GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenag Perkuat Strategi Komunikasi Pesantren Ramah Anak dan Bebas Kekerasan

Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pesantren Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan kegiatan Strategi Komunikasi Pesantren Ramah Anak Bebas dari Kekerasan Fisik dan Seksual.
Kamis, 14 Mei 2026 - 12:10 WIB
Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pesantren Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan kegiatan Strategi Komunikasi Pesantren Ramah Anak Bebas dari Kekerasan Fisik dan Seksual.
Sumber :
  • Istimewa

“Kita tidak boleh lagi permisif. Pesantren yang terbukti terlibat, melindungi pelaku, atau melakukan pembiaran terhadap kekerasan seksual harus dicabut izin Tanda Daftar Keberadaan Pesantrennya secara tegas. Negara wajib hadir melindungi anak,” ujar Wakil Menteri Agama.

Menurutnya, langkah penegakan hukum dan sanksi administratif harus berjalan beriringan dengan upaya edukasi dan pendampingan agar ekosistem pesantren semakin sehat dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sesi pemaparan, Nyai Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid menekankan pentingnya membangun budaya pengasuhan yang memanusiakan anak dan menghapus legitimasi kekerasan atas nama kedisiplinan.

“Pesantren perlu memperkuat pendekatan pengasuhan yang berorientasi pada kasih sayang, penghormatan martabat anak, dan pembentukan karakter tanpa kekerasan,” ujarnya.

Sementara Mayadina Rohmi Musfiroh menjelaskan pentingnya sistem perlindungan anak berbasis tata kelola kelembagaan, termasuk mekanisme pengaduan, pencegahan, dan penanganan yang berpihak kepada korban.
Kegiatan ini menghasilkan penguatan komitmen bersama untuk membangun strategi komunikasi nasional tentang pesantren ramah anak yang menempatkan perlindungan anak sebagai bagian dari nilai keislaman, tata kelola pendidikan, dan tanggung jawab sosial bersama.

Melalui forum ini, Kementerian Agama berharap terbentuk ekosistem komunikasi publik yang mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Benarkan Dipimpin Bintang Tiga: Atas Putusan Presiden

Polda Metro Benarkan Dipimpin Bintang Tiga: Atas Putusan Presiden

Polda Metro Jaya membenarkan soal adanya kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, sehingga saat ini Polda Metro dipimpin oleh Jenderal Polisi Bintang Tiga.
Menjelang Ibadah Haji 2026 Jangan Lupa Puasa Sunnah, Berikut Jadwal Puasa Dzulhijjah

Menjelang Ibadah Haji 2026 Jangan Lupa Puasa Sunnah, Berikut Jadwal Puasa Dzulhijjah

Tidak lama lagi umat muslim akan memasuki musim haji, yang mengingatkan pada hari raya Idul Adha. Umat muslim pun dianjurkan puasa dzulhijjah.
Dudung Bantah Era Takut Kritik di Zaman Prabowo: Jangan Dibuat-Buat Seakan Ada Intimidasi!

Dudung Bantah Era Takut Kritik di Zaman Prabowo: Jangan Dibuat-Buat Seakan Ada Intimidasi!

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu meminta publik tidak menggiring opini seolah pemerintah anti kritik atau menutup ruang koreksi terhadap kebijakan negara.
Emil Audero Tiba-Tiba Terima Kabar Bahagia, Kiper Timnas Indonesia Bakal Dipertahankan Como Gara-Gara Hal Ini?

Emil Audero Tiba-Tiba Terima Kabar Bahagia, Kiper Timnas Indonesia Bakal Dipertahankan Como Gara-Gara Hal Ini?

Emil Audero tampaknya mendapatkan kabar bahagia menjelang musim ini berakhir. Kiper Timnas Indonesia itu bisa kembali ke Como karena satu alasan.
Betapa Kecewanya Alex Marquez Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Akui Kalau Dirinya Benar-benar Lakukan...

Betapa Kecewanya Alex Marquez Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Akui Kalau Dirinya Benar-benar Lakukan...

Akhir pekan MotoGP Prancis 2026 menjadi momen pahit bagi Alex Marquez setelah gagal menyelesaikan balapan utama di Sirkuit Le Mans.
Mahasiswi Asal Kalimantan Disekap dan Dirudapaksa di Sebuah Perumahan di Makassar Usai Ditipu Loker Online

Mahasiswi Asal Kalimantan Disekap dan Dirudapaksa di Sebuah Perumahan di Makassar Usai Ditipu Loker Online

Dalam video itu, korban tampak duduk lemas di depan rumah warga dengan kondisi tangan masih terikat dan mengalami sejumlah luka akibat dugaan penganiayaan.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral