GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anis Matta: Mereka Berperang, Kita yang Kelaparan, Konflik Timur Tengah Ancam Krisis Pupuk dan Pangan Asia

Wakil Menteri Luar Negeri RI sekaligus Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, memperingatkan bahwa ancaman paling berbahaya dari konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan sekadar kenaikan harga minyak.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:35 WIB
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali.
Sumber :
  • Satgas PRR

tvOnenews.com -  Wakil Menteri Luar Negeri RI sekaligus Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, memperingatkan bahwa ancaman paling berbahaya dari konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan sekadar kenaikan harga minyak, melainkan krisis pupuk yang berpotensi memicu kelaparan di kawasan Asia. Peringatan itu ia sampaikan dalam wawancara eksklusif program One on One TV One, Jumat (29/5/2026).

Anis menjelaskan, Asia dengan populasi lebih dari empat miliar jiwa hampir sepenuhnya bergantung pada jalur distribusi yang melewati Selat Hormuz dan Laut Merah, termasuk untuk pasokan pupuk. Begitu jalur ini tersumbat akibat konflik yang berkepanjangan, ancaman kelaparan bukan lagi sekadar skenario terburuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya suka mengatakan kepada teman-teman di Timur Tengah, Anda berperang, kami yang mati," ujarnya. Ia melanjutkan, "Kita akan punya masalah nanti masalah pupuk. Dan masalah pupuk ini akan menjadi masalah semua negara di kawasan Asia ini."

Menghadapi ancaman itu, Indonesia disebut Anis tengah aktif menjajaki kerja sama investasi pupuk dengan negara-negara penghasil fosfat. Langkah ini dinilai krusial sebagai instrumen utama ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian global. 

"Itu sebabnya pemerintah Indonesia sekarang ini berusaha mengejar terus sisi keamanan pangan ini sebagai instrumen utama untuk survive sebagai bangsa. Saya dari Laos kemarin yang kita yang kita mau bantu ini adalah kerja sama investasi soal pupuk. Juga dengan negara-negara di Timur Tengah seperti Jordan, Maroko, Aljazair dan negara-negara Timur Tengah yang punya fosfat," paparnya.

Pernyataan Anis mendapat respons serius dari Ketua DPW Partai Gelora Riau, Iskandar. Sebagai provinsi dengan jutaan hektare perkebunan sawit dan pertanian pangan, Riau dinilai berada di garis terdepan yang akan merasakan dampak jika pasokan pupuk global terganggu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peringatan soal ancaman pupuk ini penting untuk diperhatikan serius, terutama bagi daerah seperti Riau yang bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan. Kalau rantai pasok pupuk global terganggu, petani kita yang pertama kena dampaknya," ujar Iskandar.

Iskandar juga mendorong pemerintah daerah dan pelaku usaha pertanian di Riau untuk tidak menunggu krisis terjadi sebelum bergerak. Menurutnya, diversifikasi sumber pupuk dan penguatan cadangan lokal perlu segera diantisipasi sebagai respons atas ketidakpastian geopolitik global. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top 3 Voli: STY Kagum dengan Megawati Hangestri, PBVSI Panggil 2 Hitter ke Pelatnas, hingga Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megatron

Top 3 Voli: STY Kagum dengan Megawati Hangestri, PBVSI Panggil 2 Hitter ke Pelatnas, hingga Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megatron

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar jagat dunia voli yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, dan didominasi oleh kabar Megawati Hangestri.
Apresiasi Prestasi Atletnya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Menang Harus Rendah Hati, Kalah tetap Bermartabat

Apresiasi Prestasi Atletnya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Menang Harus Rendah Hati, Kalah tetap Bermartabat

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mengapresiasi tinggi terhadap atlet taekwondo Malut berhasil meraih 4 medali di Kejuaraan Nasional Taekwondo 2026.
Gubernur Jabar, KDM Siapkan Sanksi Berat untuk Praktik Titip-Menitip Masuk Sekolah Maung di SPMB 2026 Jawa Barat

Gubernur Jabar, KDM Siapkan Sanksi Berat untuk Praktik Titip-Menitip Masuk Sekolah Maung di SPMB 2026 Jawa Barat

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Sekolah Maung dibangun untuk mencari siswa-siswa terbaik Jawa Barat melalui proses seleksi yang objektif. Karena itu, segala bentuk intervens
Tak Ada Jalur Orang Dalam! Dedi Mulyadi Larang Keras Titip Siswa di Sekolah Maung, Bakal Diumumkan ke Publik

Tak Ada Jalur Orang Dalam! Dedi Mulyadi Larang Keras Titip Siswa di Sekolah Maung, Bakal Diumumkan ke Publik

Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas dengan melarang total praktik titip-menitip dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) Tahun 2026
Dominasi Papan Atas, 4 Semifinalis IBL 2026 Lengkap Usai Dewa United dan Hornbills Susul Satria Muda dan Pelita Jaya Jakarta

Dominasi Papan Atas, 4 Semifinalis IBL 2026 Lengkap Usai Dewa United dan Hornbills Susul Satria Muda dan Pelita Jaya Jakarta

Dewa United Basketball dan Bogor Hornbills menyusul Satria Muda Bandung dan Pelita Jaya Jakarta untuk tampil di babak semifinal IBL 2026. 
Meski Jay Idzes Cedera, Pemain Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman untuk Isi Kekosongan di Lini Belakang Timnas Indonesia

Meski Jay Idzes Cedera, Pemain Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman untuk Isi Kekosongan di Lini Belakang Timnas Indonesia

Yussa Nugraha mengungkapkan, bahwa ada satu pemain yang bisa menjadi opsi pengganti Jay Idzes di lini belakang Timnas Indonesia saat FIFA Matchday nanti. Siapa?

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral