News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Selasa, 3 November 2026 - 00:53 WIB
Korban Tewas Akibat Serangan Ukraina ke Kursk Rusia Jadi 17
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan perang antara Rusia dan Ukraina masih terus meningkat. Rusia mengklaim berhasil menggagalkan hampir sekitar 28 ribu serangan menggunakan pesawat tak berawak atau drone milik Ukraina sepanjang Oktober 2026.

Di tengah tingginya aktivitas serangan udara tersebut, militer Rusia juga dilaporkan melebarkan kegiatan operasi. Hal itu menyasar sejumlah infrastruktur yang disebut memiliki keterkaitan dengan kepentingan militer Ukraina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Target yang diserang oleh Rusia mencakup, di antaranya fasilitas transportasi, kapal pengangkut logistik, hingga pusat pengolahan data.

Dikutip dari Sputnik, Selasa (3/11/2026), berdasarkan laporan Kementerian Pertahanan Rusia, sistem pertahanan udara negara tersebut berhasil melakukan intersepsi terhadap hampir 28.000 drone Ukraina. Jumlah tersebut berlangsung dalam kurun waktu 1-31 Oktober 2026.

Selain mengungkap jumlah drone yang berhasil dicegat, Moskow turut melaporkan sejumlah operasi militer terhadap jalur distribusi perlengkapan tempur Ukraina. Serangan tersebut disebut dilakukan menggunakan pesawat tak berawak pada malam hingga Minggu.

Rusia Serang Jalur Kereta Api dan Kapal Pengangkut Logistik Ukraina

Ilustrasi perang Rusia di Ukraina.
Ilustrasi perang Rusia di Ukraina.
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Salah satu sasaran operasi militer Rusia adalah fasilitas pengendalian perjalanan kereta api di Stasiun Konotop, wilayah Sumy, Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim lokasi tersebut mempunyai peran dalam mendukung pengiriman persenjataan dan perlengkapan militer dari kawasan barat Ukraina menuju pasukan Angkatan Bersenjata Ukraina.

Sebagaimana dikutip dari Al Mayadeen, Minggu (1/11/2026), pihak kementerian menyampaikan alasan penetapan fasilitas tersebut sebagai target serangan, "Fasilitas kontrol lalu lintas di stasiun kereta api Konotop di wilayah Sumy, yang memfasilitasi transfer senjata dan peralatan militer ke Angkatan Bersenjata Ukraina dari Ukraina barat."

Tidak hanya jalur perkeretaapian, operasi militer Rusia juga menyasar sebuah kapal kargo yang berada di perairan sekitar 69 kilometer sebelah barat daya Odessa.

Berdasarkan dari laporan Kementerian Pertahanan Rusia, kapal tersebut diduga membawa berbagai kebutuhan logistik untuk mendukung pasukan militer Ukraina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pusat Data Ukraina Dilaporkan Menjadi Target Serangan

Operasi Rusia sepanjang Oktober 2026, juga mencakup sejumlah fasilitas teknologi informasi. Berdasarkan penghitungan Sputnik terhadap laporan resmi Kementerian Pertahanan Rusia, terdapat lima pusat data di Ukraina, yang menjadi sasaran dalam enam kesempatan serangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral