News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebakaran Ratusan Rumah di Kemayoran, Titik Pengungsian Disiapkan

Agar pendataan dan koordinasi bantuan kedaruratan bencana kebakaran di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat lebih efektif, pemerintah siapkan titik lokasi pengungsian di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb.
Selasa, 2 Juni 2026 - 05:33 WIB
Petugas mendirikan tenda bantuan kedaruratan bencana kebakaran di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026) dinihari.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com-Agar pendataan dan koordinasi bantuan kedaruratan bencana kebakaran di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat lebih efektif, pemerintah siapkan titik lokasi pengungsian di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, menyatakan bahwa fasilitas pengungsian telah disiapkan dengan dukungan berbagai pihak.

"Tempat pengungsian sementara disiapkan agar warga tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat, beserta dengan logistik yang disiapkan BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, PMI, dan Baznas," jelas Safrizal di Jakarta, Selasa dinihari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga tenda telah disiapkan dari Dinas Sosial DKI Jakarta, dan sejumlah mobil logistik lainnya dari PMI hingga BPBD telah tiba di lokasi.

Saat ini, pendataan sedang dilakukan secara mendalam, mencakup warga terdampak di dua RW, yakni RW 04 yang meliputi lima RT (RT 12, 13, 14, 15, dan 16) serta RW 05 yang mencakup tiga RT (RT 01, 02, dan 03).

Safrizal menjelaskan bahwa data tersebut akan mencakup detail mengenai usia sekolah untuk memastikan kebutuhan pendidikan anak tetap terpenuhi.

Setelah situasi kedaruratan berakhir, pemerintah akan melakukan inventarisasi bangunan dan mendiskusikan langkah jangka panjang bagi warga. "Nanti setelah semua kedaruratan ini selesai baru kita diskusikan seperti apa proses bagi warga masyarakat termasuk kemungkinan-kemungkinan kalau masyarakat ingin relokasi di tempat hunian yang lebih aman," pungkas Safrizal.

Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kampung Pasar Haji Ung, Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam tersebut bermula sekitar pukul 20.55 WIB.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dengan 165 personel untuk menjinakkan api yang diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara memastikan bahwa sumber air di lokasi memadai.

"Alhamdulillah sumber air cukup," ujar Bayu.

Ia pun memastikan petugas sigap menolong warga yang membutuhkan bantuan medis.

"Memang ada beberapa warga masyarakat yang dibawa ke rumah sakit itu karena luka ringan dan sesak karena asap," kata Bayu.

Di tengah proses pemadaman, warga tampak hilir mudik mengevakuasi barang berharga ke area Lapangan Jusuf Hamka.

Salah satu warga sekaligus Sekretaris Gabungan RT 12 hingga 16 RW04 Kebon Kosong, Supriatin, menceritakan kepanikan saat api mulai merambat ke area rumahnya.

"Saya baru pulang ngojek, apinya sudah besar. Saya panik karena istri saya sedang sakit di rumah," ungkap Supriatin.

Supriatin menambahkan bahwa istrinya sempat mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal di lokasi kejadian. Meski demikian, ia telah memastikan seluruh anggota keluarganya yang berjumlah tiga orang dalam kondisi selamat.

Berdasarkan data terkini di papan informasi, musibah ini diperkirakan mengakibatkan sekitar 250 rumah dan 330 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan penanganan dan pendataan di lokasi kejadian. Sementara proses pemadaman disertai pendinginan masih terus berlangsung hingga pukul 02.07 WIB(ant).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral