Ruben Onsu Sentil Konten Sarwendah: Kayaknya Itu Nggak Cocok untuk Anak-anak!
- YouTube The Onsu Family
Jakarta, tvOnenews.com - Presenter Ruben Onsu akhirnya memberikan penjelasan terkait viralnya potongan video yang memperlihatkan putrinya, Thalia, memanggil Giorgio Antonio dengan sebutan “my dad” saat sedang melakukan siaran langsung bersama Sarwendah. Potongan video tersebut sempat ramai diperbincangkan dan memicu berbagai komentar di media sosial.
Ruben mengaku kecewa bukan semata karena ucapan sang anak, melainkan karena respons orang-orang dewasa yang berada di sekitar situasi tersebut. Menurut Ruben, sebagai pihak yang lebih matang, Sarwendah dan Giorgio seharusnya bisa langsung memberikan penjelasan atau meluruskan ucapan sang anak agar tidak berkembang menjadi polemik di ruang publik.
Mantan suami Sarwendah itu menilai beberapa tayangan yang melibatkan anak-anak mereka belakangan ini mulai mengarah pada konten yang kurang sesuai untuk dikonsumsi anak di bawah umur. Kekhawatiran tersebut, kata Ruben, muncul murni dari sudut pandangnya sebagai seorang ayah yang ingin menjaga tumbuh kembang kedua putrinya.
"Sebenarnya yang saya rasakan ya mungkin kalau kalian pernah menjadi orangtua atau mungkin kalian punya keponakan dan yang lainnya, pasti akan melakukan hal yang sama, merawat anak," kata Ruben Onsu di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).
Ia menambahkan bahwa banyak video dan tayangan yang diterimanya belakangan ini membuat dirinya merasa kurang nyaman karena dinilai tidak ramah anak.
"Banyak juga dari video-video yang saya terima, tayangan-tayangan yang menurut saya kayaknya itu nggak cocok untuk anak-anak," lanjutnya.
Di tengah situasi yang memanas, Ruben menegaskan dirinya tetap menginginkan hubungan yang baik dengan Sarwendah demi kepentingan anak-anak mereka. Ia tidak menutup pintu komunikasi maupun upaya damai yang belakangan diinisiasi oleh pihak Sarwendah melalui undangan mediasi.
Meski begitu, Ruben mengaku masih memiliki ganjalan terkait hak asuh dan waktu kebersamaannya dengan anak-anak. Ia menyebut hingga kini dirinya belum mendapatkan hak bertemu selama tiga hari dalam seminggu seperti yang telah diputuskan sebelumnya.
"Tapi kan yang kemarin-kemarin yang diminta itu kan hanya tiga hari, sesuai dengan kesepakatan pengadilan sebenarnya. Dan itu yang saya masih belum dapatkan," jelasnya.
Load more