News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana Penataan Aset GBK, Lapangan Ini Diusulkan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Perlu diarahkan pada kepentingan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 23 Juni 2026 - 06:55 WIB
Ilustrasi Bukan Olahraga Orang Kaya Lagi? Golf Kini Digandrungi Milenial dan Gen Z, Dari Hobi Elit Jadi Tren Generasi Muda
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Guru Besar Sosiologi Hukum sekaligus pengamat kebijakan publik Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Prof. Trubus Rahardiansah, berpandangan bahwa pemanfaatan aset negara di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) perlu diarahkan pada kepentingan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Salah satu gagasan yang ia dorong adalah menjadikan area lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Menurut Trubus, langkah tersebut dapat selaras dengan agenda penataan kawasan GBK yang tengah disiapkan pemerintah setelah pengambilalihan aset eks Hotel Sultan. Ia menilai transformasi kawasan tersebut sebaiknya berorientasi pada kepentingan publik dan mendukung kebutuhan ruang hijau di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi si Otto harus merelakan. Secara ikhlas harus merelakan karena itu asetnya aset negara,” kata Trubus, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa pengembangan ruang terbuka hijau di kawasan strategis ibu kota merupakan kebutuhan yang mendesak. Karena itu, aset negara yang berada di lokasi premium dinilai layak dipertimbangkan untuk mendukung program peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Trubus menilai usulan tersebut juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang saat ini berupaya memperluas ketersediaan ruang terbuka hijau bagi warga.

“Sekarang ini Pak Pramono Anung sedang mencanangkan program RTH, ruang terbuka hijau. Jadi menurut saya, golf itu lebih baik dijadikan RTH saja. Karena sekarang ini Jakarta kesulitan mencari tempat untuk RTH,” ujarnya.

Lebih lanjut, Trubus menegaskan bahwa penataan aset negara harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Menurut dia, pengelolaan kembali aset-aset yang selama ini berada dalam penguasaan pihak swasta dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola aset negara yang lebih tertib dan akuntabel.

“Sejarahnya kan panjang. Dan sekarang dengan adanya ini bisa menjadi entry point untuk penatalaksanaan aset-aset negara,” tuturnya.

Pandangan tersebut muncul di tengah menguatnya dorongan dari berbagai kalangan akademisi dan anggota DPR agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan sejumlah aset negara di kawasan GBK. Mereka menilai setiap aset negara perlu dikelola berdasarkan prinsip kemanfaatan publik dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.

Sebelumnya, pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk memastikan aset negara dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat. Komitmen itu tercermin dalam langkah penataan lahan dan bangunan eks Hotel Sultan yang berada di kawasan Blok 15 GBK.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto, menegaskan bahwa pengelolaan aset negara harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Aset ini harus dimanfaatkan oleh sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” ujar Bambang.

Ia menambahkan bahwa pemerintah berkepentingan memastikan seluruh aset negara berada dalam pengelolaan yang sesuai dengan ketentuan hukum dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

Menurut Bambang, lahan eks Hotel Sultan merupakan aset yang dibebaskan pemerintah pada periode 1959 hingga 1962 sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Asian Games IV di Jakarta. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus tetap berpijak pada tujuan awal pengadaan aset tersebut, yakni mendukung kepentingan bangsa dan masyarakat secara luas.

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cekcok Soal Narkoba Berujung Maut, Suami Bun*h Istri di Tambora, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Cekcok Soal Narkoba Berujung Maut, Suami Bun*h Istri di Tambora, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Kasus pembunuhan istri di Tambora, Jakarta Barat, diduga dipicu pertengkaran terkait narkoba. Keluarga pelaku mendukung proses hukum dan mengungkap riwayat KDRT
Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Hotman Paris meminta Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk memperluas pemeriksaan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan keji yang dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bahkan bek andalan Irak, Zaid Tahseen dikabarkan mengalami tekanan mental bahkan harus menjalani sesi psikologis khusus usai kekalahan telak 0-3 dari Norwegia.
Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026 di Pool B setelah Timnas Voli Indonesia melakoni laga ketiga mereka di fase grup menghadapi Thailand pada hari Selasa (23/6/2026).
Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Bayang-bayang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal tengah mengancam sekitar 4.000 buruh di sektor komponen otomotif di Jawa Timur, tepatnya di wilayah Pasuruan dan Mojokerto. 
Hasil AVC Mens Cup 2026: Tiga Service Ace Beruntun Farhan Halim Warnai Kemenangan Timnas Voli Indonesia vs Thailand

Hasil AVC Mens Cup 2026: Tiga Service Ace Beruntun Farhan Halim Warnai Kemenangan Timnas Voli Indonesia vs Thailand

Hasil AVC Mens Cup 2026 pada Selasa 23 Juni yang menjadi laga ketiga Timnas Voli Indonesia di Pool B dengan berjumpa Thailand di Ahmedabad, Gujarat, India.

Trending

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

Polisi menangkap Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek, Yuvita Tri Rezeki (29).
Selengkapnya

Viral