News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Tim Sepak Bola Memiliki Jersei Kandang dan Tandang?

Pernahkah kamu memperhatikan mengapa sebuah tim wajib memiliki minimal dua set pakaian pertandingan berbeda, yaitu jersei kandang (home) dan tandang (away)?
Jumat, 19 Juni 2026 - 22:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Mathew Baker
Sumber :
  • Instagram/timnasindonesia

tvOnenews.com - Dalam dunia sepak bola modern, setiap klub sangat identik dengan warna kebanggaan mereka.

Namun, pernahkah kamu memperhatikan mengapa sebuah tim wajib memiliki minimal dua set pakaian pertandingan berbeda, yaitu jersei kandang (home) dan tandang (away)?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan ini bukan sekadar urusan estetika mode, melainkan kebutuhan krusial yang melibatkan regulasi resmi, aksesibilitas penyiaran media, hingga perputaran roda bisnis industri olahraga global.

Berikut adalah tiga alasan utama di balik penggunaan dua jenis jersei berbeda dalam sepak bola.

 

1. Menghindari benturan warna (kit clash)

Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Stefan Koops-EYE4IMAGES-NurPhoto

Alasan paling mendasar dari aturan ini adalah untuk mempermudah identifikasi taktis di atas lapangan hijau.

Berdasarkan Regulasi Hukum 4 dalam Laws of the Game yang dirilis oleh International Football Association Board (IFAB), kedua tim yang bertanding harus mengenakan warna pakaian yang membedakan mereka satu sama lain secara kontras, sekaligus dari perangkat pertandingan atau wasit.

Jika kedua tim yang bertemu memiliki warna jersei utama yang mirip, misalnya, sama-sama bernuansa merah tua, para pemain akan mengalami kesulitan melakukan operan cepat akibat gangguan visual.

Selain itu, wasit pun berpotensi salah mengambil keputusan krusial karena kebingungan membedakan pemain dalam situasi kemelut padat di depan gawang.

 

2. Sejarah penyiaran televisi dan aksesibilitas penonton

Bek Qatar Minta Maaf Usai Bikin Kaki Lawan Patah di Piala Dunia 2026
Bek Qatar Minta Maaf Usai Bikin Kaki Lawan Patah di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • undefined

Faktor perkembangan teknologi penyiaran juga turut membentuk sejarah regulasi ini secara mendalam.

Pada era awal siaran televisi komersial sekitar pertengahan abad ke-20, layar kaca penonton masih menggunakan format hitam-putih.

Supaya penonton di rumah dapat membedakan kedua kesebelasan dengan jelas, aturan ketat mengharuskan satu tim memakai warna gelap dan tim lawan wajib menggunakan warna terang.

Meskipun saat ini teknologi televisi sudah canggih dan berwarna, prinsip kontras ini tetap dipertahankan.

Bahkan, federasi sepak bola modern seperti UEFA kini sangat memperhatikan penonton dengan keterbatasan penglihatan atau buta warna (color blindness).

Kombinasi warna jersei yang bertubrukan secara kontras monokromatik kini dilarang demi menjaga inklusivitas pemirsa global di depan layar kaca.

 

3. Komersialisasi dan industri merchandise

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suporter Timnas Indonesia
Suporter Timnas Indonesia
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Tidak dapat dimungkiri bahwa sepak bola masa kini telah menjelma menjadi industri raksasa bernilai miliaran dolar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Pengendara Motor Jebol Pembatas Jalur Transjakarta, Bus TJ Jadi Tertahan saat Melintas

Viral Video Pengendara Motor Jebol Pembatas Jalur Transjakarta, Bus TJ Jadi Tertahan saat Melintas

Ternyata pemotor yang berusaha keluar dari Jalur Transjakarta jumlahnya tidak sedikit. Videonya viral di media sosial.
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani

Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani

Balai Dalkarhut Jabalnusra bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 10 Agustus 2026 terpantau stabil atau tetap di angka Rp2.690.000 per gram.
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Perjalanan panjang Eko Yuli Irawan di panggung Asian Games belum berakhir. Lifter senior Indonesia tersebut diproyeksikan kembali memperkuat Merah Putih pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga sejumlah bahan pangan strategis kembali bergerak naik pada awal pekan, Senin, 10 Agustus 2026.
Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT