GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:04 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat kirab budaya pada Acara Milangkala Tatar Sunda di Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (2/5).
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti perayaan Kirab Milangkala Tatar Sunda. Gelaran ini berasal dari inisiasi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Bahkan Dedi Mulyadi akan merayakan puncak Kirab Mahkota Binokasih Milangkala Tatar Sunda. Penyelesaian festival ini bakal berlangsung di Kota Bandung pada Sabtu, 16 Mei dan berlanjut pada Minggu, 17 Mei 2026 malam hari WIB di area Gedung Sate.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maulana mengkritik perayaan ini terutama perihal lokasi. Dedi Mulyadi menentukan festival tersebut dilaksanakan di sembilan Kabupaten/Kota pada 2-18 Mei 2026.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat itu mempertanyakan nasib kabupaten/kota lainnya. Ia meminta penjelasan penentuan sembilan wilayah sebagai lokasi perayaan tersebut.

"Bagaimana bisa Tatar Sunda lahir dari perjalanan dimulai dari Sumedang, kemudian berakhir di Kota Bandung dengan hanya menyentuh 9 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat?," ujar Maulana dilansir dari Antara, Sabtu (16/5/2026).

Penilaian Lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda Ditentukan Dedi Mulyadi

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Karawang.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Karawang.
Sumber :
  • Antara

Ia masih heran dengan penentuan lokasi. KDM memulai perayaan ini dari Sumedang dan akan selesai di Kota Bandung.

Menurut penilaiannya, rangkaian kegiatan festival ini tak menunjukkan konsistensi terhadap sejarah Tatar Sunda.

"Acara tersebut mohon maaf Pak Gubernur beserta jajaran adalah inkosisten terhadap perunutan sejarah," katanya.

Lebih lanjut, Maulana menyinggung perayaan yang dinilai tak sesuai landasan sejarah dengan jelas. Tak hanya lokasi, ia juga menyoroti penentuan tanggal Kirab Milangkala Tatar Sunda.

Kebetulan Dedi Mulyadi menentukan tanggal 18 Mei sebagai puncak Hari Tatar Sunda. Keputusan resmi tersebut terjadi belakangan ini.

Ia bertanya apakah penentuannya sudah sesuai dengan referensi. Dalam hal ini, awal mula perayaan Milangkala Tatar Sunda resmi dilaksanakan sejak 2 Mei 2026.

"Kegiatan perayaan Milangkala Tatar Sunda adalah ahistoris. Rangkaian acara tersebut hanya bersanda pada sejarah tanggal 18 Mei saja, yaitu tepat pada waktu 669 Masehi saja tapi tanpa ada referensi pasti bahwa rangkaian harus dilaksanakan selama 16 hari, yaitu dimulai sejak tanggal 2-18 Mei," bebernya.

Ia memahami kirab ini guna memperkenalkan hingga menghidupkan sejarah dan budaya. Namun, inkonsistensi yang salah diharapkan agar segera diperbaiki oleh Pemprov Jabar.

"Ini sama saja dengan mengajarkan sejarah Sunda yang salah terhadap masyarakat Jawa Barat. Pemerintah wajib memperbaiki itu," tegasnya.

Soal Anggaran

Ia menyoroti anggaran dari festival yang digelar di sembilan daerah ini. Ia mendesak agar KDM dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar transparan terkait penggunaan anggarannya.

Anggota Komisi V DPRD Jabar itu memperkirakan anggaran dari kegiatan ini dari pelaksanaan di empat kabupaten. Ia berpendapat bahwa pemerintah bisa membutuhkan pengeluaran sebesar Rp2,7 miliar.

"Lalu bagaimana dengan lima kabupaten/kota lainnya? Apakah itu dari anggaran daerah mereka sendiri?," tanya Maulana.

Ia juga menyoroti pernyataan dari pemerintah daerah. Ia mempertanyakan kegiatan tersebut disebut tidak mengandalkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sementara, Kirab Mahkota Binokasih diakui masuk dalam perencanaan dari pemerintah. Ia berpendapat pernyataan tersebut dinilai berlawanan terhadap prinsip pengelolaan keuangan negara.

Ia menambahkan, prinsip mengenai pengelolaan keuangan telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan aturan terkait lainnya.

Ia menyayangkan kemewahan dari acara ini yang tidak selaras  dengan realita persoalan terjadi saat ini, mulai dari kemiskinan, pendidikan, kesehatan hingga pemulihan pascabencana.

"Seharusnya pemerintah (provinsi) fokus memperbaiki diri di hadapan dokumen penilaian satu tahun sebelumnya, yaitu LKPJ," sebutnya.

Ia meyakini kecintaan anak-anak maupun masyarakat Jabar mendalami sejarah dan budaya Sunda mengalir dengan sendirinya sesuai referensi yang pasti dan jelas.

"Bukan lahir dari cinta buta seseorang kepada Sunda itu sendiri," tukasnya.

(ant/hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Mahasiswa Universitas Islam Nusantara (UNINUS) dapat beasiswa saat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) pimpin pembongkaran bangunan liar di Jl. Eyckman Bandung.
Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kekesalannya terhadap proyek galian kabel yang membuat trotoar yang sudah cantik kembali harus dibongkar ulang.
Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral