News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjelasan Lengkap Pakar Ekspresi, Video Permintaan Maaf Sarwendah Sampai Dinilai Tidak Tulus

Alih-alih meredam polemik yang berkembang, pernyataan Sarwendah justru memunculkan berbagai penafsiran baru dari netizen, termasuk soal tingkat ketulusan.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:38 WIB
Sarwendah minta maaf karena video marah-marahnya sambil berkata kasar viral di media sosial
Sumber :
  • Instagram/sarwendah29

Jakarta, tvOnenews.com - Video permintaan maaf yang diunggah Sarwendah masih terus menjadi bahan diskusi di media sosial. Alih-alih meredam polemik yang berkembang, pernyataan tersebut justru memunculkan berbagai penafsiran baru dari netizen, termasuk soal tingkat ketulusan yang terkandung di dalamnya.

Perhatian terhadap video tersebut tidak hanya datang dari warganet. Ahli ekspresi Kirdi Putra turut memberikan analisis mengenai cara Sarwendah menyampaikan permintaan maafnya di hadapan publik. Menurutnya, terdapat sejumlah unsur penting yang dapat digunakan untuk menilai apakah sebuah permintaan maaf benar-benar disampaikan secara tulus atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik ini bermula setelah Sarwendah menuai kritik akibat sejumlah potongan video siaran langsung yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, ia terlihat melontarkan pernyataan emosional yang oleh sebagian publik diduga ditujukan kepada mantan suaminya, Ruben Onsu.

Setelah menjadi sorotan dan memancing berbagai reaksi, Sarwendah akhirnya mengunggah video klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui akun media sosial pribadinya. Namun, sebagian netizen menilai ada hal yang mengganjal dalam pernyataan tersebut karena tidak ada penyebutan nama pihak yang diduga menjadi sasaran ucapannya.

Hal serupa juga menjadi perhatian Kirdi Putra. Saat mengulas video tersebut, ia menegaskan bahwa sebuah permintaan maaf tidak hanya dinilai dari kata-kata yang diucapkan, tetapi juga dari unsur verbal dan nonverbal yang menyertainya.

"Kalau kita bicara masalah Sarwendah, kita bicara sesuatu yang cukup kompleks nih. Ada penanda-penanda verbal maupun nonverbal yang kelihatan cukup jelas di dalam klarifikasi atau permohonan maaf dari Sarwendah. Jadi gini, kalau kita mau lihat penanda verbal dan nonverbal, verbal itu apa yang keluar dari mulut, nonverbal apa yang terlihat atau pola," ujar Kirdi, dalam tayangan YouTube Reyben Entertainment, dikutip Sabtu (6/6/2026).

Berdasarkan pengamatannya, Kirdi menilai bahwa pernyataan yang disampaikan Sarwendah belum dapat dikategorikan sebagai permintaan maaf yang sepenuhnya tulus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau Sarwendah itu jelas, kalau ditanya apakah yang disampaikan adalah tulus sebagai permintaan maaf, jawabannya tidak," katanya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa ada tiga unsur utama yang seharusnya hadir dalam sebuah permintaan maaf yang tulus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komentar Denise Chariesta soal Permintaan Maaf Sarwendah, Pilih Berbeda dari yang Lain: Dia itu Single Mom

Komentar Denise Chariesta soal Permintaan Maaf Sarwendah, Pilih Berbeda dari yang Lain: Dia itu Single Mom

Denise Chariesta ikut mengomentari video permintaan maaf mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah Tan soal ucapan kontroversi yang berujung viral di media sosial.
Mensesneg Tanggapi Usul Pigai soal Jabatan Nonoperasional Polri Diisi oleh Sipil: Lihat Baik Buruknya!

Mensesneg Tanggapi Usul Pigai soal Jabatan Nonoperasional Polri Diisi oleh Sipil: Lihat Baik Buruknya!

Menurut Prasetyo Hadi, usulan Natalius Pigai soal jabatan nonoperasional Polri diisi oleh sipil sah saja, tetapi perlu mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan.
Kisah Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi yang Niatnya Jadi TKI Tiba-tiba Direkrut Klub Sepak Bola Eropa

Kisah Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi yang Niatnya Jadi TKI Tiba-tiba Direkrut Klub Sepak Bola Eropa

Slamet Santoso, seorang pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, berniat mengadu nasib ke Eropa sebagai pekerja migran, malah berakhir menjadi pemain sepak bola profesional di Polandia.
Mahfud MD Berkomentar Menohok soal Kasus Korupsi MBG: Masyarakat Soroti Pengadaan IT Rp1,2 T

Mahfud MD Berkomentar Menohok soal Kasus Korupsi MBG: Masyarakat Soroti Pengadaan IT Rp1,2 T

Kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG di BGN ternyata menyedot perhatian dan komentar elite politik seperti mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. Bahkan usai
Indonesia Jadi Tuan Rumah PMGO 2026, Kemenekraf Ungkap Misi Besar yang Bikin Dunia Esports Melirik

Indonesia Jadi Tuan Rumah PMGO 2026, Kemenekraf Ungkap Misi Besar yang Bikin Dunia Esports Melirik

PMGO 2026 di Jakarta jadi bukti Indonesia makin serius membidik peta esports dunia. Kemenekraf ingin RI jadi global hub, sekaligus dorong IP lokal dan UMKM.
Lagi Sibuk di Timnas Indonesia, Masa Depan Emil Audero di Cremonese Terungkap usai Dibocorkan Media Italia

Lagi Sibuk di Timnas Indonesia, Masa Depan Emil Audero di Cremonese Terungkap usai Dibocorkan Media Italia

Media Italia, Calcio Cremonese mengungkap masa depan Emil Audero di Cremonese. Hal itu terjadi saat sang kiper membawa Timnas Indonesia menggilas Oman skor 3-0.

Trending

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Setelah dibekuk Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bocorkan fakta
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai eks Kepala BGN, Dadan Hindayana dibekuk Kejagung hingga mengenakan rompi tahanan. Kini sejumlah kebijakan rogram makan bergizi gratis (MBG) alami perubahan
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Selengkapnya

Viral