Wali Kota Farhan Umumkan Fase Baru Bandung Zoo, Faunaland Siapkan Revitalisasi Besar
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Titik terang pengelolaan Bandung Zoo akhirnya terlihat. Pemerintah Kota Bandung resmi menunjuk Faunaland sebagai pengeola baru Kebun Binatang Bandung.
Penunjukkan Pemkot Bandung ini diambil setelah proses seleksi yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Penetapan ini langsung menjadi sorotan karena menandai dimulainya proses transisi dan revitalisasi salah satu ikon konservasi dan rekreasi yang telah melekat di hati masyarakat Kota Bandung selama puluhan tahun.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut positif hadirnya pengelola baru tersebut. Menurutnya, keputusan ini menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali Bandung Zoo agar bisa kembali dinikmati masyarakat.
"Hari ini kita memasuki fase baru bagi Bandung Zoo. Proses yang panjang telah kita lalui dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi dan kepentingan publik," kata Farhan, Rabu (10/5/2026).
Pengelolaan baru ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Bandung Zoo sebagai pusat konservasi, edukasi, sekaligus destinasi wisata keluarga di Kota Kembang.
"Kami berharap pengelola baru dapat segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar Bandung Zoo bisa kembali hadir sebagai ruang edukasi, konservasi dan rekreasi bagi warga Kota Bandung," ujar Farhan.
Pengelolaan baru ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Bandung Zoo sebagai pusat konservasi, edukasi, sekaligus destinasi wisata keluarga di Kota Kembang.
Faunaland pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung dan panitia seleksi atas proses yang telah berlangsung dengan mengutamakan tata kelola yang baik.
CEO Faunaland, Danny Gunalen, menegaskan bahwa amanah mengelola Bandung Zoo merupakan tanggung jawab besar. Ia menilai Bandung Zoo bukan hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga rumah bagi satwa dan sarana penting untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai konservasi.
"Bagi kami, Bandung Zoo bukan sekadar destinasi wisata. Bandung Zoo adalah rumah bagi satwa sekaligus sarana untuk membangun kesadaran publik tentang pentingnya konservasi," kata Danny.
"Karena itu, seluruh proses revitalisasi akan bertumpu pada prinsip kesejahteraan satwa, konservasi dan edukasi," kata Danny Gunalen.
Sebagai langkah awal, Faunaland akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kawasan, fasilitas, sistem operasional, hingga koleksi satwa yang ada.
Hasil kajian tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan program revitalisasi sekaligus tahapan pembukaan kembali Bandung Zoo.
Tak hanya itu, Faunaland ternyata juga menggandeng sejumlah lembaga konservasi internasional seperti Vantara India dan Bin Zayed Conservation Foundation dari Uni Emirat Arab.
Kerja sama tersebut dilakukan untuk memperkuat standar konservasi dan kesejahteraan satwa sesuai praktik terbaik yang diterapkan di berbagai negara.
"Kolaborasi internasional yang kami bangun bukan untuk mengubah karakter Bandung Zoo, melainkan untuk memperkuat kualitas pengelolaannya," kata Danny.
"Kami ingin menghadirkan standar konservasi dan animal welfare yang semakin baik, sambil tetap menjaga identitas Bandung Zoo sebagai kebanggaan masyarakat Bandung," ungkap Danny.
Ia menegaskan kesejahteraan satwa akan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
"Animal welfare bukan sekadar program kerja, tetapi menjadi prinsip yang membimbing seluruh proses pengelolaan. Mulai dari kualitas habitat, kecukupan nutrisi, layanan kesehatan satwa, hingga pengayaan perilaku akan menjadi perhatian utama kami," ujarnya.
Danny juga menilai Indonesia memiliki kekayaan hayati luar biasa yang harus dikenalkan kepada masyarakat melalui sarana edukasi yang tepat.
"Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan hayati terbesar di dunia. Kami ingin Bandung Zoo menjadi tempat di mana masyarakat dapat mengenal satwa lebih dekat, memahami pentingnya pelestarian alam dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan," tambahnya.
Faunaland memastikan akan mempercepat seluruh proses persiapan agar Bandung Zoo bisa segera kembali dibuka untuk umum.
"Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh satwa mendapatkan penanganan terbaik dan seluruh aspek operasional siap berjalan dengan baik. Kami ingin ketika Bandung Zoo kembali dibuka, masyarakat dapat merasakan perubahan yang nyata, sementara satwa memperoleh lingkungan yang lebih baik dan lebih mendukung kesejahteraannya," tegas Danny.
Faunaland optimistis kolaborasi bersama Pemerintah Kota Bandung, akademisi, komunitas pecinta satwa, organisasi lingkungan hidup, hingga jejaring konservasi internasional akan menjadikan Bandung Zoo sebagai salah satu pusat konservasi dan edukasi terbaik di Indonesia.
"Kami ingin menghadirkan Bandung Zoo sebagai pusat konservasi, edukasi dan rekreasi yang relevan bagi generasi hari ini maupun generasi mendatang. Tempat yang tidak hanya menghadirkan pengalaman berkunjung yang berkesan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pelestarian satwa dan lingkungan," pungkasnya.
Load more