News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Potensi Kerugian Besar PETI, Komunitas Lingkungan Desak Pemerintah Prioritaskan Lelang WIUP Muratara

Pemerintah didorong untuk segera memprioritaskan pembukaan Lelang Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Muratara guna menutup kebocoran penerimaan dari sektor pertambangan
Selasa, 9 Juni 2026 - 20:46 WIB
Ilustrasi tambang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, dinilai berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi Indonesia. 

Karena itu, pemerintah didorong untuk segera memprioritaskan pembukaan Lelang Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Muratara guna menutup kebocoran penerimaan dari sektor pertambangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau bukan audit resmi negara, namun berdasarkan estimasi yang bersumber dari pemberitaan dan keterangan pihak pelapor, aktivitas PETI di Muratara berpotensi menyebabkan kerugian negara hingga mencapai sekitar Rp1,3 triliun. 

Besarnya potensi kerugian menunjukkan bahwa persoalan tambang ilegal sudah menjadi isu serius yang membutuhkan penanganan segera.

Pendiri Komunitas Muratara Bernafas, Heri Susanto, mengatakan bahwa keberadaan tambang ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga memberikan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan.

"Selama tambang ilegal dibiarkan, negara kehilangan penerimaan dan masyarakat menanggung dampak lingkungannya. Lelang WIUP adalah cara untuk mengembalikan potensi itu ke sistem resmi negara," ujar Heri Susanto, Selasa (9/6/2026).

Menurut Heri, kerugian akibat PETI bukan hanya berasal dari hilangnya potensi pajak. Negara juga berpotensi kehilangan pendapatan dari royalti, iuran tetap, hingga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Selain itu, biaya reklamasi dan pascatambang yang seharusnya menjadi kewajiban pelaku usaha resmi juga tidak terpenuhi.

Ia menambahkan, aktivitas pertambangan ilegal berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan yang membutuhkan biaya pemulihan dalam jumlah besar.

"Di sisi lain, aktivitas tambang ilegal dapat menimbulkan kerusakan lingkungan yang memerlukan biaya pemulihan besar. Apabila kegiatan tersebut berlangsung tanpa pengawasan, kerusakan lahan, pencemaran sungai, dan risiko keselamatan masyarakat dapat semakin sulit dikendalikan," jelasnya.

Karena itu, Heri menilai pembukaan Lelang WIUP Muratara menjadi langkah penting agar potensi sumber daya mineral yang selama ini bocor dapat diubah menjadi penerimaan resmi negara. 

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah dapat memilih pelaku usaha yang memiliki kemampuan teknis, finansial, serta komitmen terhadap pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, sistem lelang juga memungkinkan pemerintah menetapkan standar pengelolaan sejak awal, mulai dari kewajiban reklamasi, aspek keselamatan kerja, hingga program pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Negara tidak boleh hanya hadir saat menindak. Negara juga harus hadir melalui tata kelola, perizinan yang jelas, dan pengawasan yang kuat," tambah Heri.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diharapkan segera menyiapkan berbagai data pendukung, seperti peta wilayah, status lahan, potensi mineral, hingga sebaran aktivitas PETI. 

Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar pengajuan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BULOG Kalbar Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

BULOG Kalbar Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

Perum BULOG Kalbar terus memperkuat langkah stabilisasi pangan nasional melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras serta penggelontoran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
2 Sejarah Baru yang Dicetak Timnas Indonesia setelah Menang 1-0 atas Mozambik di FIFA Matchday 2026

2 Sejarah Baru yang Dicetak Timnas Indonesia setelah Menang 1-0 atas Mozambik di FIFA Matchday 2026

Pertandingan sengit melawan Mozambik yang dipadati puluhan ribu suporter setia Timnas Indonesia itu menjadi saksi bisu terciptanya dua rekor historis sekaligus.
Kebijakan BI dan Pemerintah untuk Memperkuat Rupiah Sudah Tepat

Kebijakan BI dan Pemerintah untuk Memperkuat Rupiah Sudah Tepat

Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu menilai kebijakan BI dan Pemerintah untuk meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik dan menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan sebagai langkah tepat dalam menguatkan nilai tukar rupiah. 
Menkomdigi Meutya: Netflix, PUBG Hingga Shopee Sudah Lapor Penilaian Mandiri PP TUNAS

Menkomdigi Meutya: Netflix, PUBG Hingga Shopee Sudah Lapor Penilaian Mandiri PP TUNAS

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat sebanyak 175 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) dari platform digital sudah melakukan self-assessment atau penilaian mandiri PP Tunas untuk perlindungan terhadap anak.
Di Hadapan Shin Tae-yong, John Herdman Bangga Timnas Indonesia Mencetak Rekor Menang Back To Back Sejak 2024

Di Hadapan Shin Tae-yong, John Herdman Bangga Timnas Indonesia Mencetak Rekor Menang Back To Back Sejak 2024

John Herdman membawa Timnas Indonesia untuk mencatatkan kemenangan dari Oman dan Mozambik dalam dua laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 dan 9 Juni 2026. 
Amalkan Surah Ini Setiap Hari untuk Membuka Rezeki hingga Disembuhkan dari Penyakit

Amalkan Surah Ini Setiap Hari untuk Membuka Rezeki hingga Disembuhkan dari Penyakit

Amalkan surah ini setiap hari untuk membuka pintu rezeki serta disembuhkan dari penyakit, menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat.

Trending

UU Polri Disahkan DPR Hari Ini, Sahroni: Langkah Bagus, Biar Polri Lebih Mengayomi Tanpa Pandang Bulu

UU Polri Disahkan DPR Hari Ini, Sahroni: Langkah Bagus, Biar Polri Lebih Mengayomi Tanpa Pandang Bulu

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni dukung pengesahan RUU Polri menjadi UU. Bahkan, ia menilai aturan tersebut menjadi langkah baik untuk mendorong Polri
5 Zodiak Paling Hoki 10 Juni 2026: Virgo Rezeki Nomplok, Taurus Dapat Kabar Gembira 

5 Zodiak Paling Hoki 10 Juni 2026: Virgo Rezeki Nomplok, Taurus Dapat Kabar Gembira 

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 10 Juni 2026, di antaranya Virgo mendapatkan rezeki nomplok dan Taurus dapat kabar gembira dari berbagai arah.
Tiga Cara Jitu Hadapi Tekanan Fiskal Menurut Chatib Basri, Ekonom Senior: Bisa Diperbaiki

Tiga Cara Jitu Hadapi Tekanan Fiskal Menurut Chatib Basri, Ekonom Senior: Bisa Diperbaiki

Nama Ekonom Senior sekaligus Eks Menkeu Chatib Basri saat ini sedang disorot publik & elite politik. Pasalnya, ia sebut tiga cara jitu hadapi tekanan fiskal.
Polda NTT Gelar Seminar The Art of Smart Parenting, Wujudkan Keluarga yang Harmonis

Polda NTT Gelar Seminar The Art of Smart Parenting, Wujudkan Keluarga yang Harmonis

Untuk membangun keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dimulai dari keluarga. Berangkat dari keyakinan tersebut, Polda NTT gelar
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir sempat menyapa para pemain Timnas Indonesia sebelum menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu dan mengunggahnya di akun Instagram pribadi. 
Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat yang baru menyerahkan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Selengkapnya

Viral