Instruksi Gubernur DKI Soal Pilah Sampah Sudah Berlaku, Nussa Rarra Ikut Turun Tangan
- Tangkapan layar YouTube Nussa Official
Kebijakan pemilahan sampah sendiri menjadi langkah penting bagi Jakarta di tengah meningkatnya volume sampah yang terus dihasilkan setiap hari. Di sisi lain, kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang semakin terbatas sehingga diperlukan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah.
Karena itu, keterlibatan anak-anak dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk budaya baru yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, para orang tua yang mendampingi juga mendapatkan edukasi serupa. Pengalaman memilah sampah secara langsung diharapkan dapat menjadi bahan diskusi dan praktik bersama ketika kembali ke rumah.
CEO Visinema Studios, Herry B. Salim, mengatakan bahwa kebiasaan baik yang ditanamkan sejak usia dini berpotensi bertahan hingga dewasa.
"Kalau dari kecil anak sudah terbiasa memilah sampah, itu nilai yang akan mereka bawa seumur hidup. Dan kalau prosesnya menyenangkan, apalagi ada Nussa dan Rarra yang menemani, kemungkinan besar mereka akan ingat, dan mau melakukannya lagi di rumah," kata Herry.
Melalui berbagai konten yang selama ini dihadirkan, Nussa dan Rarra terus mengajak anak-anak mengenal nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kini, ketika aturan pilah sampah mulai diterapkan untuk seluruh warga Jakarta, pendekatan edukatif melalui karakter yang dekat dengan anak-anak dinilai dapat menjadi salah satu cara efektif untuk menumbuhkan kebiasaan baru sejak dini. (cmi)
Load more