GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuai Kritik, PB PORDI Pilih Jalur Hukum Keputusan Rakernas KONI

Pelaksanaan Rakernas dan Musornaslub Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menetapkan Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menjadi anggota KONI Pusat.
Jumat, 22 Mei 2026 - 19:09 WIB
Tuai Kritik, PB PORDI Pilih Jalur Hukum Keputusan Rakernas KONI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pelaksanaan Rakernas dan Musornaslub Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menetapkan Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menjadi anggota KONI Pusat.

Keputusan tersebut turut menuai protes dari kubu Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, kubu PB PORDI mengaku mendapat perlakuan diskriminatif diskriminatif saat proses pengajuan keanggotaan sebagai cabang olahraga prestasi di bawah KONI.

Bahkan, kubu PB PORDI mengaku bakal membawa permasalahan ini melalui jalur hukum.

“Kami pastinya akan rapat dulu dengan pimpinan. Yang jelas, langkah yang akan kami lakukan adalah langkah hukum untuk menilai apakah tindakan KONI Pusat ini benar atau tidak. Kami akan serahkan ke pengadilan,” kata Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Andi mengaku pihaknya telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi sesuai AD/ART KONI.

Namun, ia mengaku polemik tersebut hadir saat kubunya merasa tak diberi ruang dalam forum Rakernas KONI.

Andi memaparkan satu-satunya syarat yang belum dapat dipenuhi adalah keberadaan federasi internasional domino yang hingga kini dinilai belum jelas keberadaannya. 

Namun, kbunya mengaku telah berupaya membangun legitimasi internasional dengan menggelar turnamen domino internasional yang diikuti delapan negara.

“Seluruh persyaratan yang dicantumkan di AD/ART KONI telah kami penuhi kecuali satu yakni International Federation Domino Association yang belum kami penuhi karena wujud federasi ini kami tidak ketahui,” ungkap Andi.

“Olehnya kami melaksanakan kejuaraan internasional yang dihadiri delapan negara dengan harapan menjadi embrio terciptanya organisasi internasional,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga turut menyoroti keputusan KONI yang dinilai lebih memberi ruang kepada organisasi lainnya. 

Menurutnya organisasi tersebut justru belum memenuhi syarat minimal penyelenggaraan event nasional sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Tapi KONI tampaknya mengabaikan. Bahkan ORADO yang kegiatan nasionalnya baru satu kali, padahal syaratnya minimal dua kali dan diikuti 10 provinsi, malah itu yang diterima oleh KONI,” ujar Andi Jamaro Dulung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai keputusan tersebut memperlihatkan adanya perlakuan tidak adil terhadap PORDI.

“Saya kira dengan demikian kelihatan betul bahwa ada diskriminasi yang dilakukan oleh KONI. Ini tidak boleh dibiarkan karena merusak iklim olahraga di Indonesia,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan kebijakan insentif perpajakan bagi masyarakat melalui pembebasan pokok Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 sebesar 100 persen untuk Tahun Pajak 2026.
Terungkap Alasan John Herdman Bentuk 2 Skuad Timnas Indonesia Berbeda: FIFA Matchday untuk Diaspora, Piala AFF Diisi Lokal

Terungkap Alasan John Herdman Bentuk 2 Skuad Timnas Indonesia Berbeda: FIFA Matchday untuk Diaspora, Piala AFF Diisi Lokal

Timnas Indonesia tengah masa sibuk untuk mempersiapkan dua kompetisi berbeda yang akan diikuti pada Juni mendatang. Ajang-ajang yang dimaksud adalah FIFA Matchday dan Piala AFF 2026.
Top 3 Voli: Agen Korea Yakin Duet Megawati Hangestri dan Kim Da-in, Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri, Timnas Voli Korea Tantang Garuda Pertiwi

Top 3 Voli: Agen Korea Yakin Duet Megawati Hangestri dan Kim Da-in, Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri, Timnas Voli Korea Tantang Garuda Pertiwi

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar dunia voli yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, yang didominasi dari panggung Indonesia dan Korsel.
Jadwal F1 GP Kanada 2026: Dimulai dari Malam Ini, Kesempatan Para Rival untuk Ganggu Dominasi Mercedes di Awal Musim

Jadwal F1 GP Kanada 2026: Dimulai dari Malam Ini, Kesempatan Para Rival untuk Ganggu Dominasi Mercedes di Awal Musim

Jadwal F1 GP Kanada 2026 yang akan berlangsung pada akhir pena ini akan menjadi momentum para rival untuk hentikan dominasi Mercedes.
Aliansi Generasi Muda Dayak Bersatu Kalbar, Mendatangi Gedung KPK Kawal Dugaan Korupsi Jalan Mempawah

Aliansi Generasi Muda Dayak Bersatu Kalbar, Mendatangi Gedung KPK Kawal Dugaan Korupsi Jalan Mempawah

Setelah sebelumnya sempat mengeluarkan desakan keras, perwakilan dari Aliansi Generasi Muda Dayak Bersatu (AGMDB) Kalimantan Barat akhirnya mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
Gara-gara Megawati Hangestri, Jordan Wilson Mendadak Diserbu Volimania Indonesia

Gara-gara Megawati Hangestri, Jordan Wilson Mendadak Diserbu Volimania Indonesia

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate langsung membawa efek besar. Rekan setimnya, Jordan Wilson, ikut diserbu volimania Indonesia.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral