hanya sekadar mulus, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas keamanan modern.
Mulai dari drainase memadai, CCTV pengawas, penerangan jalan umum, hingga pos pengamanan terpadu.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin mewujudkan jalan-jalan yang berkualitas, jalannya mulus, memiliki drainase memadai, CCTV, penerangan jalan umum, hingga pos pengamanan,” ujarnya.
Menariknya, pos pengamanan tersebut nantinya juga akan dilengkapi mobil derek, ambulans, mobil pemadam kebakaran, hingga tim paramedis untuk membantu pengguna jalan dalam kondisi darurat.
Konsep ini membuat banyak pihak membandingkan rencana jalan provinsi Jawa Barat dengan fasilitas jalan tol modern yang memiliki layanan lengkap bagi pengguna kendaraan.
Jika terealisasi, sistem ini bisa menjadi salah satu terobosan besar di Indonesia. Sebab selama ini pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber pendapatan daerah terbesar di banyak provinsi, termasuk Jawa Barat yang memiliki jumlah kendaraan sangat tinggi.
Masih Tahap Gagasan, Pemprov Jabar Bentuk Tim Kajian
Meski ramai diperbincangkan, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penghapusan pajak kendaraan bermotor masih sebatas wacana awal. Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum menetapkannya sebagai kebijakan resmi.
Saat ini, Pemprov Jabar telah menyiapkan tim khusus untuk mengkaji kemungkinan penerapan sistem jalan berbayar tersebut. Kajian akan melibatkan akademisi, pakar transportasi, hingga berbagai pihak terkait.
“Ini baru gagasan dan tim kajiannya sudah kami siapkan untuk melakukan telaah bersama para akademisi dan berbagai pihak lainnya,” kata Dedi.
Kajian itu nantinya akan membahas banyak aspek penting, mulai dari regulasi, kesiapan teknologi, dampak ekonomi masyarakat, hingga infrastruktur penunjang sebelum kebijakan diterapkan secara luas.
Tak sedikit pula yang menilai gagasan ini berpotensi memunculkan tantangan baru. Sebab, penerapan jalan berbayar membutuhkan sistem digital yang transparan dan pengawasan ketat agar tidak membebani masyarakat.
Load more